Secret Love Girls (Baru)

Secret Love Girls (Baru)
DINGIN


__ADS_3

" Assalamualaikum.." ucap Al saat sudah masuk kedalam kamarnya sambil membawakan nampan makanan untuk Aurora


tidak terdengar jawaban dari dalam, Al masuk lalu melihat Aurora yang sedang tertidur pulas


" sayang bangun dulu yuk?! makan dulu nih.." Al mencoba membangunkan Aurora yang sedang tidur


" enggghh.." terdengar lenguhan kecil dari Aurora


" hooaamm.."


" maaf ya aku ketiduran" ujar Aurora tidak enak hati pada Al


" nggak! aku yang harusnya minta maaf" ujar Al


Al lalu melihat bagian bawah Aurora yang ditutupi selimut. Aurora mengikuti arah pandang Al, lalu terkejut


" aaa..!! kak Al!!" pekik Aurora sambil menarik selimut sampai dadanya


"hahaha!! apasih pikirannya kesitu Mulu deh! ini makan dulu kamu pasti laper kan?!" ujar Al sambil memberikan nampan makanan yang ia bawa kepada Aurora


" maaf gara-gara aku semalem kamu jadi kayak gini ya" ucap Al lesu merasa bersalah kepada Aurora


Aurora tersenyum lalu mengelus pipi Al lembut


" nggak! bukan salah kamu kok, mungkin emang baru awalan aja kan emang sakit"


ujar Aurora, Al tersenyum mengangguk


Aurora mengambil makanan lalu menyendokkannya dan menodongnya kearah mulut Al


" buka.." titah Aurora


" kamu aja sayang aku udah makan kok tadi." bohong Al. Al sebenarnya belum makan tapi ia tidak mau jika membuat wanitanya khawatir duluan


" bohong! kamu keluar tadi jam 7.00 balik kesini jam 7.05, kamu makan berapa menit doang itu nggak mungkin. karena kamu kalo makan paling lama pasti 5-6 menitan. BUKA!"

__ADS_1


Al meneguk Salivanya takut dan juga kaget


' bagaimana Aurora bisa ngerti kalo gue belum makan?!" gumam Al dalam hati bertanya tanya


Al lalu membuka mulutnya dan menerima suapan Aurora


"udah sekarang gantian kamu yang makan ya?!" ucap Al


mereka berdua makan sarapan mereka sepiring berdua hingga tandas


" jadi besok kalian udah mulai masuk sekolah lagi?" tanya Mami Zara


saat ini semua keluarga Bagaskara sedang berkumpul diruang keluarga


" iya Mi, besok mungkin kami udah mulai masuk sekolah lagi" ujar Al


" Rora kamu yakin besok bisa masuk sekolah?! bukannya semalem habis digempur Al!" tanya Papi Arka kepada Aurora yang sedang memakan camilan


Aurora hanya menunduk malu, menyembunyikan wajahnya yang sudah Semerah tomat


" aku bisa kok Pi.." elak Aurora


" oh iya Al, kamu nggak mau bawa Aurora pulang dulu kerumah kamu?! sekalian Aurora biar bisa dekat juga sama Bunda-Ayah kamu. gimana?!" usul Mami Zara


Al menatap Aurora yang juga menatapnya memelas ingin pergi kerumah mertuanya


" iya nanti kita kesana karena Aurora juga mau sih.." sahut Al


" kenapa nanti? mending sekarang aja sekalian" ucap Mami Zara


Aurora dan Al sama-sama mengangguk lalu pergi kekamar dan mengambil kunci mobil Al


" kalo gitu kita kerumah Bunda dulu ya Mam?!" pamit Al lalu mencium tangan Papi Arka dan Mami Zara


" iya, hati hati jangan ngebut Al! Aurora takut ngebut soalnya " ujar Mami Zara

__ADS_1


" siap.."


" bang aku kerumah Bunda dulu ya? kak Al sama Aurora pamit dulu kerumah Bunda?!" pamit Aurora


"iya hati-hati" sahut Keyli


" hati-hati " sahut Nathan dan Aditya serempak


"heeemm.." sahut Arfaz dingin. sangat dingin.


" oke, assalamualaikum?!"


"waalaikumsalam"


semua orang kini melihat Arfaz yang sedang bermanja kepada istrinya


" ada apa?!" tanya Arfaz tanpa membuka matanya, meletakkan kepalanya di bahu Keyli


" tidak ada.. astaga aku baru sadar kalo punya menantu yang sangat dingin tapi sangat manja ketika sudah bertemu istri" ujar Papi Arka


" bukannya Papi juga gitu ya?!" tanya Arfaz


" mana ada kayak gitu?!" papi Arka tidak terima dikatakan begitu walaupun memang fakta


"oke kita tunjukan bener apa nggak!" ucap Arfaz lalu memberi kode kepada Keyli yang langsung dimengerti oleh istrinya itu


keyli mengambil handphone nya lalu mengetikkan sesuatu disana.


sebuah suara notifikasi terdengar di handphone Mami Zara


Mami Zara membuka dan membaca notifikasi yang ada lalu memandang Keyli memberi kode


Mami Zara mengacungkan jempol kearah Keyli


"Mami masuk dulu ya kekamar. Papi disini aja temenin anak anak" ujar Mami Zara lalu pergi meninggalkan ruang keluarga tersebut

__ADS_1


" Mi, Papi ngapain harus disini sih?!" tanya Papi Arka


" temenin anak-anak" jawab Mami Zara


__ADS_2