Secret Love Girls (Baru)

Secret Love Girls (Baru)
IRA


__ADS_3

" Kamu..kamu alergi sama udang, Kayra?" tanya Mama Rere takut-takut. Kayra mengangguk mengiyakan


" ah! maafkan aku ya Re! aku lupa kasih tau kalo Kayra nggak bisa makan udang, dia alergi sama seafood " ujar Mami Zara menengahi


"astaga! begitu, maafkan Tante Kayra..Tante nggak tau kalo kamu nggak bisa makan Seafood !" sahut Mama Rere tidak enak


"nggak papa Tante, salah Kayra yang nggak kasih tau dulu.." ujar Kayra


"mau..mau Tante pesenin makanan baru?" tanya Mama Rere sembari beranjak ingin memesan


"tidak! tidak usah Tante, tidak perlu! Kayra...Kayra izin ketoilet sebentar" pamit Kayra dan langsung berlari kearah toilet sembari membawa sebuah botol kecil ditangannya


"Kayra...memang seperti itu, Zara?" tanya Mama Rere


"iya dia memang selalu begitu saat tidak sengaja memakan udang, barang sedikitpun" jawab Mami Zara


" maafkan aku, karna nggak tau" ujar Mama Rere tidak enak


"tidak apa-apa" ucap Mami Zara sembari tersenyum


DITOILET


Kayra sedang berdiri sembari memegang pinggiran wastafel dengan erat.


tadi dia sedikit memakan udang tersebut tapi langsung tersadar karena melihat bentuknya


"astaga merah-merah!" pekik Kayra sembari terus meminum air dibotol kecil yang tadi dia bawa


untung saja tadi dia hanya memakan sepotong kecil, jadi tidak terlalu parah


setelah merasa sudah cukup Kayra langsung membasuh wajahnya dan mencuci tangan


"yaaahh...make up-nya hilang!" jerit Kayra


Kayra langsung mengubek-ubek tasnya, mengambil sebuah lip tint dan memakainya. Setelah itu dia mengambil sebuah blush on dan memakinya disepanjang mukanya


setelah dirasa cukup, Kayra lalu beranjak keluar toilet untuk kembali


. . .


"sudah?" tanya Papi Arka

__ADS_1


Kayra mengangguk " iya sudah " sahut Kayra


kini semua makanan pembuka tadi sudah dibereskan dan dibawa kebelakang


"jadi..kapan nih mungkin acara pertunangannya?" tanya Papa Buwana


" mungkin kita tidak langsung menikahkannya dulu kan?" tanya Mami Rere


"tidak, mungkin hanya pertunangan dulu" sahut Papa Buwana


"Kayra pikir mungkin kita rencanakan pertunangannya disaat semua sudah siap!" ujar Kayra tiba-tiba


"maksudnya?" tanya Mama Rere


"iya..kita berdua baru saja bertemu, kenapa tidak saling mengenal dulu,pertunangannya kita undur agak jauhan dulu" ujar Kayra


"maksudnya kalian pacaran dulu begitu? setelah dirasa siap dan saling mengenal satu sama lain dengan baik baru kalian bertunangan begitu?" tanya Mama Rere


"iya..seperti itu kemungkinan tapi kita tidak akan berpacaran, anggap saja ini kita sedang ber ta'aruf untuk saling mengenal lebih baik. Bagaimana?" tanya Kayra


"mungkin itu lebih baik, berpacaran itu hukumnya haram dan dosa. Jadi mungkin tidak akan bertunangan dulu tapi juga tidak akan langsung dinikahkan tapi ber ta'aruf dulu" ucap Papi arka menyetujui


"mungkin itu lebih baik! lagipula benar berpacaran itu juga tidak baik" ucap Papa Buwana menyetujui


Kaizo yang melihat itu tertegun


'senyuman itu..seperti pernah melihat! dan ucapannya tadi mengapa malah membuatku sedikit sakit? gue masih berhubungan dengannya yang dulu kujanjikan, tapi dia yang bukan siapa-siapa dan baru hadir langsung buat gue berdebar-debar kayak gini!" batin Kaizo


" Ma..Pa..Om, Tante..Kaizo izin ajak Kayra keluar sebentar ada hal penting yang mau kita bicara'in" Ucap Kaizo


"iya bawa saja sana, asal jangan macam-macam ya.." pesan Papi Arka


Kaizo mengangguk lalu menarik Kayra untuk keluar dari restoran


saat sampai diluar, Kayra langsung menghempaskan tangan Kaizo dan mundur beberapa langkah


"ada apa?" tanya Kayra sembari masih meniup tangannya yang tadi ditarik


"apa sakit?" tanya Kaizo sedikit mendekat dan alhasil Kayra sedikit mundur juga untuk menjaga jarak


"tidak! ada apa?" tanya Kayra ketus

__ADS_1


"batalin perjodohan ini!" titah Kaizo dengan wajah datar


"situ aja dong, sini mah ogah! tim nurut ma orangtua nih.." sahut Kayra


"Lo kan bisa minta batalin perjodohan ini! Gue nggak mau dijodohin sama Lo!" ketus Kaizo


"dipikirnya Gue mau kali ya? denger ya! Kalo nggak kerasa masalah kerjaan juga Sudi banget Gue!" jerit Kayra


"makanya batalin!" pekik Kaizo


" astaga santai dong, masih sehat kok! lagian nih ya sampai lebaran monyetpun walaupun udah ngemis-ngemis kayak fakir miskin, gue juga nggak bakalan diturutin orang udah dipaksa!" sahut Kayra ketus


"lagian kenapa sih?" tanya Kayra penasaran


"gue udah ada pacar" jawab Kaizo santai


Sakit


sakit?itulah yang dirasakan Kayra saat Kaizo mengucapkan begitu


"gue pikir Lo bakalan setia dan beneran menepati janjimu dulu" gumam Kayra kecil


"apa Lo bilang?!" tanya Kaizo


Kayra mendongak


"tidak apa-apa..by the way, siapa sih pacarmu itu? cuma tanya doang nggak bakal macam-macam! suer!" ucap Kayra sembari menyengir


Kaizo menatap Kayra "awas kalo Lo apa-apain abis gue kasih tau!" ancam Kaizo, Kayra mengangguk


"dia..cewek pertama yang gue ajak ngomong selama 8 tahun dulu, setelah Mama dan Adik gue yang Deket doang sama gue" jelas Kaizo


'cewek pertama? selama delapan tahun?' tanya Kayra dalam hati


"siapa namanya?" tanya Kayra penasaran


"gue...agak nggak inget namanya! karena yang gue inget cuma nama panggilan dari gue doang! nama panggilannya, Ira" ujar Kaizo


DEG


"I..Ra?" ulang Kayra, Kaizo mengangguk

__ADS_1


" ada apa? oh iya, seperti yang Lo bilang tadi..kita emang nggak pacaran kan?" tanya Kaizo


"nggak! gue nggak mau pacaran, DOSA!" sahut Kayra sembari menekan kata terakhirnya


__ADS_2