
Setelah berkutat dengan komputer selama satu jam lamanya, akhirnya Kayra dapat beristirahat sejenak
Sistem yang dibobol adalah sistem rahasia yang hanya diketahui oleh perusahaan Kayra. Kayra mengatakan, jika ada seorang hacker yang berusaha membobol sistem. Setelah dicari siapa pelaku hacker tersebut, Kayra dan sekertaris Kim tahu jika itu adalah suruhan dari seorang pengusaha terkenal yang memiliki dendam kepada Kayra dengan cara ingin menghancurkan perusahaan Kayra agar dapat jatuh kedalam tangannya
beruntungnya, Para anak buah Kayra yang bertugas menjaga sistem rahasia perusahannya cepat mengetahui jika ada Maslah dengan sistem mereka dan langsung menghubungi Sekertaris Kim untuk membereskannya
" Haaaaahh...ini sangat melelahkan! " Teriak Kayra frustasi
" Ada butuh sesuatu, Nona?" tanya Sekertaris Kim
" Eeemmm...tolong satu jus alpukat dingin, Nona Kim!" pinta Kayra
Sekertaris Kim mengangguk lalu pergi kedalam pantry yang ada di dalam gedung tersebut untuk membuatkan pesanan Kayra
Sekertaris Kim tau jika Kayra meminta sesuatu pasti akan dilaksanakan oleh Sekretarisnya sendiri
.
.
.
setelah kejadian dikantor tersebut, Kayra memilih beristirahat sejenak di kantornya dengan menyelesaikan beberapa berkas kantor yang perlu ia tanda tangani
setelah selesai, Kayra meminta kepada Sekertaris Kim untuk memulangkan para karyawan saja lebih awal
Kayra pulang dengan menaiki motor sport miliknya yang memang sengaja selalu ia tinggal di dalam kantornya agar saat tiba-tiba ada kendala di kantor, ia tidak perlu repot-repot untuk pulang kembali
Kayra mengendarai motor nya ke area sebuah cafe tingkat dua lantai yang terbuat dari kaca dengan tulisan plang besar " Garden Cafe"
Kayra masuk kedalam bangunan tersebut dengan disambut oleh beberapa pot bunga besar dengan bunga-bunga cantik yang sudah bermekaran
Kayra menghampiri kasir untuk menanyakan keberadaan Bintang
" Dimana Kak Bintang?" tanya Kayra kepada seorang kasir
" Nona Bintang ada di salah satu ruangan VIP Nona, tadi ada seorang Lelaki tampan dan sepasang suami istri datang kemari mencari Nona Bintang, sepertinya pasangan itu orang tua dari pria itu " jelas kasir
Kayra terdiam
'Apa jangan-jangan Abang? sama Mami Papi?'
Kayra lalu mengambil handphonenya dari dalam saku jaketnya dan mencari-cari sebuah foto
__ADS_1
Kayra menunjukan foto Aditya dan Mami Zara serta Papi Arka kepada kasir tersebut
" Apa mereka, orang ini?" tanya Kayra
Kasir tersebut meneliti dengan seksama foto yang ditunjukkan Kayra setelah itu mengangguk
" Benar! mereka bertiga yang datang dan menemui Nona Bintang" seru kasir tersebut
Kayra tersenyum kecil
" Baiklah..terimakasih ya Mbak!" ucap Kayra setela itu pergi menuju VIP room yang ada di cafe tersebut
Kayra berjalan kearah lorong mencari salah satu VIP room yang di tempati Aditya dan orangtuanya
Kayra melihat ada seseorang didalam salah satu VIP room. beberapa orang yang tidak asing bagi Kayra
samar-samar Kayra dapat mendengarkan pembicaraan yang ada didalam sana
" Yaampun!! jadi ini calon menantu Mami?!" pekik Mami Zara dari dalam
Dari luar, Kayra sendiri sedang tersenyum kecil.
Melihat Bintang yang diterima baik oleh Orang tua nya
" Assalamualaikum.." Kayra masuk keruangan tersebut dengan santai
" Tadinya sih, mau ketemu kakak Ipar, but..ternyata sedang diculik sama Mami Papi" sahut Kayra pura-pura terkejut
Mami Zara tersenyum
Bintang yang melihat Kayra bicara seperti itu melotot. Bintang menatap Kayra dengan tatapan horor
" Kayaknya kita ketinggalan zaman nih?!" ucap seseorang yang masuk kedalam ruangan tersebut dengan tiba-tiba
sontak saja membuat semua orang yang berada didalam terkejut sampai memekik
" Nathan! kamu ngagetin Mami aja?!" amuk Mami Zara
" Ampun Mi..tadi Abang dapet pesan dari Kayra kalo ada hal penting, jadi Nathan buru-buru kesini " bela Nathan yang sedang dipukuli oleh Mami Zara
Papi Arka dan Aditya yang sedang menatap kedua makhluk didepan sana hanya bisa menghela nafas frustasi
memang bukan hal asing lagi, melihat Nathan dan Mami Zara yang bertengkar terus. Hal tersebut tidak jauh dari Nathan yang memang jahil dan suka mengganggu dan juga Mami Zara yang kadang emosian
__ADS_1
" Jadi..ada apa?" tanya Nathan saat selesai dipukuli oleh Mami Zara
" Kita mau bahas tentang pernikahan Abang kamu" ucap Mami Zara melembut..
Nathan menatap Bintang dengan tatapan serius dan dalam sampai-sampai Aditya yang melihat langsung menepuk mata Nathan pelan
" Apa lihat-lihat Bini Gue!" ketus Aditya
Nathan berdecih " Cih! baru juga calon. Sombong amat!" cibir Nathan
Nathan kembali menatap Bintang sebentar sembari seperti mengingat-ingat
" Kayaknya..Nathan pernah ketemu deh sama Cewek ini" ucap Nathan tiba-tiba
Kayra menepuk keras bahu Nathan ya g masih berbalut seragam sekolah tersebut sampai terdengar suara ringisan
" Apasi!" marah Nathan
" Bahasanya Bang! nggak boleh kayak gitu" peringat Kayra
" Iya maaf..Kakak..cewek yang dulu pernah nolong saya kan?" tanya Nathan Pada Bintang
Bintang yang mendengar lalu terdiam seperti berpikir
" Kamu..cowok yang hampir dibegal waktu itu?!" seru Bintang tak percaya
Nathan tersenyum lalu mengangguk beberapa kali
" Iya bener Kak! itu Saya! saya minta maaf waktu itu belum sempet Bilang terimakasih ke Kakak, waktu itu sebenarnya saya mau bilang makasih buat bantuannya, tapi kakak keburu lari. Terimakasih banyak ya Kak, sudah tolong saya waktu itu " jelas Nathan tak enak hati
Bintang tertawa kecil
" Nggak Masalah, lagipula itus udah lama. Jadi.." Bintang menatap Kayra dengan tatapan heran, Ada apa ya, keluarga Kayra, kemari?" tanya Bintang sopan
Mami Zara tersenyum lalu memegang tangan Bintang yang terasa dingin
" Kedatangan Kami kesini, mau melamar kamu buat anak saya Nathan!" seru Mami Zara
" Mam! "
" Sayang! "
pekik Aditya dan Papi Arka saat mendengar Ucapan Mami Zara
__ADS_1
" Apasih! sensi amat anak sama bapak!" ketus Mami Zara
" Lagipula Mami juga bercanda doang! dimasuk dihati mulu.." sindir Mami Zara