
Hari ini, Di Sore hari yang tenang, sepasang suami istri paruh baya tengah duduk di teras belakang rumah megah mereka ditemani dengan dua cangkir teh hangat dan sepiring roti bolu hangat yang diperkirakan baru saja keluar dari pemanggang
" Mami..Papi?" seorang gadis remaja cantik datang menghampiri pasutri yang tengah bersantai tersebut
" ada apa sayang?" tanya Mami Zara saat melihat Kayra datang
" Kayra..Kayra mau kasih jawaban buat..yang kemarin" sahut Kayra
Mami Zara langsung terkejut lalu menatap suaminya sebentar setelah itu menatap Kayra dengan intens
Kayra yang merasa diperhatikan dengan intens menjadi sedikit gugup
" Kayra..Kayra mau dijodohin sama anak teman Mami!" ujar Kayra cepat lantaran merasa gugup diperhatikan oleh Mami Papinya
Mami Zara tersenyum kecil
" sayang..kalo kamu merasa ini berat dan merasa terpaksa, tidak usah dipaksakan. Nantinya malah akan membuatmu merasa terbebani " ucap Mami Zara serius
" Mami kamu benar, Kayra.. Kami hanya baru membuat rencananya, bukan berarti kamu memang harus memaksanya" ujar Papi Arka
Kayra tersenyum kecil " Tida apa-apa..anggap saja, Kayra sedang membantu Mami dan Papi. Lagipula, suami dari teman Mami itu rekan kerja Papi bukan?" tanya Kayra
Papi Arka tertegun " bagaiman kamu bisa tahu?" tanya Papi Arka santai
" hanya tau saja" sahut Kayra santai membuat Papi Arka seketika terkekeh
__ADS_1
" jadi, kamu beneran mau terima perjodohan ini Kayra?" tanya Mami Zara, memastikan
Kayra mengangguk mantap dan jangan lupakan dengan senyuman khasnya
" Aseeeekkk... Makan-makan kita!" tidak ada persiapan apapun tiba-tiba suara keras mengagetkan ketiga manusia tersebut
Nathan
laki-laki itu tiba-tiba saja muncul dari balik pintu dan langsung berteriak mengagetkan
" Iiihhhh..." Karena jeritan tiba-tiba dari si Nathan, sebagai hadiahnya Mami Zara memberikan pukulan khasnya kepada anak lelakinya tersebut saking gemas dan kesalnya
" kamu tuh kebiasaan deh suka ngagetin orang-orang! kalo ada apa-apa sama Papi kamu gimana?!" sentak Mami Zara
" huh!" sentak Mami Zara
setelah selesai acara drama pukul-pukulan, Nathan lalu duduk dikursi yang ada disana dan menatap Kayra serius
" cieeeee...bentar lagi bakalan ada yang melepas masa lajangnya nih!" ujar Nathan tiba-tiba
Kayra yang mendengar hanya mendengus sebal
" memang nanti Kayra langsung dinikahin?" celetuk Kayra tiba-tiba
" Kayra nggak mau kalo langsung dinikahin Mami!" rengek Kayra
__ADS_1
Mami Zara yang bingung menatap suaminya meminta persetujuan. Papi Arka mengangguk setuju
" baiklah..kamu nggak Mami nikahin langsung! tapi janji nggak berlebihan dan sampai melewati batas nantinya!" ujar Mami Zara
" memang si cowok udah mau?" tanya Nathan songong
" eh iya juga ya?" ucap Mami Zara
" ya..maksudnya kalo nanti si cowoknya mau gitu!" ujar Papi Arka
" aku pikir Kayra langsung dinikahin juga" celetuk Al yang tiba-tiba datang bersama Aurora
" samaan gitu sama Al" ucap Al
" nyesel nih ceritanya?" tanya Aurora malas
" wihh...marah!" Nathan memang sipaling jago buat ngompor-ngomporin Aurora dan Al
" nggak sayang, bukan gitu maksud aku..." ucap Al gugup
Aurora menatap Al malas dan langsung pergi masuk kedalam rumah tanpa memedulikan Al yang memanggil-manggilnya
" parah! marah dong!" ucap Kayra
" kamu tuh suka banget sih buat adik kamu itu bertengkar Mulu! " sentak Mami zara kepada Nathan
__ADS_1