Secret Love Girls (Baru)

Secret Love Girls (Baru)
PERNAH?


__ADS_3

Apa! anak blasteran?! kenapa aku baru tahu?!" tanya Aurora yang merasa dibohongi


" maafkan aku karena tidak berkata jujur, aku takut jika aku bicara jujur tidak ada yang ingin berteman denganku! aku bodoh ya?" ucap Abel sambil menundukkan kepalanya


" siapa bilang tidak ingin yang mau berteman denganmu? kamu justru merasa kagum dan juga senang karena punya teman yang berasal dari dua negara berbeda" sahut Della


" ahh-pantas saja saat hari pertama kita belajar bahasa waktu itu kamu yang menjadi pelajar pertama yang langsung mengerti.. tunggu, apa jangan-jangan kamu blasteran indo-korea ya?!" tanya Aurora terkejut


Abel hanya mengangguk sembari tersenyum malu


" terimakasih teman-teman! aku senang bisa berteman dengan kalian semua" ucap Abel


" ini mukanya jangan ditundukin terus dong kan jadi nggak kelihatan cantiknya" Nathan memegang dagu Abel agar mengangkat kepalanya, setelah itu Nathan memakan daging yang disumpit oleh Abel


Rencananya daging itu akan dimakan Abel tapi tidak jadi, akhirnya Nathan menyambar daging tersebut


" Abang kayaknya salah deh kesini, daritadi lihat orang bucin Mulu dah..niatnya mau makan malah disuguhi drama anak SMA" cibir Aditya


" Eh Abang, masih disini aku pikir Abang sadar diri terus pergi biar nggak ganggu" sindir Nathan


"adik kurang ajar emang ya, untung adik kalo nggak udah..." Aditya sudah menebak hal ini akan terjadi, Aditya lalu melirik Aurora dan Al yang sedang tersenyum bahagia sambil membakar daging


" semoga habis Kayra pulang Abang masih bisa liat Lo dek " ujar Aditya


" Abang pergi ya masih ada kerjaan"

__ADS_1


setelah itu Keyli dan suaminya beserta keluarga lain ikut bergabung, Aditya sebenarnya tidak bilang punya tugas benaran ia hanya memanggil keluarganya agar menemaninya saja


Malam hari...


" Kak Al" panggil Aurora


" kak?" beo Al


saat ini Al dan Aurora sudah kembali kekamar, entah mengapa Al dan Aurora merasa jika sebelumnya mereka pernah bertemu saat dulu,tapi entah kapan itu dan dimana.Jadi saat ini maupun Al atau Aurora tidak merasa canggung, sudah kenal...


" iya, aku panggil kamu kakak aja ya, soalnya katanya Mami nggak baik manggil suami cuma pake nama.karena walaupun suami-istri seumuran suami tetap saja yang paling harus dihormati" jelas Aurora


Al hanya tersenyum mendengarnya


" nggak papa kan aku panggil kamu kak aja?" tanya Aurora sedikit takut apabila Al akan tidak nyaman dipanggil tersebut


"itu mah mau kakak!" sahut Aurora


Aurora dan Al sama-sama merasakan detak jantung mereka bergerak dua kali lebih cepat.Tanpa sadar Al mengikis jarak diantara mereka, Al mencium Aurora lembut bahkan Al sudah mulai me ***** lembut bibir kecil Aurora


Aurora terkejut tapi ia langsung sadar dan berusaha mengimbangi permainan Al, bahkan tangannya ia kalungkan dileher Al


Aurora yang sudah mulai kehabisan nafas, memukul kecil bahu Al.Al yang mengerti segera melepas pagutan bibir mereka, Al tersenyum geli melihat Aurora yang sedang menghirup nafas sebanyak-banyaknya


"kenapa nggak dibalas sih?" tanya Al sembari mengusap bibir Aurora menggunakan ibu jarinya

__ADS_1


" aku nggak tau cara balasnya, inikan first kiss aku Kak!" Aurora yang kesal dengan Al hanya memalingkan mukanya kesal, namun wajah kesal Aurora malah membuat Al semakin gemas ingin menciumnya lagi


cup


Al kembali mencium bahkan lidahnya memaksa menerobos masuk kedalam mulut Aurora " balas sayang!" titah Al


"gimana balasnya?" tanya Aurora malu-malu


" buka mulut kamu"


Aurora membuka sedikit mulutnya, dan bibir Al langsung saja me ***** bahkan lidahnya sudah berada didalam mulut Aurora,mengabsen setiap inci didalam mulut Aurora. Aurora yang sejatinya memang tidak pernah berciuman hanya bisa membalas ciuman Al semampunya


Al menggendong tubuh Aurora tanpa melepas pagutan bibir mereka keranjang. Al merebahkan tubuh Aurora dengan ia diatasnya


tangan Al sudah mulai masuk kedalam sela-sela kaos Aurora menyentuh apa yang ada. Aurora menahan tangan Al yang bergerilya kemana-kemana


"aku belum siap" ujar Aurora sembari menunduk takut


Al hanya menghembuskan nafas yang berat lalu tersenyum kepada Aurora


" maafin aku kalo bikin kamu takut..aku kekamar mandi dulu " ucap Al lalu ia melesat masuk kedalam kamar mandi yang ada didalam kamar tersebut


Aurora merasa Al kembali dingin lagi


' apa aku keterlaluan dengannya? tapi apa aku sudah siap?' batin Aurora bertanya-tanya kepada dirinya sendiri

__ADS_1


' tapi mengapa aku dan dia seperti pernah bertemu dulu aku merasa ia seperti tidak asing' tanya Aurora kepada dirinya sendiri


__ADS_2