
Sayang...maafin aku, aku nggak bermaksud ngomong kayak gitu.." ucap Al sembari mendusel-duselkan kepalanya kedalam ceruk leher Aurora. Mencari kenyamanan
Aurora hanya diam dan tersenyum kecil sembari tangannya mengusap lembut punggung Al dan juga kepalanya
"kalo aku nggak mau maafin?" tanya Aurora
"Sayangg..."rengek Al
HIKS
HIKS
terdengar suara isakan kecil, siapa lagi jika bukan Al
"Wait, kamu nangis?!" tanya Aurora
Aurora bengong lalu mengangkat kepala Al agar ia dapat melihat wajahnya
Aurora melihat wajah Al yang sembab lalu menghapus air mata yang masih saja tumpah
Al tidak ingin Aurora melihat wajahnya langsung saja menyembunyikan wajahnya kedalam ceruk leher Aurora sehingga sudah dipastikan leher Aurora sekarang sudah basah
walaupun masih menangis, sifat kejahilan Al belum bisa hilang.. Al dengan sengaja menggigit kecil leher Al sehingga menimbulkan bekas
"Aahh..U-udah deh, lagi nangis juga masih aja jahil!" sahut kesal Aurora
Al menatap bekas gigitannya yang ada dileher Aurora dengan senyuman puas. Sungguh mahakarya yang indah
Aurora menatap Al kesal
"udah awas minggir! aku mau makan!" ujar Aurora
__ADS_1
Al bukannya melepaskan pelukannya malah semakin erat memeluk
"nggak mau! aku masih marah ya sama kamu! lagipula kamu harus tanggung jawab nih, udah bangunin junior aku" ucap Al sembari menatap aurora dengan tatapan misterius
"nggak mau! orang aku nggak ngapa-ngapain! awas ih aku mau makan!" pekik Aurora
"bukannya tadi kamu udah makan ya, masak laper lagi sih?! mending sekarang kamu puasin aku nanti biar laper bareng-bareng aja" ujar Al
"Ta-tapi ini masih siang, nanti kalo orang-orang curiga gimana?! nanti dikiranya kita lagi nga-!...emmm ehm" Aurora melotot saat Al tiba-tiba menciumnya
"Yaudah kalo nggak main..." Al menjeda ucapannya sembari melirik Aurora dengan senyuman miring
"apa?" tanya Aurora cemas melihat sikap Al
"cuddle aja seharian!" ucap Al cepat sembari menarik Aurora kedalam pelukannya
alhasil Aurora dan Al sama-sama berbaring dengan Al yang memeluk Aurora dari belakang.
"Kak..Al.." panggil Aurora
"eeeuummm...emm.." bukannya malah menjawab Aurora malah bergumam
"ada apa sayang?" tanya Al sembari menghirup wangi tubuh istrinya
"aku laper" jawab Aurora
" sama aku juga laper, tapi pinginnya makan kamu dulu " sahut Al
akhirnya kejadian yang sudah dinanti-nantikan oleh Al terjadi juga
Al benar-benar membuat Aurora lemas tak berdaya diatas ranjang
__ADS_1
"Kak..Al..ahh"
"yes..babyh?"
"call my name hubby..I want to hear your voice..anything"
Al terkekeh mendengar ucapan Aurora. Al lalu mencium bibir Aurora sekilas
" I love you so much baby!" ujar Al
Aurora yang mendengarnya langsung bahagia, selama ini Al tidak pernah bilang cinta kepadanya dengan bahasa Inggris. Dan saat ini Al bilang kepadanya cinta dalam bahasa Inggris
"nado salanghae nae nampyeon"
(aku juga mencintaimu suamiku)
...××××××××...
sementara diluar kamar sana Nathan berdiri dengan wajah tegang dan memerah
Kayra berjalan dengan headset menggantung dilehernya dan handphone ditangannya. Kayra baru saja keluar dari kamarnya
Kayra melihat Nathan berdiri didepan kamar Al dan Aurora dengan wajah yang menegang dan juga memerah
"ngapain Bang?" tanya Kayra
Nathan masih saja geming. Hingga Kayra mendekat lalu menempelkan telinganya dipintu kamar tersebut
saat mendengar suara yang ada didalam Kayra langsung melotot dan refleks memukul lengan Nathan dengan keras
Nathan yang mendapat perlakuan tersebut langsung sadar dan ya! wajahnya semakin memerah
__ADS_1
Kayra menatap Nathan kesal, lalu ia membuka handphone nya lalu mengetik sesuatu disana. setelah mengetikkan sesuatu suara dari dalam kamar itupun seperti sudah lenyap tak terdengar
Yap! yang Kayra lakukan tadi adalah menekan mode kedap suara pada kamar Al dan juga Aurora, agar tidak ada yang mendengar kembali suara laknat seperti itu