
Seorang gadis sedang termenung di kursi sembari sesekali dia memejamkan matanya
Kayra sedang duduk dikursi rooftop. gadis itu setelah dari kelas Kaizo langsung pergi ke rooftop sekolah untuk menyendiri disana
" Kalo aku bilang sekarang, apa yang bakalan terjadi? nanti dia berubah baik sama aku? langsung putusin dia? jauhin dia, dan mulai deket-deket sama aku? kenapa jadinya malah sok baik?" tanya Kayra pada diri sendiri dengan kekehan sinis diakhirnya
" Heh! Lo nggak usah kecentilan sama pacar orang, bisa nggak sih?!" suara seseorang yang sedang marah terdengar membuyarkan lamunan Kayra
Kayra melirik untuk melihat siapa yang mengganggu waktunya tersebut
" bukannya yang kecentilan situ ya? ngaku-ngaku jadi orang lain terus pacarin dia padahal cuma mau hartanya doang sama kepopulerannya " sindir Kayra yang berhasil membuat Kyra yang mendengar menjadi terdiam membeku
" Maksud Lo apaan Hah?? ngaku-ngaku? heh denger ya, asal Lo tau Gue ini cewek dari masalalu Kaizo dulu, dan dia bilang dia janji bakal nikahin gue besok!" sentak Kayra
Kayra terkekeh
" Bahkan dirimu sendiri tidak ingat umur Dirimu bertemu dengannya dulu dan apa yang di ucapkan Oleh Kaizo setelahnya! Nggak usah sok tau cerita hidup orang, cuma mirip nama aja bangga..Copypaste nggak tuh?" hujat Kayra
__ADS_1
" liat aja, besok gua yang bakal nikah sama Kaizo! walaupun Kaizo sama Lo dijodohin, gue pasti yakin dia pasti bakal milih sahabatnya dulu yang dia janjikan! Jangan terlalu berangan-angan Lo Bocil, sok tau sama sok kuat aja bangga!" sentak Kyra
Kayra menatap kesal dan tapi tetap datar wanita yang ada didepannya itu
" Iya deh iya! yang waras ngalah" sahut Kayra
" Lo ngatain gue Bodoh?" hardik Kyra karena merasa tersinggung dengan ucapan Kayra barusan
" Alhamdulillah..masih nyadar " ucap Kayra
Kayra lalu berjalan melewati Kura yang menatapnya marah sedari tadi. Ingin melawan, tapi mengingat kejadian waktu dikantin itu sedikit membuatnya menjadi takut jika harus main fisik dengan Kayra. Jadi dia lebih memilih menghancurkan Kayra dari dalam lewat mental gadis itu.
Kyra pikir dengan ia menghujat Kayra, Kayra akan menjadi lemah dan akhirnya dia sendirilah yang akan pergi. Ternyata dugaannya tentang Kayra salah, Kayra benar-benar gadis yang tidak dapat dikalahkan, pikirnya
bel pulang terdengar. Semua murid berhamburan keluar kelas untuk segera pulang kerumah mereka masing-masing
Kayra sudah berjanji akan pulang bersama Nathan hari ini
__ADS_1
Kayra menunggu diparkiran sekolah yang memang khusus untuk para murid yang membawa kendaraan sendiri
Nathan dan teman-temannya pun akhirnya terlihat berjalan kearah parkiran Motor
" pulang sekarang?" tanya Kayra
Nathan mengangguk
" ayo pulang!" ajak Nathan
semua orang mengangguk. Kayra pulang bersama Nathan dengan dibonceng, Sama dengan Aurora dan Al serta Devan membonceng Della, pacarnya
" Bang! tau nggak?" tanya Kayra saat dibonceng oleh Nathan naik motor ninjanya
Nathan menoleh sebentar lalu menghadap jalanan kembali
" Nggak! kan Lo, belum ngomong!" potong Nathan
__ADS_1
Kayra langsung kesal mendengar ucapan Nathan. Gadis itu langsung saja menggeplak lengan kakaknya itu dengan gemas
" Makanya dengerin dulu! dengerin! jadi..Kayra mau ngomong, gimana ya kalo suatu hari nanti, Motor ini bakal dinaikin Abang dengan membonceng perempuan yang Abang sayangi, yang Abang cintai..Abang bakal bonceng seorang perempuan pertama setelah Kayra, Kak Aurora sama Mami! " Ujar Kayra