
Nathan juga terkejut saat mendengar ucapan Devan barusan, tidak hanya Devan, Arfaz, Papi Arka dan juga Aditya sama terkejut saat mendengar bahwa teman anaknya dan juga adiknya itu sedang mengungkapkan perasaannya
" kenapa.." Della terkejut sampai tidak melanjutkan perkataannya
" lupain aja Lo terima bunga ini dari Gue, Gue udah bahagia banget..yaaa walau bukan dari beli sih, hehe" Devan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal sambil berharap Della mengerti ucapannya barusan tapi ia mengerti mungkin harus bahasa yang sama
"nado dangsin-eul joh-ahaeyo! salanghaeyo!" teriak Della tak kalah kencang
Devan terkejut saat mendengar Della juga membalas cintanya bahkan ia menjawab dengan bahasa hangeul yang tentu saja tidak ia pahami sama sekali
entah darimana Della mengetahui kata kata tersebut
Della mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan Devan walaupun tidak diucapkan secara lisan tapi Della mengerti arti tatapan matanya
Devan tanpa ba bi bu langsung memeluk erat tubuh kecil Della
" Oi! Nani tte itta no" tanya Nathan dalam bahasa Jepang
Della hanya menatap Nathan sambil tersenyum
" Kare wa eia mo devu~an ga sukida to iimashita " bukan Della yang menjawab melainkan Arfaz yang memang fasih dalam berbahasa Jepang
Nathan dan semua temannya terkejut mendengar ucapan Arfaz tersebut mereka bertepuk tangan menyambut meriah pasangan yang baru saja 'jadian' tadi
Beralih kepasangan yang sudah menikah
Al tersenyum saat melihat Aurora tertawa kecil melihat sahabat-sahabatnya tersebut
saat ia melihat wajah cantik Aurora,Al tidak sengaja melihat bahu yang terbuka lebar tersebut..
mendadak Al kesal karena Aurora memakai gaun tipe bahu terbuka, Al lalu menatap sekeliling banyak rekan-rekan Papi Arka dan Ayah Deon yang malah melihat Aurora penuh nafsu seakan ingin memakannya
tidak hanya para rekan-rekan Ayah dan Papinya saja, ternyata kebanyakan dari mereka juga membawa putra-putra mereka
semakin membuat kesal karena semua tamu rekan kerja Ayah dan Papinya menatap Aurora sampai ada yang melotot iri dan jengkel
Al sudah tidak tahan lagi..Al lalu melepas jas nya dan memasangkan pada bahu terbuka Aurora
Aurora jelas terkejut, namun Al malah memalingkan wajahnya yang terlihat kesal tapi masih ia tahan " aku nggak suka milikku dilihat orang lain" ujar Al
Aurora langsung mengerti dan menarik wajah Al agar menatapnya " kenapa? cemburu?" Aurora terkikik melihat muka cemburu Al yang malah terlihat menggemaskan Dimata Aurora
__ADS_1
Al tidak menjawab ia malah mendekatkan wajahnya dengan wajah Aurora
Aurora yang mengerti apa yang akan dilakukan Al lalu mengecup singkat pipi Al
" katanya nggak mau orang-orang lihat kamu cium aku! mau melanggar janji tadi katanya bakal menepati semua janji yang diucapkan..hayo nggak boleh ingkar janji lho!" ujar Aurora
Al terkekeh sambil mengecup singkat pipi kanan Aurora, membuat si empu pipi merona merah
Acara selesai sampai jam 12 siang
Al dan Aurora memang tidak ingin mengadakan acaranya sampai sore atau bahkan malam
jadi, setelah acara bersalaman dengan mempelai, acara pernikahan sudah dibubarkan
keluarga Dewantara dan juga Alfarizky tidak langsung pulang kerumah mereka menginap dulu satu hari di villa yang ada di taman bunga tersebut
Ayah Deon memang merancang taman bunga miliknya itu supaya bisa dijadikan untuk villa
selain tempatnya yang indah udara disana juga sangat sejuk
"Mi, Mami beneran belum kasih tau Kayra tentang acara ini Mi?" tanya Keyli sedikit takut
teman-teman Aurora berada di villa satunya yang berada tepat disamping villa tempat keluarga Dewantara saat ini
"nggak Mami nggak ada kasih tau Kayra tentang acara ini, biar nanti aja pas dia udah pulang" ujar Mami Zara santai
"ohh~"
"kasian juga nanti itu adik ipar bakal kena masalah" ucap Arfaz
saat ini yang ada di villa hanya Mami Zara, Papi Arka,Keyli,Arfaz,Nathan dan juga Aditya
mereka sedang bersantai didalam duduk disofa yang disediakan
" kenapa kasian hubby, biar nanti Al sama Aurora yang kena masalah anggap aja ini pembalasan dendam kita dulu" ujar Keyli sambil tersenyum smirk
" Iya Papi juga setuju mau lihat hukuman apa yang akan diberikan Kayra untuk Al dan Aurora
Mami sama Papi juga ingin balas dendam untuk yang dulu, dikiranya susah apa nahan" Papi Arka juga setuju untuk tidak memberitahu Kayra tentang hari ini
Nathan dan juga Aditya hanya bisa menatap keempat orang tersebut bergantian sembari meneguk Saliva mereka ketakutan
__ADS_1
mereka sedikit merinding melihat senyum smirk dari kakak-nya dan juga Mami Papi nya
...🌃🌃🌃...
Dikediaman Kayra di negara K
" jadi mereka berencana untuk merahasiakannya untukku? bagus sekali setidaknya mereka bisa diandalkan sedikit yaa walaupun dalam arti ada hal lain yang ingin dilakukan hahaha..!!" tawa Kayra pecah seketika
" baiklah pengawal Mark! pantau mereka terus tapi jangan sampai penyamaran mu terbongkar oke?!"
"baik nona muda saya akan melakukan tugas ini sebaik mungkin!" sahut pengawal yang ditugas Kayra untuk mengawasi keluarganya
bukan hanya untuk diluar, tapi dirumah ia juga punya kaki tangan yang bersedia menjadi mata-mata untuknya
"iya! aku tunggu info darimu !" ujar Kayra
lalu langsung mematikan sambungan telefon secara sepihak
" Nona muda, makan malam anda sudah siap!" panggil asisten Kayra
"baiklah nona Kim, apa kau sudah menyiapkan bahan untuk meeting besok akan aku urus malam ini juga". helaan nafas terdengar dari Kayra " proposal itu harus segera diselesaikan dan kontrak itu juga harus kita dapatkan, lebih baik kita makan dulu!" ucap Kayra
"Baik nona muda" ujar sekretaris Kayra yang biasa dipanggil dengan sebutan nona Kim
...🌈🌦️🌦️🌦️🌦️🌦️...
Siapa yang penasaran dengan Al, sang tampan yang sekarang menjadi suaminya Aurora
dengan setelan jas
Ini gaun pernikahan Aurora model tipe baju terbuka yang buat semua pria menatapnya tanpa bosan
Siapa yang kangen dengan si pintar Kayra
tetep tungguin lanjutan ceritanya ya guys
__ADS_1
salam senyum semua 😁