
" Nona, direktur Koo-Jan Sung sudah menerima kerjasama tentang kontrak tersebut, dan beliau juga ingin segera membicarakan tentang kerjasama itu secepatnya!" ujar Sekretaris Kim senang
Kayra yang mendengar itu pun langsung sumringah dan tersenyum kecil
' astaga Nona Kayra tersenyum? aku belum pernah melihat senyum itu lagi setelah kematian tuan besar!" batin Sekretaris Kim senang
" baiklah! mungkin besok aku bisa menemuinya, besok aku libur!" sahut Kayra
"tu-tunggu maksud Nona, anda juga akan ikut meeting bersama?" tanya Sekretaris Kim
" tentu saja itu proyek kita bersama! lagipula, jika ada yang ganjal dari pertemuan ini, aku akan ikut untuk memeriksa!" sahut Kayra
" berikan proposal kontraknya, aku ingin lihat!" pinta Kayra
" ini Nona" ujar Sekretaris Kim senang
Keesokan harinya 🏙️
Keesokan harinya, Kayra dan juga Sekretarisnya datang ke cafe tempat yang sudah dijanjikan dengan rekan kerjanya tersebut
" selamat datang tuan Koo, suatu kehormatan bagi anda " ujar Sekretaris Kim dengan sopan sembari menunduk
__ADS_1
Direktur Koo yang dipanggil tadi tersenyum. Tanpa sengaja ekor matanya melihat seorang gadis yang sudah 17 tahun duduk dengan santai dikursi, siapa lagi jika bukan Kayra
Kayra menoleh dan menatap Direktur Koo dengan senyuman lembut. Kayra lalu berdiri dan menunduk kearah Direktur Koo
" selamat datang Direktur Koo, suatu kehormatan bagi saya bisa menyambut Anda disini" ujar Kayra
" Nona Kim, siapa gadis cantik ini? apakah dia adikmu?" tanya Direktur Koo, terlihat nada tidak suka saat menanyakannya kepada Sekretaris Kim
" maaf kan saya tuan Koo, Nona ini bukanlah adik saya, Perkenalkan ini Nona Kayra, cucu angkat dari tuan besar William, CEO dari RG Group " jelas Sekretaris Kim
Direktur Koo yang mendengar hal tersebut pun langsung terkejut lantaran baru tahu bahwa gadis yang didepannya ini adalah cucu angkat dari Tuan William, CEO RG Group
Direktur Koo menunduk, karena dari Kakek angkat Kayra lah ia bisa sampai seperti ini, bahkan menjadi seorang Direktur perusahaan besar yang terkenal
memang dulu Direktur Koo juga pernah bekerjasama dengan CEO William. Tapi, semenjak Kakek angkat Kayra meninggal, Presdir Koo mencabut kerjasama tersebut karena suatu hal yang entah apa itu
Kayra lalu mempersilahkan Direktur Koo untuk duduk
" ini kontrak yang akan kita tandatangani tuan Koo, lalu ini adalah surat perjanjian bahwa anda akan merahasiakan hal ini kepada kami!" ujar Sekretaris Kim sembari memberikan kontrak dan perjanjian
" tunggu kenapa harus ditandatangani, apa semua orang belum tahu CEO asli RG Group?" tanya Direktur Koo
__ADS_1
" keberadaan Nona Kayra sebagai CEO belum diketahui banyak orang Tuan Koo, saya justru sangat tersanjung karena Tuan Koo adalah teman kerja kami yang berhasil bertemu dengan CEO asli RG Group setelah kematian Tuan besar William " jelas Sekretaris Kim
Direktur Koo lalu mengangguk hormat. Setelah acara tanda tangan Dan makan siang bersama, Direktur Koo pamit untuk pulang
" ekhm, Tuan direktur Koo, saya harap anda bisa menjaga rahasia ini! karena semua bukti sudah saya punya, jadi jika anda mencoba menyebar rahasia ini, maka itu berarti anda juga sudah siap untuk mendekam dipenjara, karena perjanjian ini formal dan sudah resmi.
saya harap anda bisa mengerti dan paham!" ujar Kayra dengan santai, namun serius
Direktur Koo hanya bisa menelan ludahnya dan mengangguk gugup. Kayra mengangguk dan tersenyum
setelah pergi dari cafe tersebut Kayra mengajak jalan-jalan sebentar Sekretaris Kim. Sebenarnya cafe, tempatnya tadi meeting itu adalah Milik Kayra, atau bisa dibilang milik Kakek angkatnya. Salah satu cabangnya di Negara K
Saat Kayra bilang ingin mengajak Sekretaris Kim untuk berjalan jalan sebentar, karena Kayra tahu selama di negara K, Sekretaris Kim tidak sering keluar karena mengurus pekerjaan yang ada disana juga. Kayra lalu berinisiatif untuk mengajak liburan sebentar, hitung-hitung untuk ucapan terimakasih juga katanya
" Nona muda, anda tidak perlu mengajak Saya pergi liburan. karena memang tujuan saya kan untuk bekerja " ucap Sekretaris Kim yang masih mencoba menolak ajakan Kayra
" sudah tidak apa Nona Kim, hitung-hitung anggap saja hadiah dariku dan ucapan terimakasih dariku. Lagipula Nona Kim belum bertemu dengan orangtuamu kan? lebih baik kau jumpai mereka sebelum kita pulang nanti" ujar Kayra
" pulang?" beo Sekretaris Kim
" kita sampai!" Kayra berkata tanpa berniat menjawab pertanyaan Sekretarisnya
__ADS_1