
Setelah mengantarkan Kyra menuju kelasnya karena memang sudah bel masuk, Kaizo buru-buru kembali kelasnya untuk mencari temannya tadi
saat sampai didepan kelas, Kaizo melihat temannya Rio, sedang mengobrol bersama teman yang duduk dibelakangnya
" Rio!" teriak Kaizo saat masuk kedalam kelasnya
sang empu nama yang merasa dipanggil menoleh kearah Kaizo dengan sebelas alisnya terangkat
"apaan?" tanya Rio ketus
"makanan yang cewek bawa tadi buat gue Lo kemanain?! nggak Lo makan kan?!" sentak Kaizo kesal
Rio mengernyit tidak mengerti
" maksud Lo apaan? kan tadi Lo sendiri yang buang ke tong sampah! kenapa sekarang nyariin?" sindir Rio
Kaizo yang disindir menjadi salah tingkah
" gue tadi belum makan! jadinya mau makan aja bekal cewek tadi!" kilah Kaizo cepat
" bukannya tadi Lo makan ya bareng pacar Lo itu" sindir Rio lagi
" gue tadi nggak makan bareng dia! udah ditawarin sih, tapi gue tolak!" sahut Kaizo
" kenapa? lagian mau Lo cari dimana pun saat ini nggak bakal Lo temuin!" sentak Rio
Kaizo yang mendengar menjadi emosi
" Lo makan itu makanan?!" hardik Kaizo
" apaan?! nggak gue makan! nggak boleh juga gue makan!" ucap Rio datar
" terus?"
" Cewek tadi langsung rebut tu kotak pas Lo udah pergi gitu aja sama pacar Lo tadi!" sahut Rio ketus
Kaizo yang mendengar menjadi sedikit tidak enak kepada Kayra
" terus sekarang gimana, Yo?! gue laper!" keluh Kaizo frustasi
Rio yang mendengar langsung tertawa terbahak-bahak
__ADS_1
" Lo laper?! Hahahaha...ngakak gue!" ucap Rio disela-sela tertawanya
setelah puas tertawa Rio lalu menatap kearah Kaizo yang menatapnya emosi
" kenapa Lo nggak sekalian makan tadi Broo? laper kan sekarang? mana kantin udah tutup lagi kalo jam segini" ujar Rio yang membuat Kaizo semakin menjadi-jadi sedihnya
" sekarang gimana? gue nggak bawa bekal, dan kantin juga udah tutup" lirih Kaizo, bahkan sekarang butiran-butiran air mata sudah menetes di pelupuk matanya
" kalo Lo mau, gue bisa telfonin tu cewek buat kesini biar kasih Lo makan sekarang" putus Rio saat melihat teman dan juga sahabatnya itu mulai menangis
Kaizo yang mendengar langsung sumringah dan mengusap kasar air matanya
" Lo punya nomornya?" tanya Kaizo sinis
" iye gue punya, tapi nomor punya temannya bukan nomornya karena dia nggak kasih!" ketus Kaizo
Rio lalu menekan tanda hijau yang ada dipojok kanan aplikasi WhatsApp-nya dan menunggu seseorang untuk tersambung
saat sedang menunggu untuk tersambung, diam-diam, Rio melirik Kaizo yang sedang menunduk
" Tapi Zo, gimana kalo makanannya tadi udah dia habisin?" goda Rio
Kaizo yang mendengar langsung menjadi sedih kembali bahkan sampai ingin menangis
"Ha-halo..kak?"📞
📞 " Lo punya temen namanya Kayra kan?"
📞 " iya..dia temenku! ada apa kak?"
📞" Kasih hapenya ke dia"
Orang yang Rio telfon tadi adalah Vera. Bagaimana Rio bisa punya nomornya, itu karena dia meminta nomor Vera kepada temannya
Vera yang mendengar langsung memberikan handphone nya kepada Kayra
" ada apa?" tanya Kayra
" ada yang mau ngomong sama kamu" sahut Vera
Kayra lalu menerima handphone Vera
__ADS_1
📞 " iya halo ada apa?"
📞" Lo Kayra yang tadi kekelas Kaizo kan?"
📞 " iya"
📞" gue minta tolong bawain makanan tadi ke kelas gue sama Kaizo sekarang!"
📞 " Hm"
akhirnya Kayra benar-benar menghampiri kelas Kaizo tersebut
kelas Kyra dan kelas Kaizo memang berbeda. Itu yang kadang membuat Kyra terkadang menjadi kesal sendiri saat tau ada gadis lain yang mencoba mendekati Kaizo
Kayra lalu bertanya dimana Meja Rio.
Kayra lalu menghampiri Rio dan Kaizo yang duduk disampingnya
" Ada apa?" tanya Kayra datar
" Lo bawa makanan nggak cil?" tanya Rio
" Mau makan?" tanya Kayra
Kayra melirik Kaizo yang sedari tadi terdiam menunduk sembari memegang perutnya sesekali
Kayra lalu menyodorkan Kotak bekal yang sedari tadi dia bawa dan menaruhnya didepan Kaizo
Kaizo yang terkejut lalu mendongak
" Kalo lapar bilang, nggak usah gengsian bilang mau makan sama orang lain! ujung-ujungnya juga nggak makan, lapar kan??" sindir Kayra
" Itu bukan makanan tadi, udah aku masakin yang baru. Jangan lupa dihabisin, aku pergi dulu" pamit Kayra
Kaizo yang melihat lalu memegang lengan Kayra agar tidak jadi pergi
" Mau kemana?" tanya Kaizo sembari mencengkeram erat tangan Kayra seakan tidak membiarkan gadis itu pergi
" Aku panggilan Kak Kyra, kalo kakak Butuh teman" ujar Kayra sembari melepas cengkeraman tangan Kaizo
diam-diam ada yang merekam interaksi mereka sejak tadi
__ADS_1
Dia adalah orang yang Kyra suruh untuk memata-matai Kaizo selama dikelasnya
Kayra lalu langsung pergi tanpa bilang apa-apa lagi