
" Daerah XXX" jawab Devan
semua orang kembali melongo mendengar penuturan Devan
"aku pindah kesana!" pekik Abel dan Aurora bersamaan
"kalian juga pindah kesana?!" tanya Della antusias kepada Aurora. Terlihat binar bahagia saat menanyakannya
Aurora dan yang lainnya tersenyum lalu mengangguk semangat
"berarti kita nggak bakal pisah kan?!" tanya Abel semangat, dan entah kenapa itu membuat Nathan yang sedari tadi memperhatikannya menjadi semangat dan berbinar. Bahkan seulas senyum kecil terbentuk di bibirnya
"Asssiiikkkkk!!!" sorak para gadis semangat, membuat cowok-cowok tersenyum kecil
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
"kalian udah siap?" tanya Papi Arka
"sudah!" sahut Kayra dan kakaknya serentak
saat ini sudah seminggu dari persiapan Kayra dan keluarganya pindah kerumah baru. Setelah perjanjian jual beli rumah mewah mereka yang lama, Papi Arka lalu membeli rumah yang ada di daerah XXX tersebut
Semua barang-barang yang penting sudah dipindahkan, jadi Papi Arka dan keluarganya hanya perlu membawa koper yang mungkin berisi pakaian-pakaian mereka dan itu juga tidak semuanya
setelah Perjalan yang menempuh kurang lebih 30 menit, Akhirnya Kayra dan keluarganya sampai juga dirumah baru mereka
Kayra se mobil dengan Al dan Aurora sementara Aditya dengan Papi Arka dan Mami Zara
__ADS_1
Dua mobil tersebut lalu masuk kedalam pekarangan rumah yang luasnya minta ampun
Rumah dengan arsitektur seperti mansion-mansion mewah di Korea tersebut yang akan ditinggali oleh Keluarga Dewantara
...Visual rumah yang ditempati oleh keluarga Dewantara...
"gimana rumahnya?" tanya Mami Zara
"lumayan.." jawab Aurora lalu diangguki oleh semuanya
"oh iya, Mami lupa kasih tau, kalo rumah kita itu masih satu komplek dengan rumahnya Kaizo lho Kayra" Ujar Mami Zara dengan nada menggoda Kayra
Kayra yang mendengar hal tersebut tiba-tiba tersenyum kecil, bukan senyuman senang melainkan senyum...sinis
Papi Arka dan keluarganya lalu masuk kedalam rumah yang baru mereka tempati tersebut
sebenarnya Papi Arka tidak mau pindah ke rumah, tapi karena ada masalah serius di kantor cabang dan Papi Arka adalah direktur utamanya, mengharuskan Papi Arka untuk menyelesaikan masalah di kantornya
Dan kemungkinan masalahnya tidak akan selesai dengan cepat, bersyukur semua anak-anaknya beserta istrinya-Mami Zara, dapat mengerti. Lagipula, jarak antara kantor pusat dengan rumah baru mereka juga lebih dekat daripada dengan rumah yang lama, kata Mami Zara
" terus nanti kita sekolahnya?" tanya Mami Zara
" Papi sama Mami udah dapat Sekolah yang elit dan juga terkenal, kalian Mau sekolah disana? sekolahnya juga nggak terlalu jauh kok dari sini!" tawar Mami Zara saat ia datang keruang keluarga dengan satu teko es sirup dan beberapa gelas kecil
" Kayra udah cek sih sekolahnya, lumayan lah " sahut Kayra
__ADS_1
" kalo kalian mau nanti Mami sama Papi daftarkan sekalian bayarkan uang sekolah kalian" ujar Papi Arka
"kami Mau kok Pi, tapi kalo untuk membayar uang sekolah, Papi nggak usah khawatir..Uang dari hasil kerja Al cukup kok buat bayar sekolah Al sama Aurora" ucap Al
" Karena kalo Aurora sudah menikah dengan Al, berarti itu sudah menjadi tekad Al untuk membiayai semua kebutuhan Aurora. Lagipula uang Al masih cukup kok" lanjut Al
" Baiklah, kalo kalian maunya begitu. Tapi Aurora kamu nggak papa?" tanya Papi Arka
Aurora tersenyum lembut " nggak papa kok Pi, asalkan Kak Al nggak masalah, Aurora juga ikut" sahut Aurora
"baiklah kalo begitu, Kayra sama Nathan! biar Papi yang bayarkan sekolah kalian ya?" tawar Papi Arka
" Maaf Pi, bukannya Kayra menolak Papi, cuma insyaallah yang tabungan Kayra masih cukup kok " tolak Kayra
" uang tabungan kamu, kamu simpan aja..biar yang masalah kayak gini Papi yang uruskan! " sahut Papi Arka
"nggak papa Pi, beneran! Kayra mau berusaha sendiri boleh kan?" tanya Kayra
Papi arka menghela nafasnya pasrah
" Yasudah kalo kamu tidak masalah juga tidak apa-apa, tapi kalo kamu butuh bantuan jangan ragu-ragu minta Bantuan Papi atau Mami atau kakak-kakak kamu ya?
Nathan, kamu mau bayar sendiri juga?" tanya Papi Arka
" tidak apa-apa Pi, lagipula uang tabungan Nathan juga masih cukup kok!" sahut Nathan menolak
" yasudah..tidak apa-apa, tapi ingat kalo kalian ada masalah jangan dipendam, jika masalah itu berat dan kalian butuh bantuan jangan ragu-ragu untuk meminta bantuan ya?" ujar Papi Arka dan diangguki semuanya
__ADS_1