Secret Love Girls (Baru)

Secret Love Girls (Baru)
MAU SEKOLAH?


__ADS_3

Kayra menoleh kearah Mami Zara dengan tatapan bertanya


" Sekolah apa?" tanya Kayra


" kamu pulang kenapa? liburan?" bukannya menjawab malah balik bertanya, sungguh Mami Zara


Kayra menggeleng " aku dipindah tugaskan sama agen pelatih" jawab Kayra


" tunggu, jadi Kayra ini agen?!" pekik Abel


Kayra mengangguk menjawab


" wah! Daebak!!" pekik Abel lagi


" memangnya kenapa kamu dipindah kesini Kayra?" tanya Keyli yang baru datang, tadi saat ingin berjalan kearah keluarganya Keyli samar-samar mendengar percakapan orangtuanya dengan Keyli


" ada seorang penjahat bayaran yang kabur dari Negara K ke Indonesia, aku takut ia semakin membuat bencana karena yang kemari adalah kaki tangan Bos-nya, dia kaki tangan kepercayaan Pemimpinnya. Sekarang Bos penjahat itu sudah Kayra tangkap dan dipenjara di sekolah agen Kayra disana, tapi ternyata ia sudah bisa menebak jadi dia menyiapkan beberapa bawahan untuk disebarkan diberbagai negara, khususnya dinegara ini" jelas Kayra serius


" aku yang memang warga sini diminta agar melakukan penyelidikan dan menangkap penjahat-penjahatnya itu semua" ujar kayra lagi


semua orang mengangguk-angguk


" kayra Mami khawatir kalo kamu ikutan kayak gini terus, nanti kalo kamu kenapa-napa gimana?!" tanya Mami zara khawatir


kayra yang mendengar ucapan Mami Zara tersenyum manis


" Mami tenang aja, Kayra janji bakalan Jaga diri baik-baik" sahut Kayra " oh iya, perusahaan Kak Al gimana? katanya Kakak punya Perusahaan?" tanya Kayra bersemangat


" Hah?! Al kamu punya kantor?!" tanya Papi Arka tidak percaya


Al mengangguk takut " iya, Al punya. Maaf Al nggak bilang dari dulu kalo punya perusahaan" jelas Al gugup


" kamu serius punya Kak?!" tanya Aurora


Al mengangguk


" memang nama perusahaan kamu apa Al?" tanya Papi Arka lagi


" A.L. Company Group " sahut Al

__ADS_1


semua orang terkejut, lantaran perusahaan tersebut adalah perusahaan ketiga yang cukup terkenal di kalangan perusahaan lainnya


" Al serius?! Wah Hahaha!! ternyata Papi nggak salah pilih menantu deh!!" pekik senang Al


" memangnya sudah sejak kapan kamu bangun perusahaan itu Al?" tanya Mami Arka


" sejak Al masih SMP kelas 3, Al selalu buat robot-robot dan program-program pembantu yang Al gunakan buat proses belajar, saat itu Al mencoba menjual program-program yang Al buat dan beberapa robot-robot yang berhasil Al buat keorang lain. Setelah tau betapa hebat kegunaannya, ada banyak peninggi perusahaan yang ingin membelinya dengan harga mahal, awalnya Al menolak, tapi para peninggi perusahaan tersebut selalu membujuk, setelah mendengar tawarannya, Al setuju dan mencoba menjualnya dengan kontrak kerjasama sebagai pemanis. sampailah seperti ini jadinya. Maaf Al nggak jujur tentang ini semua. Al siap Nerima hukuman apapun dari Papi dan Mami" jelas Al


" serius?! oke sekarang Kak Al harus_" ucapan Kayra terpotong karena Mami Zara


" mau kamu apain Kayra, dia kakak ipar kamu lho..nggak papa Al, kita ngerti kok, kamu juga bangga ternyata kamu sudah bisa jadi pemimpin diperusahaan terkenal, ya nggak Pi? ini juga kenapa daritadi cemberut terus sih? marah?" tanya Mami Zara kepada Aurora yang terlihat cemberut


Al menatap wajah ayu Aurora yang sedang menunduk dengan menekuk wajahnya tersebut


Al terkekeh lalu menarik dagu Aurora agar menatapnya


" kenapa hm? Marah?" tanya Al sambil terkekeh kecil yang semakin membuat Aurora semakin cemberut dibuatnya


" nggak!" jawab Aurora


" kok cemberut?" tanya Al yang semakin gencar menggoda Aurora


" nggak! Aurora nggak marah kok!" pekik Aurora lalu pergi meninggalkan keluarganya


"hayoloh kak Al, kak Aurora-nya ngambek tuh...alamat harus tidur diluar lhoh..hayoloh haha tak tau kena marah" Kayra mulai mengompori Al yang sedang panik


" susul nah, nggak dapet jatah nanti malam!" Nathan yang memang sefrekuensi mulai ikut-ikutan mengompori Al


Al yang panik langsung menyusul Aurora yang masuk kerumah


semua orang tertawa melihat pasangan pasutri baru tersebut


Triiingg...


Triiing...


Triiingg...


terdengar suara telefon berdering dari saku baju Della

__ADS_1


" Della angkat telfon dulu ya" Della sedikit menjauh


" waalaikumsalam, ada apa Mah?" tanya Della diseberang sana


"....."


" oh gitu oke ini Della otewe balik,"


"....."


" iya waalaikumsalam"


" ada apa Della?" tanya Mami Zara


" maaf Tan, Della harus balik sekarang. ada saudara Della yang ada acara dan Mama baru dikabarin sekarang, jadi kita sekeluarga mau kesana sekarang!" sahut Della


" oh gitu yaudah kamu pulang aja dulu nggak papa" jawab Mami Zara


" aku anterin ya?" tawar Devan kepada pacarnya


" aku nebeng ya, kan searah" pinta Abel


Della mengangguk "oke"


" kalian pulang aja dulu berdua, Abel biar sama gue aja" celetuk Nathan tiba-tiba


" nggak usah...Nathan, aku bareng mereka aja nggak papa" tolak Abel halus


" biarin mereka pacaran berdua Bel, Lo sama Gue. Gue anter pulang, ayok!" sahut Nathan yang tiba-tiba sudah berdiri dan menarik tangan Abel


" Mi, kita pergi dulu ya?!" pamit Nathan


" Tante Zara, kita berdua pamit pulang dulu ya" pamit Della dan Abel serempak


" iya, kalian hati-hati dijalannya! Nathan pelan-pelan bawa motornya, jangan ngebut! kamu bawa anak orang soalnya!" pekik Mami Zara kepada Nathan


" Siap Mi!" suara yang berisik tiba-tiba hening kembali.


sekarang hanya tersisa Mami Zara, Papi Arka, Kayra, Aditya dan juga Keyli serta juga Leo

__ADS_1


sikembar sedang sekolah dan Arfaz pergi kekantor karena ada meeting dadakan


" Kayra, kamu mau sekolah bareng kak Aurora aja?" tawar Mami Zara tiba-tiba


__ADS_2