
Aurora yang merasakan benda milik Al keluar dari liangnya langsung menoleh kearah Al dan menatapnya kesal bercampur sedih bercampur malu
" Ihhhh...aku belum keluarrr.." rengek Aurora
Al terkekeh
" Mau keluar Hm? " tanya Al dengan menggoda Aurora. Aurora hanya mengangguk malu-malu
" Cari sendiri sayang.." ucap Al
" gimana caranya?" tanya Aurora polos
" sekarang kamu naikkan punya aku" sahut Al. Aurora segera saja naik keatas tubuh Al yang berbaring menduduki perut sixpack Al
" Masukin sayang.." titah Al
Aurora mulai mencoba memasukkan milik Al kedalam lubangnya, agak sedikit sakit dan perih dirasakan oleh Aurora saat milik Al mulai memasukinya
Aurora memasukkan tapi tidak semuanya. Hal itu sontak membuat Al yang sedang menikmati geram dan langsung menghentakkan miliknya agar masuk seluruhnya
" Akkkhhh.." pekik Aurora
" Hubbyyhh...uddaahh...aahh! ini... mentok..bangeett..emmhh" desah Aurora
" Akhh...gerakin sayang!" suruh Al. Aurora mencoba bergerak semampunya sembari menahan rasa ngilu di kewanitaannya karena Al yang memasukkan miliknya sampai menyentuh titik terdalam milik Aurora
Aurora bergerak sangat pelan tapi lambat laun gerakannya menjadi cepat dan tidak beraturan, membuat Al kelimpungan sendiri merasa istrinya sangat ganas saat ini
Al yang tidak tahan langsung membalikkan tubuhnya menjadi diatas Aurora tanpa melepas penyatuan mereka dulu, membuat rasa ngilu di bagian inti Aurora
__ADS_1
Al yang tau Aurora sedang balas dendam kepadanya karena yang tadi, langsung dibuat kencang oleh Al. Al bergerak dengan sangat cepat dan tidak beraturan
" Ahh...emmhh.." desah Aurora tertahan karena tidak kuat menahan gelombang orgasme yanga akan datang itu
" Akuuhh..mau..keluarrhh" desah Aurora. Sedetik kemudian cairan putih keluar membasahi milik Al yang masih ada didalam sana
setelah dirasa pelepasan Aurora cukup, Al mulai bergerak kembali. Kali ini Al bergerak dengan sangat cepat dan tegas. Membuat Aurora kelimpungan sendiri
" Pelanhh..pelanhh..ahhh" racau Aurora saat melihat Al yang ganas dan sedikit kasar saat ini
Al merasa dirinya hampir sampai dipuncak langsung mengeluarkan miliknya dan mengocoknya sampai dia memuntahkan cairannya diatas perut Aurora, hal tersebut dikarenakan Al yang teringat jika dirinya tidak memakai pengaman dan tau jika Aurora belum mau hamil dulu
. . .
Disisi lain Kayra sedang bercanda dengan Nathan di taman belakang rumah mereka
" Bang, Abang suka ya sama Kak Abel?" tanya Kayra tiba-tiba
" Nggak! mana ada?! "elak Nathan walaupun sangat kentara jika dirinya sedang berbohong
" Ohh..kirain Bang suka, soalnya Kayra liat kalo Abang itu kayak punya rasa sama Kak Abel. Saran Kayra nih Bang, kalo Abang suka cepetan di confes. Soalnya Kayra dengar-dengar nih, Kak Abel mau dijodohin sama orangtuanya" kata yang singkat, padat dan jelas.
Dijodohkan? sungguh kata tersebut bukanlah salah satu kata yang ingin Nathan dengar dari Abella
Nathan tidak tau sebenarnya rasa apa yang ada dihatinya ini untuk Abel. Tapi ia merasa marah jika Abel didekati atau bahkan dekat dengan seorang lelaki siapapun, tak terkecuali itu adalah sepupu laki-laki Abel yang memang kadang sering berkunjung kerumah Abel dengan keluarganya.Bagaimana bisa tau? karena, Nathan kerap sekali melihat Abel sedang jalan-jalan dengan sepupunya tersebut
" Baguslah..apa masalahnya?" Nathan kembali bertanya. Terlihat dia baik-baik saja, padahal ada sedikit nada sesak saat ia mengucapkannya
.
__ADS_1
.
.
Disisi lain, Aditya sedang duduk disalah satu kursi di suatu Cafe, seperti menunggu seseorang karena sejak tadi dia terdiam
Aditya melihat seorang wanita yang selama ini selalu mengisi pikirannya membuatnya terkadang menjadi gagal fokus saat bekerja
Aditya beranjak dan menghampiri seorang wanita yang terlihat sedang melayani pelanggannya. Yang membuat laki-laki umur 25 tahun itu kesal adalah, seorang pelanggan yang sedang dilayani wanita itu adalah seorang pria yang terlihat seperti sedang menggoda wanita tersebut bahkan sampai-sampai terlihat sikap kurang ajarnya
Aditya menghampiri meja tersebut dan langsung menarik wanita tersebut agar bersembunyi dibelakangnya
Kalian pasti sudah tau bukan, siapa wanita tersebut?
Dia adalah Bintang. Pemilik Cafe tersebut sudah berani membuat bayang-bayang yang selalu menghantui pikiran Aditya sampai-sampai membuat lelaki tersebut gagal fokus
" Maksudnya apaan nih?" tanya lelaki yang menjadi pelanggan Bintang tadi menyentak Aditya
Bintang yang melihat berusaha melepas cengkeraman Aditya, tapi sayangnya laki-laki itu terlalu memeluknya dengan erat
" Tolong jaga sopan santun anda, Pak. Jangan kurang ajar dengan milik saya ini!" geram Aditya. Bagaimana tidak marah? Aditya melihat sedari tadi selama Bintang melayani laki-laki tersebut, lelaki itu selalu mencari kesempatan dengan berusaha menyentuh tangan Bintang. Bahkan dengan kurang ajarnya, pria itu selalu memfokuskan matanya kearah dada Bintang yang memang terlihat sedikit besar
hal tersebut di amati dengan seksama oleh Aditya sampai membuat lelaki tampan itu menjadi marah dan kesal
" Aditya! apa yang kau lakukan??" desis Bintang
bukannya menjawab, Aditya malah menggendong Bintang menuju arah mobilnya tanpa memedulikan Bintang yang terus memberontak
...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...
__ADS_1
Siap-siap Guyysss..bakalan ada bagian seru dari Bintang dan Aditya