Selepas Kata Akad

Selepas Kata Akad
BAB 35. Kunjungan Hadi


__ADS_3

"Bang Hadi?" Agnes berdiri kemudian menghampiri Hadi dan mencium tangannya.


"Assalamualaikum," jawab Hadi yang lupa mengucapkan salam sewaktu datang tadi.


Hadi berjalan ke arah Halim, dan duduk di sampingnya.


"Waalakumsalam, Bang Aryo dan Azio mana?" Agnes duduk di kursi yang ada di satunya. "Kok sendiri?"


"Azio ada urusan jadi dia telat kalau Aryo dia kemana yah, Abang juga gak tau," jawab Hadi yang membuat Agnes menganggukkan kepalanya.


"Kecepatan datangnya Bang, Agnes belum masak lagi," ujar Agnes yang membuat Hadi tersenyum dan mengusap kepala adiknya itu.


"Biar Abang yang masak," jawab Hadi yang membuat Agnes mendelik.


"Emang bisa?" tanya Agnes yang membuat Hadi menganggukkan kepalanya yakin.


"Kamu belum pernah lihat kan polisi merangkap jadi koki? Ya Abang kasih lihat nanti masaknya di bantu Halim kan, iya kan Lim?" jawab Hadi melirik Halim dengan ekor matanya.


"I-iya, Bang," jawab Halim yang membuat Hadi memberi jempol kepada Halim.


Hadi segera mengambil alih kursi roda Halim kemudian membawanya menuju dapur dimana isi dapur Agnes baru saja full karena siang tadi berbelanja.


Hadi sedang mengambil pisau dan memainkannya sebelum Halim memilih angkat suara.


"S-saya gak bisa masak, Bang," ujar Halim yang membuat Hadi menancapkan pisau tersebut di talenan.

__ADS_1


Srt!


Halim terdiam, Hadi kemudian menatapnya dengan lirik ekor matanya. "Makanya belajar dari sekarang, nanti kalau istri kamu sakit, gimana? Masa sakit-sakit harus masak."


"I-iya Bang," jawab Halim ragu.


Hadi beranjak menuju kulkas dimana disana banyak terdapat makanan segar, mata Hadi kemudian melirik sebuah dada ayam di dalam kulkas tersebut.


"Mau buat sate taichan tapi malas musiknya apalagi bakarnya, buat seadanya ajalah," Hadi mengambil dada ayam yang masih terbungkus plastik tersebut kemudian melemparkannya ke Halim. "Tangkap, Lim!"


Halim yang dimaksud segera menangkap dada ayam tersebut kemudian menaruhnya di meja counter dapur.


Setelah mengambil dada tersebut, Hadi segera menutup kulkas kemudian kembali menuju Halim, Hadi tidak mengambil bahan dapur lain karena semuanya sudah ada di meja counter.


Sementara itu Hadi sendiri segera mengambil talenan tadi dan memotong dua buah dada ayam untuk dipotong.


Setelah memotong, Hadi kemudian menaruhnya di dalam mangkuk dan memarinasinya dengan saus tiram dan parutan bawang putih yang tadi di parut Halim.


Sambil menunggu marinasi selesai, Halim memilih berfoto di counter dapur itu karena tepat diatas counter ada sebuah kaca besar yang entah apa fungsinya.


Setelah memarinasi, Hadi segera memanggangnya di teplon yang sudah dia isi dengan margarine, Hadi kemudian segera memanggang dada ayam yang sudah di marinasi sementara Halim hanya menatapnya diam.


Tak lama kemudian masakan mereka akhirnya jadi tapi tampak keraguan di wajah kedua pria itu melihat hasil masakan mereka.


"Cobain Lim, kalau beracun seenggaknya kamu modyar duluan," ujar Hadi yang membuat Halim menatap horor kakak iparnya itu. "Canda, cobain ini enak apa gak."

__ADS_1


Halim tampak ragu, dia menatap masakan mereka nanar sebelum Hadi mengagetkannya. "Oi! Disuruh cobain malah ngelamun, buruan."


Halim mengambil garpu kemudian mencoba taichan itu, dan benar saja rasanya di luar ekspektasi.


"Gak enak kan?"


Halim hanya bisa diam, dari beragam pertanyaan tentang tester makanan yang duluan di tanyakan oleh Hadi malah. "Gak enak kan?" Dan itu membuat Halim frustrasi.


"Udahlah buang aja, emang gak bisa masak kamu tuh Lim," ujar Hadi kemudian meraih ponselnya.


Hadi tampak menelepon seseorang sampai tak lama kemudian sambungan telepon itu terhubung. "Assalamualaikum, Aryo nanti pas kesini belikan Sate Taichan sama Mashed potato yah, uangnya Abang ganti disini."


Setelah berbincang sejenak, Hadi kemudian mematikan sambungan telepon itu dan menatap Halim kembali.


"Ini mau di apain Lim, di buang mubazir loh, kamu makan aja yah, enakin aja deh," ujar Hadi yang membuat Halim tidak bisa membayangkan harus menghabiskan makanan yang menurut Halim jauh dari kata enak.





Nih fotonya pas Hadi foto dia dapur~


__ADS_1


__ADS_2