
Para karyawan dan karyawati sibuk dengan pekerjaannya masing²...
Cuaca hari ini lumayan menguras energi terasa gerah dan panas, meski di ruangan sudah tersedia AC masih saja belum bisa mendinginkan otak yang harus bekerja keras dan giat...
"Ahh andai ada istriku" ucapku sambil mempelajari kembali beberapa berkas penting untuk di presentasikan nanti.
.
Tiba-tiba seorang wanita cantik bertubuh sintal masuk ke dalam ruangan dengan mengenakan pakaian yang sangat minim sekali.
Tidak bisa di pungkiri, semua lelaki normal akan menelan saliva saat melihat nya.
.
"selamat pagi nona, ada yang bisa saya bantu?" ucapku dengan masih terpana melihat kecantikannya.
"Ahh tidak, aku hanya iseng keluyuran di kantor ini" tersenyum genit.
"Maaf nona, jika tidak ada kepentingan silahkan keluar" tersenyum hormat layaknya menghargai seorang wanita.
"Santai mas, aku anak dari pemilik perusahaan ini dan aku bebas melakukannya" mendekati Erick tepat di sampingnya.
"Ah benarkah? maafkan saya nona, lain kali saya akan lebih menghormati anda" tersenyum dengan rasa malu sekaligus canggung karena wanita itu memandanginya dengan penuh arti.
"Tidak apa-apa, kalau di lihat-lihat kamu oke juga ternyata" ucapnya menggoda Erick.
"Haha saya hanya lelaki biasa nona" merendahkan diri di hadapan nona cantik tersebut.
"No problem, namaku Cyntia Aurelia Kusuma anak tunggal dari pemilik kantor ini" mengulurkan tangan pada Erick.
"Baiklah, aku Erick Hermawnsyah salah satu karyawan perusahaan milik ayahmu" membalas senyum.
__ADS_1
"Ow.. nama yang bagus seperti pemiliknya" tertawa kecil...
"Terimakasih nona" kembali merapikan berkas-berkas yang ada di meja.
"Ayah bilang hari ini ada meeting yang penting, bisakah aku ikut denganmu? karena aku merasa bosan" menyentuh bahu Erick.
Bagaimana ini, bisakah aku fokus pada kerjaanku jika ada wanita seksi ini di hadapanku dan ia selalu menggodaku... ucap Erick dalam hati.
"Hei, kenapa diam saja? apa kau menolak permintaanku??" terdengar seperti sebuah ancaman.
"Hmm tidak mungkin ada seorang karyawan seperti saya yang berani menolakmu nona" ucap Erick dengan canggung dan risih.
"Baiklah, siapkanlah segala sesuatunya dan ingat jangan mengecewakan ayahku dan jangan merugikan perusahaan" ucap Cyntia dengan nada menggoda.
"Baik nona, tapi tolong jangan berlebihan seperti ini" Erick menjawab dengan gemetar saat wanita itu memeluknya dari belakang.
"Ah sudahlah, fokus saja pada kerjaanmu itu... saya tekankan sekali lagi AKU BEBAS MELAKUKAN APAPUN" ucap Cyntia dengan nada kesal.
.
Erick kembali mempelajari dan berusaha menguasai materi yang sudah terpapar di berkas itu, sementara Cyntia asyik dengan ponselnya dan duduk di sofa yang terletak di pojok ruangan... Terlihat ia sedang berpose cantik plus nakal saat berselfie dengan memperlihatkan belahan dada nya.
.
.
Setengah jam berlalu, Erick sudah matang dengan persiapan nya ia membereskan berkas-berkas itu lalu ingin beranjak pergi dari ruangan kerjanya.
"Maaf nona, saya akan pergi ke luar untuk meeting.. permisi" ucap Erick dengan nada sopan dan menghargai wanita itu.
"Aku akan ikut denganmu" bergegas mengambil tas imutnya lalu berjalan mendahului Erick.
__ADS_1
.
Setelah sampai di halaman kantor Erick segera menuju mobil, tetapi tetap di buntuti oleh Cyntia. Wanita itu benar-benar menggoda.
Cyntia memutuskan untuk ikut bersama Erick dan satu mobil, dengan kecepatan lumayan tinggi Erick telah sampai di Caffe Harmoni sesuai persetujuan awal bahwa meetingnya di Caffe tersebut.
Tanpa di beri aba-aba Cyntia dengan lihai berlenggak lenggok di samping Erick dan sesekali ia tersenyum nakal.
.
Jam menunjukkan pukul 13:20 dan meeting akan segera di mulai, Erick dengan wibawanya membuat cyntia terpana saat ia menjelaskan beberapa berkas kepada lawan bicaranya.
Sungguh pria idaman, aku harus mendapatkanmu untuk menemaniku... Cyntia melamun melihat seorang Erick.
.
14:10 meeting telah usai.
"Senang bekerja sama dengan perusahaan anda, kami semua setuju dengan proyek ini" ucap seorang lelaki paruh baya itu dengan senyum mengembang...
"Baik pak, senang bertemu dan bekerjasama dengan kalian" ucap Erick tak kalah dengan senyum lebarnya.
.
Setelah semua beres, Erick segera kembali ke kantor bersama Cyntia lalu pulang ke rumah dan tak lupa ia membeli makanan untuk istri kesayangannya.
Marhaban yaa Ramadhan❤️❤️❤️❤️
Maaf reader author baru sempat up date🙏
Di tunggu yaa jejak kalian di komenta😘😘
__ADS_1