Semoga Jodohku Kamu

Semoga Jodohku Kamu
Part 91 Berkunjung Ke Kota B


__ADS_3

Jam 06:25 aku terbangun dari tidurku, ku dapati suamiku masih mendengkur keras di bawah tubuhku...


Aku membiarkannya larut dalam mimpi indahnya..


Segera aku bangkit, dan turun ke bawah menuju dapur.


.


Di sana sudah berdiri tegap bidadari tak bersayap, ya siapa lagi kalau bukan mama Ratih.


Mama selalu on time bangun pagi dan menyiapkan sarapan untuk makan bersama...


Ku dekati mama, ku sapa dengan sopan dan lembut..


"Good Morning mam" ucapku mendekati mama...


"Morning too sayang, udah bangun??" ucap mertuaku...


"Hee iya ma, maaf Yuna kesiangan mam" aku menggaruk² kepalaku yang tidak gatal..


"Hahaha gak apa² sayang, suamiku masih ngorok ya??" ucap mama sambil tersenyum....


"Iya ma, mungkin mas Erick kecapek an" jawabku seadanya..


"Ya sudah, kalau kamu masih terasa capek kamu istirahat aja sayang" ucap mama mertuaku itu..


"Ahh gak kok ma, aku mau bantuin mama aja deh sekalian belajar masak mam"


"Oke boleh, nih kamu bantu ngulek bumbu² ini ya" menyodorkan bumbu yang sudah tertata di mangkuk...


"Oke siap mam" ucapku semangat...


Yuna pun terus mengulek bumbu² itu agar halus...


Seketika air mata keluar tak di sengaja.


Aku bukan calon mama yang baik, wajar saja Allah mengambilmu lebih dulu baby... Yuna menangis tanpa diketahui mama...


Menangislah sepuasmu Yuna, mama tidak akan tahu ataupun curiga, karena bumbu² ini juga lazim membuat orang mengeluarkan air mata...ucap ku dalam hati.


.


Setelah selesai membantu mama aku pergi ke kamar ku, ternyata suamiku sudah rapi dengan pakaiannya...

__ADS_1


Aku menghampirinya, dan bertanya² kira² mau kemana pagi² begini sudah meching🤔


.


"Mas, rapi banget mau kemana sih?" tanyaku penasaran..


"Mau cuci mata dong" hehe.. Erick terkekeh kecil..


"Maksudnya??" ucapku pada suamiku.


"Cari pemandangan baru dong yank" ucapannya semakin mengusik hati gadis kecil...


"Apa mas mau cari wanita lain?? jawab?" ucapku setengah jengkel.


"Emang boleh yank?" suamiku malah balik bertanya...


"Mas jawab saja pertanyaanku, jangan malah beri pertanyaan balik!!" gadis kecil terlihat marah...


"Haha istriku sensitif sekali" tersenyum puas..


"Lalu.. mau kemana??"


"Ke rumah bunda sayang, mas kangen masakan bunda" jawabnya santai..


"Bersiap²lah sayang, mas menunggumu di bawah"


"Ta.. tapi mas!" ucapku terbata...


"Kenapa sayang, kenapa sedih??"


"Bagaimana jika ayah dan bunda kecewa padaku, pada kita mas?"


"Sayang, kita akan hadapi bersama" ucapnya tegas.


"Baiklah mas, aku menurut saja"


"Yaudah jangan sedih lagi, cepet mandi ntar keburu macet"


"Iya mas"


.


.

__ADS_1


*OTW*


Udara masih sangat segar, pemandangan kota juga menyejukkan mata..


Aku, mas Erick, dan mama sedang dalam perjalanan ke kota B.


Ada rasa penyesalan dan rasa bersalah menyelimuti hatiku...


Aku coba ikhlas dan pasrah, ini semua takdir Tuhan...


Kita bisa mengubah nasib namun tak kan bisa mengubah takdir Tuhan...


Kamu bisa Yuna, kamu harus kuat!! ucapku dalam hati menyemangati diriku sendiri...


.


.


**Kota B**


"Mas, singgah bentar di supermarket depan ya"


"Iya sayang" melirik ke arah istrinya...


"Sayang, temenin aku" ucap gadis kecil dengan suata manjanya..


"Asyiap nenek lampirkuh" segera turun dari mobil dan menggandeng istrinya...


"Mam, kami ke dalam dulu ya" ucapku berpamitan...


"Iya nak, segeralah kembali" ucap wanita paruh baya itu...


"Oke siap mam" ucap mas Erick dengan santai...


.


.


Akhirnya selesai membeli beberapa cemilan, aku dan suamiku kembali melanjutkan perjalanan yang tinggal beberapa menit lagi akan sampai ke rumah ayah Wijaya...


Happy Reading guys😍😍


Jangan lupa vote yaa biar author semangat nulisnya🙈🙏

__ADS_1


__ADS_2