Semoga Jodohku Kamu

Semoga Jodohku Kamu
Part 105 Welcome to my House


__ADS_3

Pagi-pagi sekali mama sudah siap dengan segalanya, mas Erick mengantar mama ke terminal...


Sebelum berangkat mama berpamitan kepada kami berdua.


...


"Sayang, kalian baik-baik ya di rumah jangan bertengkar... mama selalu mendo'akan yang terbaik. Dan kamu Erick, jaga Yuna seperti kamu menjaga mama... oke sayang" pesan mama Ratih.


"Iya ma pasti, Erick akan menjaga istri Erick sepenuhnya" jawab Erick.


"Iya mama jangan khawatir, jangan terlalu memikirkan kami, aku dan mas Erick akan baik-baik saja ma" jelas Yuna meyakinkan mama.


Akhirnya mas Erick mengantar mama ke terminal. Sedangkan aku masih berada di rumah untuk mempersiapkan dan mengecek segala sesuatunya yang akan kami bawa ke rumah kami nanti.


....


Sekitar satu jam lebih, mas Erick sudah tiba kembali di rumah.


Tak memberi jeda suamiku langsung memasukkan segala keperluan kami ke dalam mobil, aku pun ikut membantu membawa barang-barang yang dimungkinkan untuk aku jinjing.


...


Kamipun berangkat, tak lupa kami membaca do'a agar selamat sampai tujuan.


Sepanjang jalan terlihat sunyi, tidak ada anak-anak yang bermain di pinggiran kota, tidak ada lagi tukang ice cream, bakso bakar keliling, mie ayam keliling, dan bahkan warung-warung makan terlihat sepi karena menghindari keramaian.

__ADS_1


...


30 menit kemudian... aku dan suamiku sampai ke rumah kami yang kecil, simpel dan terlihat lumayan mewah. Aahhh aku sangat merindukan rumah ini, banyak kenangan cinta yang kami lewati di rumah ini.



Rumah ini sudah cukup mewah bagiku dan suamiku, aku merasa sudah sempurna hidup bahagia bersama suamiku, di tambah lagi jika ada kehadiran seorang baby yang akan membuat rumah ini lebih ramai. Aku pasti lebih bahagia lagi.


Mas Erick langsung membawa masuk semua barang-barang kami, sedangkan aku terlebih dahulu membersihkan rumah dan kamar.


Setelah selesai merapikan, aku dan suamiku memesan makanan via delivery karena di rumah ini segala bahan masakan masih kosong.


....


"Sayang, mau pesan makanan apa?" ucap mas Erick.


"Haha rindu kok sama makanan, sama mas mu ini dong" mengedipkan sebelah mata.


"Kamu tidak memberiku waktu untuk merindukanmu mas, karena kamu selalu ada di sisiku sayang" jawabku menyangkal pernyataan mas Erick.


"Istri yang cerdik" suamiku menyentil pangkal hidungku dengan gemas...


.


20 menit kemudian kurir dari restaurant om Herlambang sudah sampai di depan rumah.

__ADS_1


Segera suamiku mengambil dan membayar cash.


"Sesuai pesanan, 2 porsi nasi ayam geprek plus jus mangga 2 cup" ucap seorang kurir dengan senyum ramah...


"Ah baiklah terimakasih" Erick menyerahkan selembar uang berwarna biru.


"Terimakasih mas, ini kembaliannya" menyodorkan uang kertas 10 ribuan.


"Kembaliannya ambil saja mas, semoga berkah ya kerja mas nya" ucap Erick.


"Makasih banyak mas, semoga rezeki selalu menyertai setiap usaha mas"


"Semoga mas, Aamiin"


....


Si kurir pun berlalu pergi dan melaksanakan kembali aktivitasnya mengantar pesanan para konsumen. Suamiku pun kembali ke dalam rumah membawa bungkusan berwarna hitam berlebel khas restaurant om Herlambang.


Sesampainya di ruang makan, aku dan suamiku lanjut menikmati makan siang ini dengan lahap. Karena terlalu pedas, berkali-kali aku menitiskan air mata kelezatan akibat pedasnya ayam geprek ini.


Terkadang suamiku sampai menahan tawa melihatku yang makan sambil menangis.


Happy reading😘😘😘


Semoga kita sehat semuaaa❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote yaah biar author semangat berkarya😊🙏


__ADS_2