
Setelah 2 minggu berlalu, kini saatnya mengetahui apakah Yuna lulus atau tidak. Hari ini adalah dimana hari Yang di tunggu² dan sekaligus hari yang menegangkan antara bahagia dan takut kecewa.
Kini telah ada bunda, ayah, dan kak Erick yang setia menemaniku, mereka selalu menyemangati dan menasehatiku tanpa lelah.
Semoga hasilnya memuaskan dan tidak mengecewakan kalian semua.
"Sayang, jangan gugup begitu.. aku yakin kamu pasti lulus, ucap Erick menenangkan kegelisahan kekasihnya"
"Semoga ya kak, aku tak ingin mengecewakan kalian" melirik ke arah ayah dan bunda..
"Kamu pasti lulus sayang jangan tegang begitu" ucap bunda yang terus menyemangatiku.
"Iya Yuna, perjuangan tak akan mengkhianati hasil" Ayah semakin membuat aku percaya bahwa aku akan lulus.
"Iyaa aku sayang kalian semua, aku tidak akan membuat kalian kecewa" Aku tersenyum lega...
.
.
Di mading sudah banyak para siswa/i berkumpul, mereka semua masih asyik memandangi mading dan mengecek nama mereka masing².
Aku pergi di kerumunan orang banyak, semua teman² ada disana melihat di mading. Masing² nama yang lulus sudah tertera disana.
Kini kak Erick menemaniku menghampiri kerumunan orang banyak itu, kami menyelinap dan akhirnya berkat doa dan usaha ku selama ini tak sia² aku dinyatakan lulus... Alhamdulillah.
Kini kak Erick memelukku dan tersenyum bangga padaku, aku sungguh bahagia hari ini.
Kami berdua segera pergi dan menghampiri ayah dan bunda yang menunggu di mobil.
__ADS_1
.
.
"Alhamdulillah ya sayang, akhirnya aku lulus SMA ucapku sambil menatap wajah kekasihku"
"Iyaa sayang, aku bangga padamu"
"Aku juga bangga padamu yank.. ini berkat bantuan dan do'amu juga"
"Hmm iyaa sayangkuh... (Erick melebarkan senyumnya) "
Aku pun tiba di mobil, langsung ku peluk ayah dan bunda. Mereka menatapku dengan penuh kebingungan, akhirnya mereka memutuskan untuk bertanya apa hasil akhir atas perjuanganku selama ini.
"Sayang.. bagaimana hasilnya, ucap bunda"
"Wah syukurlah nak, bunda bangga padamu sayang... mengecup dan memeluk Yuna"
"Sebagai hadiah dari ayah, kamu bebas pilih kuliah di universitas mana saja yang kamu mau"
"Wah benarkah yah?? aku bahagia sekali"
"Tentu, tapi sebaiknya kalian segera menikah agar kamu ada yang menjaga dan tak di ganggu oleh pria² hidung belang di luar sana"
"Ta... tapi yah, apa tidak terlalu terburu²?"
"Niat yang baik akan lebih baik bila segera di laksanakan sayang, nikah itu juga termasuk ibadah yang paling mulia, ayah menjelaskan padaku"
"Iyaa sayang, aku akan mencintai dan menyayangimu dengan sepenuh jiwa ragaku, kalau masalah materi jangan khawatir, aku masih mampu membiayai semua kebutuhmu.. apa kamu bersedia sayang?? Erick menatap kekasihnya lekat²"
__ADS_1
"Aku bersedia sayang, aku hanya menginginkan kamu sebagai pendamping ku, aku percaya kamu akan membahagiakanku dan tidak akan menyakiti aku. Kamu adalah lelaki terhebat setelah ayahku.. tersenyum kepada Erick"
"Hmm sebaiknya kita bahas di rumah saja nak, oh iya kita akan bicarakan masalah ini dengan mama Ratih juga, ajaklah dia ke rumah nak"
Bunda menyuruh kak Erick agar membawa mama Ratih ke rumah..
"Iya bunda, secepatnya mama akan pulang dan aku akan datang ke rumah bersama mama"
"Syukurlah, semoga Tuhan merestui rencana baik kita yaa sayang" bunda membelai rambut ku dengan penuh kasih sayang...
"Iyaa bunda, semoga.. terimakasih kalian semua sudah menyayangi Yuna dengan sepenuh hati"
"Ini adalah suatu kewajiban dan keharusan sayang, semua orang tua akan menginginkan anak²nya bahagia... Ayah membelai rambutku dengan lembut"
.
.
Setengah jam berlalu, akhirnya kami tiba di rumah. Kami segera masuk bersamaan, ayah dan bunda memilih untuk langsung tidur, sementara aku dan kak Erick masih ingin ngobrol² dan menghabislan waktu berdua.
Aku mengajaknya menonton drama Korea yang ada di laptopku, hingga aku tertidur di pangkuannya...
Hari ini adalah motivasi agar esok lebih baik, dan seterusnya akan semakin baik lagi 😊
Terimakasih kakak² yang setia mampir di SJK Jangan lupa like and favoritkan😘🙏
Biar gak ketinggalan new episode 😉
❤️❤️❤️❤️❤️🤴👸❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1