
Pukul 11:49 aku dan mas Erick selesai makan siang, kembali ku bereskan meja makan dan dapur.
Mas Erick tidak membantuku, karena ia baru saja mendapat telfon dari bos bahwa akan ada meeting mendadak via online.
Mas Erick dengan siaga mempersiapkan segala sesuatunya untuk bahan presentasi nanti.
.....
Selesai beres-beres, aku kembali ke kamar untuk menemani mas Erick. Ku lihat dengan saksama wajah tampan itu, ku hampiri dan aku duduk di samping suamiku.
Aku memberikan semangat pada suamiku, dan aku memijit pundak suamiku.
Saat meeting akan segera di mulai aku duduk menjauh dari suamiku, aku takut menganggu konsentrasi mas Erick.
.
Aku memutuskan untuk menghubungi bunda, karena aku sangat merindukannya... sudah lama aku tidak menjenguk ayah dan bundaku.
By Video Call aku melepas rindu pada keluargaku yang ada di kota B.
Tuthhh..... Tuthh...
Terhubung...
"Hallo, Assamu'alaikum bun" ucapku menyapa bunda.
"Wa'alaikumussalam sayang, kamu apa kabar Yuna??" jawab bunda di seberang telefon.
"Alhamdulillah Yuna baik-baik saja bun, bunda gimana kabarnya?" tanyaku pada bundaku.
"Alhamdulillah bunda sehat, kapan ke rumah bunda sudah sangat rindu padamu nak" ucap bunda dengan nada sedih...
"Iya bunda nanti Yuna sama mas Erick usahain ya main ke sana" jawabku menahan tangis.
__ADS_1
"Kok kamu sendirian, mama Ratih sama suamiku mana nak?"
"Mama kemarin pulang kampung bun, mas Erick ada di kamar lagi meeting online" jawabku seadanya.
"Hmm yaudah kamu baik-baik yah di sana, jangan berantem sama suami.. nurut dan gak boleh ngelawan" pesan bunda di penghujung telfon.
"Iya bunda, makasih udah nasehatin Yuna... oh ya kirim salam buat ayah, Yuna sangat merindukannya"
"Iya sayang, nanti bunda sampaikan"
.....
Rindu pun sedikit banyak sudah terobati, meski tidak secara langsung... setidaknya melihat wajah bunda sudah mampu mengobati rasa rindu yang selama ini bergelut di relung hati dan fikiran.
.
Sambil menunggu mas Erick selesai meeting, aku memilih menonton TV serial Drama Korea kesukaan ku.
Biasanya mas Erick selalu di sampingku, menemani aku nonton...
....
30 menit kemudian..
Mas Erick sudah berada do samping gadis kecilnya, memeluk hangat sambil berbisik menggelitik di daun telinga istrinya.
"Sayang, lagi ngapain?" Erick berbisik di telinga istri kecilnya.
"Gak ngapa-ngapain mas, lagi nonton Drama Korea aja nih" jawabku menahan geli.
"Kenapa, kamu mau juga adegan yang kayak gitu?" ucap Erick semakin mengeratkan pelukannya.
"Apaan sih mas, modus banget ih"
__ADS_1
"Tapi kamu menghayati banget nontonnya, mas kira kamu kepincut sama oppa-oppa Korea nya haha" ledek Erick.
"Gak mungkin dong mas, oppa aku kan kamu sayang"
"Masa sih??" Erick mengernyitkan kening.
"Iya serius tauu..."
....
Mereka berdua menghabiskan waktu dengan bermesraan di sofa. Di sela-sela kemesraannya, Erick terbuai nafsu panasnya... Ia semakin agresif bermain hot di tubuh gadis kecil, tak menyadari hampir saja ia ingin memakan Yuna dengan ganas.
"Sayang hentikan!! aku belum suci" ucap Yuna pada suaminya.
"Harus berapa lama lagi mas menunggu sayang, mas rindu banget sama itu... " melirik area sensitif istrinya.
"Mas 2 hari lagi yaa, sabar dong sayang" haha... Yuna menertawakan Erick dengan gemas.
"Kenapa lama sekali sayang"
"Mas, kamu boleh melakukannya kecuali di gua itu" jelas Yuna.
"Yah, sayang banget dong gua nya di anggurin" gerutu Erick sambil terus menyentil hidung istrinya.
"Haha mas ada-ada aja deh, gua nya mau di servis dulu biar kamu makin betah nanti di sana sayang" ucap Yuna bergurau.
"Hahaha istriku sungguh menggemaskan"
"Iya dong, I love You mas" ucap Yuna.
"I Love You Too my honey" emmuach... Erick mengecup hangat bibir istrinya.
...
__ADS_1
Happy reading bebπππππππ
Jangan lupa like dan vote yah biar author makin giat up nyaaππ€