Semoga Jodohku Kamu

Semoga Jodohku Kamu
Part 49 Menepati Janji


__ADS_3

*Jam 09:21 Yuna dan Erick turun ke bawah setelah sekitar satu jam mereka melepas rindu di kamar.


Mereka akan makan bersama Ayah dan bunda. Breakfast??


Mungkin Antara Breakfast and Lunch*.


**Meja Makan**


Ayah dengan lahap menyantap makanan yang di sediakan oleh bunda.


Menambah nasi dan lauk pauk, lagi dan lagi.


Memang masakan bunda tiada duanya😋


Aku segera mendekat ke arah meja makan bersama tunanganku, ya siapa lagi kalau bukan kak Erick.


Ayah dan bunda begitu harmonis, tidak pernah ada cekcok di rumah ini. Kehangatan dan kasih sayang mereka sepenuhnya ku dapatkan, itulah yang membuatku betah di rumah dan sangat menyayangi mereka.


Pagi bund.. Yuna menyapa bunda yang tengah asyik menyantap makanan buatannya.


Pagi... sayang, sini sarapan bareng.


Iya bund, Yuna menjawab singkat.


Ayah masih terus melahap makanan lezat itu, tak lupa ayah mempersilahkan kak Erick untuk makan bersama dan duduk di samping kursinya.


Erick.. sini, silahkan duduk.


Iya terimakasih yah, Erick menjawab sopan.


*Mereka melanjutkan aksinya, makan bersama. Tidak banyak perbincangan di kala itu, sebab jika bicara terus²an ketika masih makan takutnya tersedak. Selera makan pun jadi hilang tentunya.


Setelah selesai makan, Ayah bertanya kepada ku dan kak Erick*.


Ehm, kalian mau kemana??


Jalan² saja yah keliling² kota ini, itung² menepati janji pada Yuna hehe jawab Erick


Janji?? (Ayah seolah bingung dan penasaran)


Hehe biasa yah, kak Erick jahil sih..yaudah deh Yuna kerjain aja sekalian.


Haha kamu ini, dasar manja..kasian nak Erick, bolak balik kesini cuman nurutin keinginan konyol mu.

__ADS_1


Ga papa kali yah, kan kak Erick juga gak keberatan. Iya kan yank... (melirik ke arah Erick)


Iya sayang, iya yah Yuna benar.. aku baik² saja dan aku senang melakukannya untuk Yuna.


Baiklah, terimakasih nak Erick kamu telah menjaga putriku dengan tulus (menepuk bahu calon mantunya)


Iya yah, selama aku masih bernafas.. selama itulah aku akan menjaga putrimu dengan sungguh². Ayah jangan khawatir, Yuna aman bersamaku hehe


Iyaa Rick, ayah percaya padamu!


Yaudah yah, aku sama Yuna izin keluar yaa


Yaudah sana, kalian hati²


Baik yah, Yuna menyalami ayahnya dan Erickpun melakukan hal yang sama


*Mereka tidak pamit dengan bunda, karena bunda masih bergelut dengan pekerjaannya di dapur.


Kini mereka berada dalam mobil, dan akan keliling² di kota B.


Sepanjang jalan, Yuna bermanja kepada kekasihnya.


Tidak ada lagi sesuatu yang di sembunyikan di antara mereka berdua.


Ponsel Yuna adalah ponsel Erick, begitupun sebaliknya*.


*Karena hobby Yuna adalah makan dan makan, makan kali ini mereka akan pergi ke caffe yang ada di pusat kota.


Jam kini menunjukkan pukul 16:30 perut sudah keroncongan, mereka akan melanjutkan niatnya untuk mencoba menu di caffe itu.


Caffe itu sangat ramai, karena terkenal dan sangat populer, mereka memarkirkan mobil lalu masuk ke dalam.


Bukan hanya menarik, caffe itu juga terkesan romantis, dengan kelap kelip lampu yang indah, hiasan yang menawan, para pelayan caffe yang ramah dan sopan, itulah yang membuat orang² betah di sana.


Aku dan tunanganku memilih duduk di meja no 16.


Seketika itulah pelayan memberikan rasa hormat pada kami, dan bertanya apa yang ingin kami coba di sana.


Aku dan kak Erick memutuskan untuk memakan steak dan pitza, jus jeruk dan alvucado.


Tak butuh waktu lama, pesanan pun datang. Aku dan tunanganku makan dengan lahap.


Setelah terasa kenyang, kami memutuskan untuk segera pergi dari caffe dan tak lupa kak Erick membayar semua makanan tadi.

__ADS_1


Kini hari semakin sore dan akan senja, aku dan kak erick melanjutkan perjalanan*.


"Sayang.. sekarang kamu mau kemana?"


"Ke pantai kak, di ujung kota ada pantai yang sangat indah, aku mau menikmati senja bersamamu yank.. "


"Baiklah, let's go"


Dengan kecepatan penuh Erick mengemudi mobil nya agar cepat tiba di lokasi.


Bagai seorang pembalap, kini mereka berdua sudah tiba di pantai itu.


"Aaaa indahnya, sungguh indah ya kak?"


"Iya sayang, memeluk kekasihnya"


"Sayang, tetaplah seperti ini tidak pernah bosan dengan sifat dan permintaanku"


"Aku janji, aku akan selalu memprioritaskan dua wanita yang sangat berharga dalam hidupku, mama dan kamu"


"Iya sayang aku percaya padamu, emmuach 😘"


*Sebuah kecupan mendarat di bibir kasar itu,kali ini Yuna lebih duluan melakukannya.


Mendapat lampu hijau tentu saja membuat Erick membalas ciuman itu dengan gemas dan mesra.


Kini mereka saling berpagutan,beradu lidah dan sesekali menggigit bibir tipis itu.


Indahnya senja ini,bersamamu orang yang tersayang.


Tak henti²nya Erick membelai rambut kekasihnya itu, sambil menciumi tangan gadis kecilnya.


Kini posisinya Yuna berbaring di paha tunangannya, sungguh nikmat senja hari ini.


Hampir satu jam mereka bercumbu mesra di pantai itu.


Dan harus pulang karena takut ayah dan bunda khawatir*.


Ini baru pagi menuju senja, malam nanti beda cerita lagi guys🙈🙈


Terimakasih Yang udah setia baca SJK❤️


Jangan lupa like, comment, vote, favoritkan

__ADS_1


Terimakasih🙏


__ADS_2