Semoga Jodohku Kamu

Semoga Jodohku Kamu
Part 98 Manusia Kentang


__ADS_3

Beberapa minggu kemudian...


Ponsel suamiku berdering.


Drrrtt... drrt...


Riko


...


"Hallo bro, apa kabar" ucap Riko.


"Assalamu'alaikum kak, alhamdulillah baik" ucapku menjawab.


"Ehh iya wa'alaikumussalam, elo Na...Erick kemana?" ucap kak Riko.


"Mas Erick ada di kamar mandi kak, ada perlu apa ya??" tanyaku pada sahabat suamiku itu.


"Gue mau undang kalian, lusa pertunangan gue sama Fitri...kalian harus dateng ya" ucap kak Riko.


"Wah mendadak sekali... InsyaAllah kak, ntar aku sampein kabar baik ini ke mas Erick"


"Yaudah Na thanks ya, salam buat Erick"


"Your'e welcome, okey kak"


"Okey"


.


Tuth...pembicaraan itu berakhir...


Erick telah usai dengan kegiatan mandinya, kini ia duduk di tepi ranjang.


"Sayang, lagi ngapain" ucapnya menyapa istrinya.


"Ini mas, tadi kak Riko telfon kamu" jawabku.


"Owh ada apa? tumben si manusia kentang inget gue!!" ucap mas Erick sambil tertawa.


"Ada kabar gembira dari kak Riko mas" jawabku sambil menyodorkan setelan pakaian kepada suamiku.


"Aa terimakasih istriku, oh ya kabar gembira apa sayang??" ucapnya sambil tersenyum.


"Lusa pertunangan Riko dan Fitri mas" jawabku singkat.


"Wah benarkah??" setengah tidak percaya.

__ADS_1


"Iya sayang" aku membantu suamiku mengeringkan rambutnya menggunakan hair dryer milikku.


"Okey, penampilan kita harus lebih menarik dari mereka sayang" ucap mas Erick.


"Iya.. ya, terserah mas saja" ucapku mendukung siasatnya.


.


.


15 menit kemudian...


"Sayang, mas pergi kerja dulu ya.. kamu hati² di rumah" cup... Erick mengecup mesra kening istrinya.


"Iya mas, mas juga hati² ya" ucapku sambil mencium tangannya.


"Iya sayang, daa✋"


"Iya mas😊"


Setelah selesai bersiap² Erick segera menelpon sahabatnya.


"Bro, jadi lo ngelamar si Fitri?" ucap Erick to the point.


"Jadi Rick, gue dah mantep banget sama tu cewek, nyaman"


"Giak Lo, biar tampan preman begini tapi berhati ustadz bro!" sanggah Riko.


"Iya deh gue percaya, jam berapaan lusa??"


"Jam 09:30 pagi, di gedung Narayya 42 lantai 5" jelas Riko.


"Oke deh, yaudah gua mau ngantor dulu.. bye!!"


"Iyadeh pak Erick hahaha"


"Haha gak waras lo"


"Auk ah"


Percakapan mereka terhenti, kini mas Erick akan melajukan mobilnya menuju kantor.


Aku membantu suamiku membawa tas kerjanya, ku cium tangannya dengan hormat. Ia pun membalas mencium mesra di keningku.


Aku tersenyum mengiringi kepergiannya, ku tatap mobil berwarna hitam pekat itu...


Setelah tak terlihat, aku kembali masuk ke dalam rumah membantu mama Ratih, mertuaku.

__ADS_1


.


"Mama" sapaku...


"Iya nak, Erick udah pergi?" tanya nya padaku.


"Iya ma, udah barusan.. oh ya sini biar Yuna bantuin mama"


"Ya baiklah, lakukan saja apa yang kamu suka nak.. aku mama mu dan rumah ini juga rumahmu, jadi jangan pernah sungkan untuk melakukan sesuatu" jelas mama.


"Iya ma, terimakasih" ucapku.


.


.


Jam menunjukkan pukul 15:42, suamiku sudah pulang...


Aku menyambut kedatangannya dengan penuh kehangatan, ku bantu suamiku membawa beberapa berkas penting.


"Terimakasih istriku" ucapnya dengan nada lembut.


"Iya mas, ini adalah kewajibanku" ucapku tersenyum.


"Tetap saja, terimakasih sudah menyambutku dengan hangat" mengedipkan sebelah matanya.


"Aah sudahlah mas, tidak perlu berterimakasih begitu" ucapku.


"Haha iya sayang"


....


"Sayang, ini kopi nya" aku membawa nampan dan meletakkan secangkir kopi di meja samping tempat tidur.


"Istri yang pengertian" cup... Erick mencium pipi istrinya.


"Mas... ih modus banget" ucap Yuna sambil menahan rasa malu.


.


Sore itu mereka nikmati bersama dengan penuh kehangatan.


Happy reading guys😍😍


Sorry yaa readerkuh SJK baru sempat up🤗


Semoga sukaa😋😋

__ADS_1


__ADS_2