
*Semoga Jodohku Kamu*
Suasana di sore hari begitu indah nan sejuk dipandang, mentari yang setengah tenggelam, langit yang berwarna jingga...memberikan nuansa indah tersendiri.
Menggambarkan perasaan yang tak bisa dilukiskan, dan tak bisa dijelaskan.
Hmmm indahnya senja ini, walau sendiri tapi aku menikmatinya... apalagi bila berdua?
Bagaimanakah rasanya??
sungguh aku masih terlalu labil untuk berkomitmen tentang CINTA!
Ahh apa harus aku mencari teman hidup, yang bersedia menemani hingga akhir hayat jiwa raga ini.
Ada benarnya juga apa yang dikatakan mama aku juga manusia normal, terkadang aku merasa kesepian!! ahh sudahlah semuanya terasa "Rumit". Bathin Erick.
.
"Lebih baik aku on sosial media..hihi
Sedikit banyak pasti akan menghibur" gumam Erick yang tengah fokus menatap layar ponselnya.
Yuna menyukai postingan anda
1 menit yang lalu
Anak kecil ini, apa mungkin aku menyukainya??
Tuhan... izinkan aku jatuh cinta satu kali saja, agar aku tak melukai dan tak terluka kembali oleh CINTA!! Gumam Erick sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
"Sadar Erick!! Yuna itu masih anak ABG, bocah banget...!" gerutu Erick dalam hati.
Tiba-tiba mama Ratih masuk ke kamar, dan segera duduk di samping anak bungsu kesayangannya.
"Ehh sayang kok kelihatan lesu gitu, ada apa sih nak ayo cerita ke mama.. siapa tau mama bisa bantu" ucap mama Ratih.
"Mam.. aku kepikiran sama perkataan mama. Apa aku harus mencari pendamping hidup??
Secepat inikah aku menghabiskan masa muda ku ma??" tanya Erick dengan ekspresi yang sulit diartikan.
__ADS_1
"Nak tiada yang memaksamu untuk terburu-buru, mama hanya ingin kamu mempunyai teman perempuan yang siap untuk menemanimu dari nol hingga kamu sukses kelak. Artinya, kamu gak harus menikah sekarang kok... cari dan dekatilah wanita pilihanmu, bimbing dia, bila kamu merasa dia cocok bisa menerima kelebihan dan kekuranganmu, barulah kalian lanjut ke arah yang lebih serius nantinya, yaitu dengan menikahinya!!" jawab mama.
"Iyadeh ma makasih mam udah dukung Erick.. Muaachh" Erick mengecup tangan mamanya.
"Sama-sama sayang, yaudah mama capek mau istirahat dulu ya... kamu jangan melamun terus, perjalanan hidup kamu masih panjang.
Semangat dong anak mama, gak boleh sedih begitu.. oke?" mama menyemangati anak kebanggaannya.
"Oke siap mam" jawab Erick singkat.
.
Yaudah deh mending chat an dulu siapa tau dapet calon mantu buat mama hihi... Erick membathin.
"Assalamu'alaikum dek" pesan dari Erick.
"Wa'alaikumussalam kak" balas Yuna singkat.
"Kamu lagi apa?" tanya Erick.
"Lagi duduk aja ni kak sambil menikmati indahnya senja, btw kakak sendiri lagi apa?" balas Yuna balik bertanya.
"Sama kok, lagi menghabiskan waktu kosong menikmati indahnya senja" jawab Erick.
"Jodoh kali hehe. Alhamdulillah lancar aja kok, ya biasalah anak kuliahan bebannya hanya banyak tugas ini itu, beda dosen beda selera, beda pula tugas kuliahnya" jelas Erick.
"Bisa aja sih kak, modus!"
"Gak papa modus dulu, siapa tau jadi kenyataan!" jawab Erick dengan konyolnya.
Chat pun telah berakhir, karena Erick akan segera mandi begitu juga si gadis kecil.
*Suasana rumah Yuna*
"Ehh dek kenapa lo senyum-senyum sendiri, halu lo yaa??" seru Syila.
"Apaan sih kak, gak bisa liat adek lo seneng dikit apa, ha?" Yuna menjawab sedikit kesal.
"Ya bukannya gitu.. aneh aja gue liat lo, senyum-senyum sendiri gitu" jelas Syila.
__ADS_1
"Aku tu lagi seneng banget kak, ada cowok baik, ganteng, perhatian, nilai plus nya dia tu asyik orang nya... gak garing deh" jawab Yuna dengan semangat 45.
"Oke, gue dukung apapun kegiatan lo baik itu dunia sekolah, pergaulan, seni, bahkan tentang pribadi lu terserah aja, tapi inget lakukanlah sesuatu itu sesuai kewajiban dan porsinya, intinya jangan berlebihan dek" Syila menasehati adik kesayangannya.
"Oke siap kak" jawab Yuna dengan tersenyum lebar.
**Malam Hari**
"Yah, bund.. hmm besok kan weekend gimana kalau kita jalan-jalam kerumah kak Nina?" usul Yuna.
"Bunda sih terserah aja, tergantung keputusan ayah.. gimana yah? setuju??" tanya bunda Hana.
"Yaudah, besok kita jalan-jalan deh, lagipula ayah juga pengen refreshing.. bisa buntu ni otak ayah kalau isinya kerjaan kantor melulu" jawab ayah Wijaya menyetujui usul dari anak bungsunya.
.
Setelah ide cemerlangnya di setujui oleh ayah Wijaya, Yuna bergegas naik ke atas menuju kamar Syila untuk memberitahu planning besok pagi.
"Besok kan Weekend... gue, ayah sama bunda rencananya sih mau pergi ke rumahnya kak Nina.. lo ikutan gak??" tanya Yuna kepada kak Syila.
"Wah boleh juga thu ngilangin suntuk,, abis gue juga capek kali kalo kerja melulu..." jawab Syila menyetujui.
"Oke deh, siip kak" ucap Yuna.
Liat sosmed dulu ah, lumayan kan biar gak bosen.. meskipun cuman tarik ulur beranda, rebahan, ngeshare postingan orang, itu rasanya udah kenikmatan yang hakiki banget...bathin Yuna.
"Good Night" sapa Erick.
"Good night too" balas Yuna singkat.
"Kok belum tidur?" tanya Erick.
"Belum ngantuk nih kak, kakak sendiri kenapa belum tidur?" balas Yuna.
"Biasalah kakak tadi abis ngerjain tugas kuliah, kamu lagi ngapain?" balas Erick secepat kilat.
"Aku lagi santai-santai aja sih, soalnya kan besok weekend jadi gue free gak ada beban gitu kak" jawab Yuna polos.
"Oh gitu, iyalah. Hmm aku mau makan dulu deh, bye!" balas Erick.
__ADS_1
"Okedeh bye too" balas Yuna singkat.
Dikarenakan kesibukan masing-masing, akhirnya pembicaraan via chat mereka pun berakhir.