
Selamat kepada para lulusan sarjana terbaik tahun ini, tapi diantara yang baik pasti ada bintangnya yang paling baik.
Lulusan ter the best tahun ini jatuh kepada Erick Hermawansyah dari program studi Ekonomi Syariah dengan IPK 04,00
*Ternyata perjuangan tak pernah mengkhianati hasil, kini Erick berhasil mencapai target yang ia buat. Benar saja dalam waktu dua minggu kini ia telah meraih S2 nya.
Erick langsung naik ke atas mimbar yang telah di sediakan sedemikian rupa bagusnya.
Tentunya ia akan memberikan ucapan dan sedikit pesan untuk teman² dan kampus tercintanya.
Mama... aku berdiri di sini untuk mama.
Kesuksesan seorang anak tiada artinya tanpa seorang Mama, aku sayang mama!
Dam kamu Yuna, aku sangat mencintaimu! Kamu adalah gadis kecilku, yang mampu mensupport dan mendukung aku, aku senang bertemu sosok sepertimu.
Ini bukti perjuangan ku, untuk mama dan kamu sayang!
Semuanya serentak memandang ke arah Yuna yang berada di samping mama Ratih.
Mereka hanya daoat bergeleng² kepala, entah itu rasa kagum ataupun bahkan heran!
Bagaimana tidak, seorang Erick yang dikenal pria yang sudah matang pemikirannya bisa senekat itu berhubungan dengan anak SMA.
Erick langsung turun dari mimbar dan segera menghampiri mama, Yuna, ayah dan bunda.
.
*.
*Om Herlambang*
Drrt..drrt...
"Selamat ya Rick, kamu ponakan om yang paling the best! Om bangga sama kamu"
"Iya makasih ya om, om bisa aja"
"Beneran sayang, oh ya maaf om gak bisa hadir, salam buat mama ya"
"Iya om nanti Erick sampaikan, btw jangan ucapan aja dong om kado juga sekalian hehe"
"Tenang kado udah meluncur tapi seperti biasa via kurir, om gak mungkin lupa sama kamu!"
"Hehe makasih ya om, baik banget deh:v"
Kini kebahagiaan Erick twrasa lengkap meskipun papa gak ada tapi ada mama yang selalu setia berada di sampingnya.
Bukan hanya mama, kini Yuna, ayah&bunda pun ada di tengah² hari berharga ku.
Terimakasih semuanya telah menyemangati dan selalu mensuport aku, terutama mama dan kamu sayang (Yuna).
**Erick&Yuna**
"Selamat ya yank, kamu berhasil! aku bangga padamu"
"Iya sayang, aku senang kini perjuanganku sudah terbayarkan!"
__ADS_1
"Tadi ngapain...?"
"Kapan?"
"Di atas mimbar tadii...ngapain sih!"
"Memperkenalkan kepada mereka bahwa kamu calon pendamping hidupku!"
"Kenapa dunia harus tau, gak malu apa..aku ini cuman anak SMA yank"
"Kok ngomongnya gitu, apapun dan bagaimanapun kamu..kamu tetaplah yang terbaik di hatiku!"
"Ta..tapi..!"
"Udah gak usah tapi² an, intinya aku mau hidup bersamamu titik!"
"Hmmm baiklah, aku percaya padamu!"
Kebahagiaan yang begitu hakiki, dimana kerja keras selama ini telah terbayarkan. Kini hanya tinggal memikirkan dimana Erick pantas di tempatkan.
Target selanjutnya adalah kerja, kerja dan kerja!
Cari uang yang banyak, karena menjalin hubungan yang halal itu butuh uang!!
"Sayang, cepet lulus..aku mau kita nikah!"
"Apa nikah kak? Apa gak terlalu cepet??"
"Niat yang baik, lebih bagus di dahulukan yank"
"Iya terserah kamu aja sih, tergantung ayah juga"
"Iya kak, aku juga sayang sama kamu"
*Sebagai rasa syukur dan perayaan, mama akan membuat sedikit acara selamatan.
Dan mengundang keluarga Yuna, om Herlambang, serta teman² kampus.
Mama pulang lebih awal bersama ayah Dan bunda, karena ingin mempersiapkan untuk acara syukuran nanti malam.
Aku dan gadis kecilku masih asyik mengobrol dan menghabiskan waktu di kantin kampus.
Tiba² Riko dan Fitri menghampiri si genderuwo dan nenek lampir (Erick&Yuna*).
"Woy bro! Selamet ya yang IPK nya memuaskan!"
"Iya bro makasih, slamet juga buat kalian, udah berhasil wisuda bersamaan! So sweet tau gak"
"Makanya, cari calon yang seletengan kali..nih bocah lu jadiin pacar! haha Fitri tertawa lepas, ia tidak sadar bahwa perkataannya menyakiti hati Yuna"
"Muka gila lo! apa maksud lo ngomong gitu ha?"
Erick terlihat begitu emosi, dan Yuna sudah beranjak ingin pergi dari tempat itu. Tapi sempat di tahan oleh Erick, karena sebenarnya Erick juga gak terima bila ada orang yang menyakiti kekasihnya. Niatnya melarang Yuna pergi hanyalah agar Fitri minta maaf pada kekasihnya.
"Sayang, udah jnagan sedih sini duduk!"
"Ta..tapi aku gak pantes kak di sini!"
__ADS_1
"Fit, minta maaf sekarang!!"
Sebenarnya Fitri tidak bermaksud membuat Yuna tersinggung dan sakit hati.
Karena memang pada dasarnya Fitri itu baik, hanya saja mulutnya gak bisa di rem!
"Aduh yank, buat perkara aja sih..ucap Riko"
"Ya maaf yank, keceplosan gimana dong??"
"Auk ahh!"
"Heh, gue suruh lu minta maaf ke pacar gue bukan ke manusia kentang ini!"
"Santai aja dong bro! Jangan melotot gitu ntar keluar noh biji mata lu!"
"Bodo'! minta maaf sekarang juga"
"Iya deh iya, gak usah ngegas juga kali rick.
Na..maafin gue ya, sebenernya gue gak ada maksud kok ngomong gitu. Lu tau kan gue itu ceplas ceplos sumpah deh spontan aja tadi gue bilang gitu, beneran deh. Sorry ya!"
"Iya gak papa kok kak, aku ngerti aku memang cuman anak kecil"
"Ehh taoi maafin gue dong??"
"Iya aku udah maafin kok, lagipula kamu gak salah apa²"
"Makanya kalau ngomong di jaga, sekali lagi lu nyakitin hati Yuna, awas lu"
"Iya rick, ampun dah gue kagak sengaja"
"Udah lah kak, pulang aja ayok aku gak bete!"
"Iya sayang, Ko..Fit gua cabut duluan, karena gue belum maafin lu sepenuhnya nih bayarin semua yang gue ama Yuna makan, baru lo gue maafin haha!"
"Iihh rese' banget lo"
"Mau di maafin gak??"
"Iya deh iya, gue bayar ucap Fitri"
"Bagus...! Oh ya jangan lupa dateng kerumah gue malam ni acara syukuran"
"Widih, kirain acara nikahan hehe"
"Sabar masih dalam proses, pokoknya nikah secepetnya hihi!"
"Anjay lu bro, biarin Yuna lulus SMA dulu kek, ngebet aja lu!"
"Biarin, syirik tanda gak mampu hahah!"
*Yuna dan Erick segera menghilang dan meninggalkan jejak, kini mereka berada dalam mobil. Keduanya saling menatap dan tersenyum, kini mereka akan pulang kerumah dan membantu mama!
NB:Jangan berbicara asal bunyi
karena sesuatu yang kita anggap bercanda, belum tentu itu candaan bagi orang lain. Begitupun sebaliknya, sesuatu yang kita anggap serius, bisa jadi itu hanya lelucon dimata orang lain*.
__ADS_1
Tetap Setia Di SJK yaa reader❤️
See You😉🙏