
*Semoga Jodohku Kamu*
Suasana malam itu begitu damai,, dengan kehadiran Erick di tengah-tengah mereka, serasa bunda dan ayah kembali memanjakan anak lelakinya yang telah menikah...
Semua sudah stand by dengan gaya santainya masing-masing.
Yuna memilih mengenakan Dress berwarna biru tosca yang lumayan ketat sehingga membentuk lekuk tubuhnya, menggunakan syal, dan mengenakan tas branded merk Gucci ori, dan tidak lupa memakai high hells berwarna navy... dengan rambut yang di urai bebas membuat nya semakin terlihat cantik. Riasan wajahnya juga begitu simple dengan menggunakan foundation merk wardah lalu menggunakan bedak tabur my baby sungguh kecantikan yang alami, riasan mata dengan menggunakan soflent berwarna grey, bulu mata asli yang di beri mascara telah membuatnya lentik, dengan eye linear yang tipis membuat matanya seolah-olah hidup dan tajam, bibir yang tipis berwarna merah muda... sungguh membuat Erick yang menyaksikan pemandangan itu seketika terbelalak matanya.. mengingat bahwa Yuna hanyalah gadis kecil baginya, tapi malam ini sungguh berbeda, seperti gadis yang berusia 23 tahunan...
sungguh kau membuat ku susah menelan saliva wahai kekasih ku...bathin Erick tak berkedip melihat pemandangan gratis di depan matanya.
"Hmm kak gimana, cocok gak penampilan ku begini? apa kelihatan cantik?? atau bahkan aku sejelek badut?? ayo jawab aku kak, jangan hanya diam melototi tubuhku!" ucap Yuna nyerocos.
"Kamu... sungguh cantik malam ini. Iya kan ma?" Erick memuji kekasihnya.
"Iya kamu memang wanita yang pas untuk mendampingi anak mama... kamu cantik sayang" sahut mama Ratih.
"Terimakasih ma, Yuna sayang sama mama semoga moment seperti ini senantiasa terulang ya ma, kak" ucap Yuna dengan riang.
"Iya sayang semoga,,, aku janji setiap liburku aku akan main kesini. Apa kamu suka?" tanya Erick.
"Tentu..! Asal kakak bersama mama dan selalu membawakan ice cream untuk ku hehe" jawab Yuna.
"Hahah kamu ini malu-maluin ayah sama bunda aja Na.. Yaudah Rick, ini pakai mobil ayah atau mobil kamu aja?" tanya ayah Wijaya.
"Biar pakai mobil Erick aja yah, sekalian Erick mau keliling-keliling di kota B biar terbiasa, tapi ayah jangan lupa ya tunjukin arah jalan dan restoran tempat kita akan makan malam nantinya" ucap Erick.
__ADS_1
*
Ayah dan kak Erick duduk di depan.. kak Erick terlihat gagah dengan memakai kaos oblong berwarna hitam dan memakai kemeja merah kotak-kotak dengan setelan celana jeans berwarna hitam. Kak Erick yang mengemudi mobilnya...sepanjang jalan ayah dan kak Erick berbincang-bincang. Sementara aku di belakang seperti anak kecil yang terus dibelai dan di kecup bergantian oleh mama dan bunda. Aku sangat bahagia hari itu, dimana first day aku dan kak Erick resmi menjalin hubungan... bathin Yuna.
*Skip*
*Restaurant 🍽️*
Erick segera membukakan pintu mobil untuk mama, Yuna, agar segera keluar... mama sudah keluar lebih awal, disusul oleh Yuna tanpa sengaja saat keluar mobil kaki Yuna terkilir mungkin karena ia menggunakan high hells... alhasil Yuna malah jatuh, untung saja Erick sempat menangkap dan memeluknya erat-erat.
Seolah-olah hanya mereka berdua di sana, orang tuanya hanya melongo melihat kejadian tersebut dan senyum-senyum melihat anaknya itu...
"Makanya hati-hati, kenapa juga harus memakai sendal yang beginian??" ucap Erick protes sekaligus khawatir.
"Kenapa baru sekarang nengatakannya? bukankah sebelum pergi ke tempat ini Yuna sudah meminta penilaian dari kakak, dan kakak malah terlihat senang aku berpenampilan seperti ini, lalu apa ini salahku??" ucap Yuna dengan kesal.
Tiba-tiba Erick menggendong gadis kecilnya itu, ayah dan bunda tidak bisa melarangnya karena memang Erick benar-benar lelaki yang pas untuk Yuna. Dan ayah juga berfikir positif tidak mungkin Erick berani melakukan hal yang macam-macam terhadap putri bungsunya.
*
Mereka menyantap makan malamnya dengan lahap dan penuh kebahagiaan. Setelah menghabiskan masing-masing satu porsi nasi ayam geprek dan segelas air dingin merekapun segera pulang ke rumah.
"Nak Erick,,,biar ayah saja yang mengemudi kamu temani saja Yuna dibelakang, ayah takut dia kenapa-napa" ucap ayah Wijaya.
"Iya yah" sahut Erick.
__ADS_1
Sesampainya di rumah, Erick langsung menggendong gadis kecilnya lalu naik ke atas untuk mengantarkan Yuna ke kamarnya.
Ayah Wijaya langsung menuju kamar, sementara mama Ratih dan bunda masih berbincang-bincang di ruang tamu, mereka sangat bahagia melihat anak mereka kini telah resmi berpacaran.
Erick masih berada di kamar Yuna, ketika Erick ingin melangkahkan kaki keluar, Yuna begitu spontan memintanya untuk tetap berada di sampingnya saja.
"Jangan tinggalkan aku, aku takut sendirian" ucap Yuna merengek manja.
"Tapi... bagaimana jika ayah dan bunda marah padaku Yuna??" jelas Erick.
"Kenapa harus marah? bukankah kakak akan menjagaku bukan memakan ku kan?" ucap Yuna.
"Bukan itu maksud kakak, apakah bunda mengizinkan bila aku bersamamu hanya berduaan di dalam kamar seperti ini" tanya Erick.
"Tolong jangan membantah, aku benci bila keinginanku tidak dituruti" Yuna memasang wajah cemberut karena kesal.
"Iya baiklah aku akan tetap berada disini di samping mu sampai besok bahkan sampai kapanpun" ucap Erick tersenyum manis.
Perlahan Yuna memejamkan matanya, saat Erick menciumnya, tidak butuh waktu lama Yuna sudah tertidur, sementara Erick masih membelai-belai rambut gadis kecil itu. Lalu setelah Yuna benar-benat tertidur pulas Erick langsung menyelimuti Yuna, dan bergegas tidur di sofa.
Happy Reading😊😉
ikuti terus *Semoga Jodohku Kamu*😍
Jangan lupa Like dan tekan menu Favoritnya🤗
__ADS_1
Thank You😘