
Selama hampir satu jam Erick menjadi tukang pijit pribadi istrinya, ia pun merasa lelah dan capek. Karena istrinya tidak tega melihat suaminya yang kelelahan, akhirnya Yuna memutuskan untuk memijitkan juga suaminya.
Kini Erick terbaring leluasa di kasur empuk, dengan telaten sang istri memijat lembut punggung suami tercinta. Hingga pijatan Yuna mendapatkan pujian dari mas Erick.
“Sayang, ternyata pijatan mu enak juga” ucap mas Erick.
“Masa sih mas, perasaan biasa aja sih” jawabku mengelak.
“Beneran sayang, hmm emang sih yang biasa itu pijatan kamu… tau gak yang luar biasa itu apa?” seru Erick memberikan teka-teki untuk sang istri.
“Apa mas?” Jawab Yuna penasaran.
“Yang luar biasa itu, perasaan mas ke kamu hehe” jawab Erick dengan lantang dan penuh semangat.
“Mas ih pinter gombal ya sekarang” jawabku malu-malu dan tak lupa ku cubit perut suamiku.
Cubitan itu awalnya membuat Erick merasa lumayan meringis kesakitan, tetapi lama kelamaan cubitan itu berubah menjadi gelitikan dan rabaan yang akibatnya membuat Erick terpancing nafsu panas nya. Kedua insan itu saling menggelitik satu sama lain, karenanya Erick dengan antusias nya menanyakan tentang hal yang di tunggu-tunggunya sebelumnya.
“Sayang, apa kamu sudah bersih? Apa mas sudah boleh menyentuh mu?” Erick bertanya pada istri kecilnya.
__ADS_1
“Iya mas boleh” jawabku singkat.
“Beneran sayang??” balas Erick dengan semangat.
“Ta.. tap.. tapi…” jawab Yuna terbata-bata membuat Erick penasaran.
“Tapi kenapa sayang?” Erick semakin penasaran.
“Tapi bo'ong haha” Yuna tertawa lepas.
“hmmm” Erick tersenyum kecut.
Yuna pun segera memberi penjelasan panjang lebar dan membujuk Erick agar tidak cemberut dan ngambek karena perbuatannya tadi yang sudah lancang menjahili mas Erick. Selama pacaran dan sampai jenjang ke rumah tangga, Erick tidak pernah memarahi istri kecilnya. Apalagi hanya hal sepele seperti ini, bagi Erick semua yang Yuna lakukan tadi adalah candaan konyol semata. Selama istri kecilku bahagia, Erick juga akan bahagia meskipun hal konyolnya terkadang membuat dirinya sedikit dongkol. Bukannya memarahi sang istri, justru Erick semakin bersemangat memadu kasih dengan bercanda ria di kamar itu.
“Sejak kapan mas bisa marah sama kamu yank, bahkan jika kamu salah mas tidak pernah memarahimu” jelas Erick kepada Yuna.
“Mas baik banget sih, aku beruntung memiliki kekasih sepertimu mas”
“Mas juga beruntung memiliki istri secantik kamu” puji Erick sambil menyentil gemas hidung istrinya.
__ADS_1
“Mas bisa aja, mas juga ganteng tau… Unyu-unyu lagi hehe”
“Makin sayang deh” ucap mas Erick, langsung memeluk kekasih halalnya erat-erat.
Pukul 17:35 Yuna menyiapkan air hangat untuk mas Erick. Erick pun segera ke kamar mandi, setelah Erick selesai membersihkan diri maka giliran Yuna yang akan mandi, tentunya sesuai perkiraan dan kebiasaan di bulan-bulan sebelumnya 7 hari Yuna akan kembali suci. Yuna sengaja tak memberitahu suaminya bahwa ia akan mandi bersih sore ini, karena ia telah menjahili suaminya maka ia juga akan memberikan kejutan untuk suaminya, dan itu artinya malam nanti adalah malam yang panjang untuk mereka bercinta❤️
Happy reading❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Jangan lupa like dan vote yah biar author semangat nulis dan terus berkarya hehe🤗😎
Bisa mampir juga ke karyaku yang lain😊
-Cinta Tapi Gengsi
-Mencintaimu Karena Allah
-Lelaki Itu Jodohku
-Ada Cinta di Senja Itu
__ADS_1
-Cinta Kita Abadi
Terimakasih😘😘😘😘😘😘😘