
.
Sinar mentari menghiasi celah kaca jendela kamar ku, silau.. dan memberi semangat kehidupan.
Aku bangun, bangkit dari posisiku malam tadi.
Sedang suamiku masih tertidur pulas, mungkin ia sangat kelelahan.
Rasanya tidak tega untuk membangunkan suamiku dari mimpi indahnya...
Ku selimuti suamiku, aku kecup keningnya dengan lembut...
Perbuatanku malah membuatnya terbangun..
Maafkan istrimu mas bathinku...
.
"Sayang udah bangun?" suamiku mengerjapkan mata nya...
"Iya mas, aku terasa sangat lapar sekali Dan aku ingin makan lontong sayur" senyum² sambil memegang perut datarnya...
"Apa kamu ngidam sayang?" ucap suamiku dan langsung duduk di sampingku...
"Sepertinya begitu mas, mas cariin ya" ucapku dengan manja...
"Ya sudah mas mandi dulu ya" dengan berat ingin melangkah..
"Yah kelamaan dong mas, kamu gak usah mandi masih tetap ganteng kok" aku menggodanya...
"Ya sudah mas cuci muka saja" dengan sempoyongan menuju kamar mandi...
"Unchh baby mama pagi² sudah mengerjai papa ya, untung papa mu lelaki yang bisa di andalkan"
.
"Sayang mas pergi cariin lontong dulu ya, kamu hati² di rumah" sambil berlalu mengambil kunci mobil...
"Iya mas, kamu hati² dan segeralah pulang" aku melambaikan tangan...
.
.
Ahh ternyata begini rasanya mengandung...
Ngidam, suka nya makan yang asem², pengen nya di manjain terus... hehe
Oh iya aku harus memeberitahu kabar gembira ini pada bunda dan mama.
.
Terlebih dahulu aku mengabari bunda.
Tuth.... tuth...
Tersambung...
"Assalamu'alaikum bund" ucapku dengan riang...
"Wa'alaikumussalam sayang, ada apa nak tumben pagi² begini sudah nelfon bunda? kangen yaa?"
"Tebak deh bund Yuna bahagia karena apa? kangen sih bund tapi belum bisa jenguk ke sana" ucapku memberikan sebuah teka teki...
"Apa ya... mungkin karena Erick memanjakanmu?? mesra? atau dia memberikan mu sesuatu?" ucap bunda Dan sambil terus menebak...
"Bunda,,, ingatkah permintaan bunda d an ayah waktu aku bersama mas Erick kesana?"
__ADS_1
"Hmm ayah meminta Erick untuk menjagamu nak" masih penasaran...
"Bahkan lebih berharga daripada itu bunda.."
"Terus apa domg sayang, kamu ih main teka teki ya sama bunda"
"Bunda, aku calon seorang mama" terdengar begitu bahagia...
"Iya bunda tau, kamu memang calon seorang mama nantinya kan?" belum ngeh dengan maksud anak bungsunya...
"Iya bunda, maksud Yuna...aku sedang mengandung anak ku darah daging mas Erick bund"
" Ya Allah, alhamdulillah sayang . Wah sebentar lagi bunda akan menjadi grandma dong" terdengar gembira...
"Iya bunda, sampaikan pada ayah suamiku berhasil memberikan calon cucu untuk nya hehe"
"Iya sayang, pasti bunda sampaikan kabat gembira ini"
"Ya udah bund, Yuna mau menyiapkan keperluan mas Erick dulu"
"Iya nak, kamu hati² jaga kesehatan dan kandunganmu sayang"
"Iya bunda, assalamu'alaikum" ucapku mengakahiri telfon...
.
.
Selanjutnya aku mengabari mama Ratih yang berada di kampung.
Tuth...tuth...
Terhubung...
"Assalamu'alaikum mama"
"Wa'alaikumussalam sayang, ada apa nak? gimana kabar kalian?" ucapnya di seberang telfon sana....
"Wah syukurlah sayang, apa nak?"
"Ma Yuna hamil dan usia kandungan ku baru jalan 3 minggu"
"Benarkah nak, masyaallah mama senang sekali nak"
"Iya ma, Yuna besyukur sekali bisa mengandung darah daging dari mas Erick, suamiku"
"Iya sayang, kamu jaga kesehatan dan janin yang ada di perutmu nak, mama akan segera pulang"
"Iya ma, mama juga sehat² ya di sana"
"Iya sayang tentu, sampaikan salam mama buat suamimu" ucapnya dengan lembut...
"Iya ma, akan Yuna sampaikan" aku menjawab dengan sopan...
.
.
Hampir 20 menit mas Erick belum juga kembali...
Ahh kasihan sekali suamiku, pasti dia sangat repot mencarikan permintaan ku lagipula ini masih sangat pagi sekali...
.
Tak lama terdengar tith...tith...
Pertanda suamiku pulang.
__ADS_1
.
"Sayang, mas pulang" ucapnya sambil membuka pintu kamar...
"Iya mas, gimana dapet gak"
"Dapet dong, demi istri tercinta mas sama calon anak kita mas rela nungguin ini" menyodorkan kresek berwarna hitam...
"Maafkan aku mas, anak kita manja yah mas pagi² begini sudah minta di perhatikan oleh papa nya" ucapku...
"Iya papa senang melakukannya sayang" cup...kini mainan baru nya adalah perut istrinya.
"Ya sudah mas mau mandi dulu ya, jam 9 mas harus ngantor" ucapnya sambil melepaskan kaos oblongnya...
Melihat suamiku bertelanjang dada entah kenapa aku sangat menginginkan tubuh itu..
Apa ini juga permintaan baby?? ahh kamu benar² membuat mama bertingkah konyol dengan permintaan yang aneh² sayang.
.
"Mas, jangan mandi dulu temenin aku makan yach"
"Iya sayang, tapi mas kan bau asem begini gak papa?"
"Gak papa mas, kamu tambah ganteng deh kayak gini" aku mengelus dadanya yang di tumbuhi bulu² halus...
"Ya udah peluk mas sepuasnya deh, biar mas yang suapin kamu"
"Iya mas, calon papa idaman" cup...aku mengecup bibir suamiku.
"Sayang, jangan menggodaku terus² an...nanti kalau mas kepengen gimana??"
"Maksud mas ini??" gadis kecil dengan santai mengelus ************ suaminya...
Ahh sial, lagi² ada yang tegak pagi² begini..
Kau sungguh pandai menggodaku sayang, mas makin sayang.
Erick membathin sambil terus menahan nikmat atas perlakuan istrinya...
"Sayang itu membuat mas geli, tapi nikmat juga teruskan" ucaonya sambil memejamkan mata..
"Masa gitu aja udah tegak sih mas" aku mengambil mangkuk berisi lontong itu...
"Jadi kamu ngerjain mas??" ucapnya sambil mengacak² rambutnya...
"Hehe biar mas selalu inget sama aku, dan tubuh mas hanya untuk ku, istri sah mas" aku melahap kembali makananku...
"Baiklah mas akan balas perbuatanmu, malam nanti jangan harap bisa tidur nyenyak. Kamu harus melayani mas mu ini" tersenyum nakal...
"Mas cepat lah mandi, aku tidak sabar ingin memakaikan mu pakaian dan mulai sekarang aku yang akan mendandani mas, serta baju² mas juga aku yang pilihkan" ucapku nyerocos...
"Ternyata begini banget ya ibu hamil, permintaannya aneh²" cup... mengecup permainan barunya.
.
.
Selesai mandi Erick langsung duduk di tepi ranjang. Dan menunggu apa yang akan dilakukan istri nya itu..
Benar² Erick di perlakukan seperti anak kecil, Yuna dengan telaten mengelap tubuh suaminya itu dengan handuk begitu lembut sekali...
Lalu memakaikan pakaian untuk suaminya itu sesuai pilihannya.
Mungkin begitulah kondisi ibu hamil, emosi nya naik turun, sikap nya berubah², dan permintaan nya aneh²...
Happy reading
__ADS_1
Semoga syuka❤️❤️🤴👸❤️❤️
Jangan lupa like, comment yaa😘😘