
*Semoga Jodohku Kamu*
Keesokan harinya, Yuna dan Erick sedang di perjalanan akan kembali ke Jakarta, kota A.
Di tengah perjalanan ada-ada saja permintaan istrinya, memang terlihat konyol namun itulah keinginan dari calon buah hati mereka.
"Mas, pokoknya aku mau itu... " ucap Yuna merengek manja.
"Apa tidak ada permintaan lain sayang?" tanya Erick mengelak.
"Gak ada!" jawab Yuna cemberut.
"Ya udah mas akan beliin, semuanya untuk mu" ucap Erick dengan nada kesal.
"Jika tidak ikhlas, ya gak usah! biarin aja anak kamu ileran" ancam Yuna pada suaminya.
"Baiklah, mas akan belikan apapun yang kamu mau sayang" ucap Erick meyakinkan istrinya.
Kenapa harus berdebat dulu sih, baru menuruti? bathin Yuna dengan rasa dongkol.
"Kamu tunggu di mobil, mas akan kembali dalam sekejap mata" ucap Erick dengan angkuhnya.
Akhirnya Erick turun dari mobil, dan membeli apa yang di inginkan oleh istri nya.
.
Erick kembali ke mobil dengan membawa ikat rambut kecil tapi sungguh menggemaskan menurut istrinya." Sayang lihat apa yang mas bawa" menyodorkan ikat rambut bermotif kelinci kecil.
__ADS_1
"Wah senangnya, kamu benar-benar suami yang bisa diandalkan mas" merasa puas karena keinginannya terpenuhi.
"Iya dong mas kan sayang istri!" hehe... Erick terkekeh.
"Makasih sayang ku" ucap Yuna menggoda.
"Ini mas borong semuanya!" menyerahkan beberapa box kotak rambut yang lucu-lucu.
"Makasih mas, I love you" ucap Yuna.
"I love you too sayang" jawab Erick.
Erick segera mengendarai mobil nya dengan kecepatan standar. Ia tak ingin ambil resiko jika terjadi apa-apa di jalan raya.
"Yuk sayang" ajak Erick menggenggam tangan istrinya.
"Iya mas" Yuna tersenyum manis pada suaminya.
Mereka memasuki rumah nya dengan penuh kebahagiaan. Tak terasa waktu berjalan sangat cepat, 12:40 mereka segera mandi untuk membersihkan diri lalu segera beristirahat.
.
Pukul 16:00 Yuna terbangun dari tidurnya, lagi -lagi ia membangunkan suaminya karena ingin sesuatu.
__ADS_1
"Mas" ucap Yuna menggoyangkan tubuh suaminya yang sedang tidur.
"Eheumm" gumam Erick dengan malas.
"Mas bangun dong" rengek Yuna dengan manja.
"Apa yank, mas capek banget" ucap Erick dengan malas membuka mata.
"Mas aku mau mangga muda" ucap Yuna sesuka hati.
"Kamu ngidam sayang" jawab Erick sembari bangun dari tidurnya dengan semangat.
"Iya mas, mas cariin dong" ucap Yuna terus merayu suaminya.
"Iya mas akan cariin" ucap Erick berlalu pergi ke kamar mandi.
Erick pergi ke sekitaran komplek, beruntung ada tetangga yang memiliki pohon mangga yang sedang berbuah lebat. Erick berniat untuk membeli buah mangga muda tersebut.
Erick menyampaikan niatnya yang ingin membeli buah mangga tersebut pada tetangganya. Beruntung pemilik pohon tersebut ingin memberikannya pada Erick, bahkan ia menyuruh Erick mengambilnya secara cuma-cuma. Erick sangat berterimakasih pada pemilik buah mangga tersebut, lalu pamit pulang ke rumah.
"Terimakasih ya bu, atas kebaikannya" ucap Erick pada ibu pemilik mangga.
"Sama-sama nak, semoga istri dan calon anaknya sehat selalu" ucap ibu itu dengan ramah.
"Semoga bu, semoga buah mangga yang ibu berikan berkah dunia akhirat bu" jawab Erick mendoakan ibu tersebut.
__ADS_1
"Aamin nak" sahut ibu itu.
Dengan perasaan senang Erick kembali ke rumah, membawa 5 buah mangga muda khusus untuk istri tercintanya.