Semoga Jodohku Kamu

Semoga Jodohku Kamu
Part 56 Malam Pertama 18+


__ADS_3

.


.


Selepas selesai menunaikan ibadah shalat Isya' aku dan keluarga melanjutkan makan malam, suamiku duduk di sampingku...


"Yuna, masa Erick nya ambil sendiri.. kamu dong yang ambilin" ucap bunda menasehatiku...


"Iya bunda" Aku mengambilkan nasi dan lauk pauk untuk suamiku...


"Terimakasih sayang" suamiku berbisik di telingaku dengan lembut...


"Iya sama² sayang" aku melanjutkan mengambil makanan untuk ku...


.


.


Selesai makan malam aku dan suamiku memilih pergi ke kamar, untuk istirahat karena masih terasa capek.


Suamiku menggandeng tanganku dari meja makan tadi hingga kini kami menaiki tangga menuju ke kamar ku...


Sesekali ia mencubit dan menggelitik, sungguh aku merasa kesal saat ia menjahili ku namun aku bahagia ia selalu bersikap manis padaku...


.


*Di Kamar*


"Sayang, aku capek" suamiku terus bermanja dan minta di pijitin...


"Kamu fikir aku gak capek yank, capek tauu" aku mulai sewot..


"Malam ini kamu akan tambah capek sayang hehe" ia malah terus menggoda dan membelai rambut ku..


"Hah capek kenapa kak? bukankah malam ini saatnya istirahat, melepas segala lelah dan penat" ucapku seolah² tak mengerti...


"Aku menginginkan sesuatu darimu sayang" ia terus menggodaku, mencium keningku perlahan turun ke bibir...


" Apa sayang? " aku tak merespon ciumannya...


"Ini.. " ia terus mencim bibirku dengan penuh gairah..


Entah aku yang tak tahan melawan kehendaknya, atau aku memang menginginkannya..


Aku semakin menikmati permainannya, sesekali ia menghisap dan menggigit kecil..


Kami beradu lidah cukup lama, suamiku memang sangat lihai membuat aku tak tahan dengan perbuatannya...


.


" Sayang, kenapa mesum sekali? " ucapku dengan polos..


"Sayang, ini malam pertama kita dan malam ini akan menjadi malam yang panjang" wajahnya semakin dekat padaku tak henti² ia mencumbui bibirku...


"Sayang apa kamu tidak capek, ayo istirahat" pintaku dengan manja padanya...


Kini posisiku duduk tepat di atas pangkuannya, aku terus membujuk suamiku agar mau istirahat. Bukannya istirahat justru perbuatanku malah membuatnya tambah bersemangat untuk bercinta...

__ADS_1


"Sayang, posisimu itu sungguh mmembuatku tambah bergairah" ia memegang bokongku dan sesekali meremasnya..


Aku yang tersadar atas perkataan suamiku langsung beralih posisi karena aku merasa ada sesuatu yang menyembul di balik celana jens nya...


"Sayang, kenapa berhenti" ia malah tambah seperti orang gila terus mengacak² rambutnya sendiri...


"Kamu kenapa kak? apa kepalamu sakit?" aku tetus bertanya padanya...


"Iya adik kecilku sakit menahannya" suamiku melirik ke selangkangannya...


"Hah, aku terkejut dan wajahku memerah seketika" maafkan aku kak jika perbuatanku membuatmu sakit...


"Ini sakit² nikmat sayang, hehe" ia malah tersenyum lepas...


.


.


Malam ini memang terasa panjang, kini suamiku terus mencumbuiku, mencium kening, lanjut kebibir dan ia bermain mesra di bibir tipis ini... setelah merasa puas ia lanjut menciumi leherku dengan gemas dan meninggalkan bekas kepemilikan di sana..


Lama kelamaan permainannya mulai ke area sensitif ku, ia memegangnya dengan gemas...


" Sayang aku penasaran dengan ini" ia terus menatap gunung kembarku lekat²...


Aku yang setengah malu, namun juga tak kuasa menahan bahwa aku juga penasaran dan menginginkan hal yang lebih, aku mengangguk tanda menyetujui...


"Iya sayang, ini milikmu" aku tersenyum lebar pada suamiku...


Perlahan ia membuka kancing baju ku, tak lupa ia juga mencium bibir ku dan bermain lembut di sana, akhirnyaa..suamiku menemukan mainan baru, ia malah senyum² sendiri melihatnya...


Sesekali ia meremas, kini ia malah menghisap ****** gunung kembar ku...


Suamiku malah semakin kuat bermain di sana, perlahan turun ke perut ia menjilatinya...


.


.


"Sayang aku malu" wajahku memerah...


"Aku berhak atas dirimu, begitupun sebaliknya sayang" ia terus membujuk ku...


"Hmm iya sayang" aku mengangguk pelan...


.


Kini aku dan suamiku tanpa sehelai benang, ia terus menyusuri setiap inci tubuhku dan menjilatinya..


Hingga ke area yang paling sensitif, ia bermain di sana..


Ahhh... aku semakin tak sabar ingin merasakan sesuatu yang lebih dan lebih nikmat lagi...


"Sayang itu membuatku geli² nikmat" ucapku yang setengah meracau...


"Aku akan membuatmu lebih meracau sayang" suamiku masih bermain lihai di bawah sana...


Jantungku berdegup kencang, darahku mengalir deras... keringat terus bercucuran membasahi tubuh kami berdua..

__ADS_1


"Sayang, tahanlah ini akan membuatmu sedikit sakit" perlahan ia memasukkan senjata miliknya ke tempat yang sesungguhnya...


"Aku mengangguk perlahan" dan ia belum berhasil melakukannya...


"Ahh kenapa susah sekali yank" ia malah menggerutu kecil...


"Coba lagi sayang" uacapku terus menyemangatinya...


Akhirnya jleb.. benda itu masuk ke milikku, dan membuatku berteriak dan menangis. Hiks.. hiks.. kenapa sakit sekali, kamu jahat kamu melukaiku kak...


"Tahanlah sebentar sayang, nanti semua ini akan terasa nikmat" ia terus memaju mundurkan senjatanya...perlahan tapi pasti, dan sekarang ia bermain dengan sedikit kasar suamiku terus melajukan gerakannya, terkadang lembut dan terkadang kasar.. Sungguh itu sensasi yang menyenangkan...


Tak lupa pulang tangannya terus memegang dan meremas dengan gemas buah dadaku yang kenyal itu...


.


.


"Iya sayang, ahh ini nikmat sekali" aku meremas sprai kasurku...


"Iya sayang" uhh ahh... suamiku semakin bersemangat melakukannya... dan kami mencapai puncaknya...


.


.


Aahhhh kami mendesah bersamaan..


Aku melenguh dan tubuhku bergetar saat aku merasakan sesuatu yang hangat di dalam sana...


Suamiku memelukku erat, dan ia masih berada di atas tubuhku...


Kami berdua merasa lemas, tetapi sungguh nikmat..


Akhirnya kami memutuskan untuk membersihkan diri, aku beranjak dari ranjang dan aku merasakan sangat nyeri di bagian intiku...


Aku terkejut melihat ada bercak darah di kasur itu...


"Sayang ini apa, kau melukaiku" aku mulai takut dan panik...


"Terimakasih sayang aku orang pertama yang mendapatkannya" ia memelukku semakin erat..


"Lalu itu apa??" air mataku mulai mengalir...


"Hey jangan menangis, sayang itu wajar ketika malam pertama dan apalagi kamu benar² menjaga mahkota kesucianmu untuk ku suamimu..Bercak darah itu adalah bukti bahwa aku cinta pertama dan terakhirmu sayang, sudahlah ayo kita mandi" ia menjelaskan padaku dan langsung menggendongku...


Di kamar mandi ia malah memperlakukan ku seperti anak kecil, ia membersihkan seluruh tubuhku..


Kami berpelukan di bawah air shower yang hangat.


Setelah selesai aku dan suamiku langsung memakai pakaian tidur, dan kami memutuskan untuk beristirahat, kami berpelukan di bawah selimut tebal itu dan tertidur pulas....


Maaf ya author jarang up🙏


Jangan lupa like and favorite kan😍


Kritik dan sarannya silahkan, supaya novel ini tidak membosankan😉

__ADS_1


Terimakasih reader kuh❤️😘😘


__ADS_2