Semoga Jodohku Kamu

Semoga Jodohku Kamu
Part 55 Wedding Day


__ADS_3

Semoga Jodohku Kamu


.


.


Akhirnya hari yang di tunggu² tiba yaitu dimana hari yang sangat spesial dalam hidupku. Hari ini adalah pesta pernikahan kami, aku bagaikan putri kerajaan yang selalu di kawal oleh dua bodyguard cantik, siapa lagi kalau bukan bunda dan mama...


Mereka bergantian membelai pipiku, tanpa sengaja aku menitiskan air mataku. Bukan karena sedih, namun aku sungguh terharu...


Aku pernah berfikir bila aku hanyalah seorang gadis kecil yang tak pernah dewasa, tapi nyatanya kehadiran seorang laki² itu mampu mendewasakan ku secara perlahan...


Ia adalah suamiku, kemarin sore baru saja aku melaksanakan akad nikah dengannya...


*Flash Back*


Aku turun dari kamar bersama bunda, di bawah sana sudah ada calon suamiku beserta calon mertuaku...


"Ayo sayang, mereka sudah lama menunggu mu" ucap bunda yang terus menuntunku menuruni anak tangga...


"Iya bunda, aku menggandeng tangan bunda"


.


.


Mereka memandangku dengan terpana, bahkan aku merasa nervous sendiri melihat tingkah orang di sekelilingku memandangku dengan aneh, tapi nyata...


"Sayang, kamu cantik sekali" kak Erick menyambutku dengan hangat...


"Terimakasih sayang, kamu juga tampan sekali" ucapku dengan malu²...


.


.


"Bagaimana apa segera di laksanakan akad nikahnya" ucap pak penghulu yang tidak sabar lagi ingin menikahkan kami hehe😁


"Siap pak" calon suamiku menyahuti dengan semangat...

__ADS_1


"Hahaha udah kebelet nikah ini mah" para tamu melai meledek kami...


"Baiklah, kita mulai sekarang" Pak penghulu akan segera memulai tugasnya...


"Saudara Erick Hermawansyah saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan saudari Yuna Astari Wijaya binti Wijaya dengan mas kawin sebesar 20 gram dan seperangkat alat shalat di bayar tunai..." ucap pak penghulu itu.


"Saya terima nikah dan kawinnya Yuna Astari Wijaya binti Wijaya dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.... " Kak Erick menyambung dengan satu nafas..


" Bagaimana para saksi sah?" pak penghulu bertanya kepada para saksi...


"Sah... " mereka menjawab serentak.


.


.


Alhamdulillah aku resmi menjadi istri dari suamiku Erick Hermawansyah.


Aku mencium tangannya dengan hormat, iapun mencium keningku dengan mesra sekali...


Hidupku kini terasa sempurna karena telah memiliki seorang suami yang akan menjaga dan membimbingku hingga akhir hayat nanti...


.


.


Para tamu undangan masih asyik dengan pekerjaannya mengambil makanan sesuai selera, buah²an dan minuman sudah tersusun rapi di sana...


Sementara aku dan suamiku masih berada di singgasana mewah, disebelah kiri ku ada bunda dan mama berada di setelah kiri suamiku...


Ayah masih asyik berbincang² dengan beberapa orang panutan di sana...


Tak luput juga ayah berbincang² dengan om Herlambang.


Di sudut kulihat dua sahabatku sedang asyik berselfie ria...


Aku rindu masa gadis ku, tapi aku bahagia menjadi istri dari suamiku...


" Sayang, aku bahagia sekali semua impianku terwujud bersamamu" suamiku mencium dan memelukku dengan lembut...

__ADS_1


"Iyaa sayang, aku juga bahagia bisa menjadi istrimu" aku semakin nyaman di pelukan itu...


"Terimakasih sayang, karenamu hidupku lebih berarti" Ia mengecup keningku berkali²...


"Iya sayang, berjanjilah pada diri kita sendiri kelak kita akan hidup menua bersama" ucapku menaruh harapan besar semoga suamiku hanya mencintai satu wanitanya saja...


"Aku janji sayang, tidak ada tempat untuk orang lain di hati ini.. selain istriku" Emmuachh, kini suamiku mengecup bibirku dengan penuh nafsu...


"Sayang, sabarlah sebentar hargai tamu undangan hihi" aku berusaha meredam nafsu suamiku yang terkenal mesum itu...


"Tapi... aku menginginkannya sayang, jangan menyiksaku terlalu lama" suamiku terlihat sedikit kecewa...


" Nanti setelah acara ini usai, kau akan menikmatinya sayang, jangan membuat pipiku merah seperti udang rebus di depan orang banyak seperti ini, apa kamu mau semua orang menikmati pemandangan indah yang selama ini kamu nantikan??" aku terus mencoba membujuk suamiku biar mesumnya di tahan dulu hehe...


"Aku sungguh tidak rela jika harus berbagi istri, baiklah kali ini aku menurut saja pada istriku" ia mencubit pangkal hidungku..


" Bagus.. suamiku yang pintar" hehe aku menertawai suamiku sendiri...


.


.


Akhirnya setelah beberapa jam berlalu acara ini selesai, aku memilih membersihkan diri dan mengganti pakaianku dengan pakaian santai, kepala ku sudah terasa berat sekali harus memakai aksesoris dan mahkota yang besar itu...


Begitu juga dengan suamiku, kini ia telah berganti menggunakan pakaian kemeja santai saja...


Aku memutuskan untuk turun ke bawah bergabung pada keluarga di ruang tamu,, sementara suamiku melilih untuk tidur karena lelah...


.


.


Happy reading guys😘


Di tunggu ya malam pertamanya hehe


Jangan lupa like comennya, oke 👌


Tetap di **SJK❤️❤️

__ADS_1


Terimakasih🙏**


__ADS_2