
Sesampainya di rumah, aku dan suamiku segera mandi bersama.
Setelah selesai membersihkan diri aku dan mas Erick melaksanakan ibadah shalat maghrib berjamaah...
Mas Erick begitu tampan dengan setelan baju koko dan peci nya...
Aku juga terlihat seperti ukhty sejati yang labuh dengan mukena nya😁
.
"Mas" ucapku singkat.
"Iya sayang, kenapa?" mendekat duduk di samping istrinya.
"Maafin ku ya, aku gagal mas menjaga calon anak kita" wajah murung...
"Sudahalah sayang, Allah sudah punya rencana yang lebih indah" tersenyum tulus...
"Mas, sebaiknya kita beri tahu bunda sama ayah...aku takut mereka terlalu berharap, sementara calon baby sudah tiada" mata berkaca²...
"Iya sayang, sebaiknya besok pagi kita ke rumah bunda dan menceritakan semuanya agar tidak terjadi kesalahpahaman" ucap suamiku..
"Iya mas, kamu sungguh bijak...aku bangga padamu" memeluk mas Erick..
"Ah biasa saja yank, jangan terlalu memujiku" tertawa lirih...
"Tetap saja mas yang paling pandai" semakin tenggelam dalam pelukan suami ku...
"Sayang, ayo kita makan malam lalu istirahat" ucapnya padaku..
"Iya mas" aku menurut padanya...
.
Di meja makan mama Ratih sudah menyiapkan segala sesuatunya, aku menuruni anak tangga dengan hati² bersama suamiku...
" Ayo sayang, hati²" menuntunku menuruni anak tangga...
"Makasih mas" aku mulai menangis...
__ADS_1
"Sudahlah sayang, ikhlaskan lebih baik... semoga Allah memberi ganti nya" hmm...
"Iya mas, InsyaAllah" suamiku menyeka air mataku...
.
Perlahan ku berjalan ke arah meja makan, seakan tak berselera...
Tapi suamiku dengan sabar meyakinkanku bahwa suatu saat nanti baby akan ada lagi dalam perutku...
Akhirnya kami makan malam bersama, sudah tersedia makanan lezat di sana...
.
Selesai makan malam aku membantu mama membereskan meja makan... lalu aku segera ke kamar untuk istirahat.
"Sayang, sudah selesai?" ucap suamiku...
"Iya mas, kamu akan begadang??" ucapku...
"Iya sayang, ada beberapa file yang harus mas perbaiki. Kamu tidurlah istirahat, besok pagi kita ke kota B" masih fokus dengan laptopnya...
"Iya mas, apa mas mau kopi?"
"Oke mas, aku bikinin dulu ya" ucapku..
"Iya sayang"
.
.
*Aku kembali ke kamar dengan membawa secangkir kopi, dan segelas susu.
Kami menikmati malam itu dengan saling menemani satu sama lain, aku senang memiliki suami yang benar² bertanggungjawab.
2 jam kemudian...mas Erick telah usai dengan pekerjaannya.
Ia menghampiri, dan tiduran di samping tubuhku...
__ADS_1
Ia memelukku, memberikan kehangatan.
Spontan aku membalas pelukannya..aku terbuai oleh kehangatan*.
.
"Mas.." ucapku lirih.
"Iya sayang" menatap gadis kecil...
"Aku takut ayah dan bunda kecewa" mata mulai berkaca²...
"Percaya sama mas, takdir Tuhan lebih indah dari yang kita bayangkan" meyakinkan istri nya..
"Tapi... bagaimana jika mereka tidak terima dengan semua ini mas"
"Sayang, yang mengandung dirimu...yang lebih kehilangan adalah dirimu sayang..bukan orang lain,, mas bisa faham itu!"
"Semoga begitu mas" mulai tersenyum tipis...
"Iya istriku, mas janji akan lebih benar² menjagamu"
"Aku percaya itu mas, kamu suami yang baik bahkan paling baik!"
"Cukup mas kehilangan 1 anak, dan mas harap mas bisa memberimu 10 anak" hehe..terkekeh kecil..
"Mas luka ku belum sembuh total, bisakah bersabar agar aku bisa mengikhlaskan semuanya" ucapku...
"Hehe kewajiban seorang istri harus mau saat mas minta jatah kapanpun dan dimanapun, okey?" mengedipkan mata...
"Dasar suamiku mesum!!" menunjukkan wajah cemberut...
.
Akhirnya aku tertidur di atas tubuh suamiku, aku memeluknya erat...
Begitu juga suamiku, yang semakin mengeratkan pelukannya hingga fajar datang membangunkan kami berdua....
Happy reading guys❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1
Maaf baru sempat up😎😎
Like, coment, vote nya jangan lupa dong🙈🙏