Semoga Jodohku Kamu

Semoga Jodohku Kamu
Part 69 Suasana di Rumah


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan beberapa jam lamanya, akhirnya aku dan suamiku sampai di kota A.


Akhirnya aku akan kembali ke rumah yang penuh kasih sayang seorang mama, meski tak seperti bunda tapi mama juga sangat sayang padaku seperti anak kandungnya.


.


.


"Sayang, kita udah sampai.Yuk turun" sambil membukakan pintu mobil...


"Iya sayang, makasih ya" aku turun dari mobil itu...


"Sayang, kamu duluan aja. Mas mau ambil barang²" pergi ke arah bagasi mobil...


"Gak ah mas, perginya kan sama² pulangnya harus sama² juga dong seperti awal" aku menunggu suamiku mengeluarkan barang² kami..


Kami segera mengetuk pintu dan ternyata gak di kunci, kami langsung masuk saja ke rumah itu. Dan aroma makanan sungguh wangi membuat cacing² dalam perut ku memberontak ingin segera mencicipi...


Ternyata mama sedang masak di dapur..


Aku dan suamiku langsung ke arah dapur, dan barang² kita taruh di ruang tamu.


"Mama...Erick pulang" ucap mas Erick menghampiri sambil memeluk mama dari belakang...


"Ehh kalian sudah pulang, alhamdulillah." masih asyik memotong² wortel...


"Iya ma, Yuna kangen sama mama katanya" Erick melirik ke arah istrinya...


"Hehe iya ma,Yuna kangen suasana di rumah ini" mencium tangan mama...


"Yaudah mas ke kamar dulu ya" tersenyum ke arah dua wanita berharga itu secara bergantian...

__ADS_1


"Iya mas, aku mau bantuin mama" aku membalas senyumannya...


Suamiku segera mengambil barang² kami dan membawa ke kamar.


.


.


"Sayang, gimana bulan madu nya lancar??" mama spontan menanyaiku tentang hal itu...


"Lancar kok ma, Yuna bahagia sekali bersama mas Erick" aku bersikap manis dan lembut pada mama...


"Wah mama gak sabar deh pengen cepet² nimang cucu hehe" melirik ke arah Yuna...


"Ehm mama, kan baru bulan madu kemarin ma, ajaib kalau langsung jadi" suamiku tiba² menyahut entah sejak kapan dia ada di belakang aku dan mama...


"Mas..." aku memberi kode agar tak perlu membahas bulan madu...


"Kenapa sayang, apa mau bulan madu lagi hihi"


"Bagus dong sayang, mama pengen banget nimang cucu dari kalian" mama malah menyemangati suamiku yang mesum itu...


"Tuh kan yank, mama aja pengen banget kita punya anak, emang nya kamu gak mau yank??" mas Erick merangkul bahu ku...


"Mau mas, ya kita kan hanya menjalani itu semua tergantung yang di atas mas, ma" aku meyakinkan mereka...


"Iya benar nak" mama memeluk ku...


.


.

__ADS_1


"Ya sudah sebaiknya kalian mandi biar lebih fresh, biar mama aja yang melanjutkan masak" mama mengambil alih pisau yang ada di tanganku...


"Hmm iya deh ma, aku sama mas Erick ke kamar dulu ma" ucapku dengan ramah..


"Iya sayang, silahkan" mama tersenyum manis pada kami...


.


.


Aku dan suamiku segera ke kamar dan mandi karena suasana begitu terik membuat sedikit gerah.


Mas Erick mandi lebih awal, lalu setelah aku menyiapkan pakaiannya... aku langsung mandi dan membersihkan tubuhku.


Rasanya begitu lelah, namun jika mengingat kenanganku bersama suamiku segala lelah dan penat ini hilang begitu saja...


Seketika aku terpana melihat bagian leherku, di sana masih tertinggal sedikit tanda merah akibat ulah mas Erick saat kami bercumbu mesra di kamar hotel itu.


Aku menggosok seluruh tubuhku dengan sabun favorit ku, meski bekas kepemilikan itu tak bisa ku hilangkan.


Ahh sial ini akan jadi bahan lelucon saat mama melihatnya..


Bagaimana ini?? aku membathin di dalam kamar mandi itu sambil terus menggosok² leherku...


Bukan hanya di leher bahkan di bukit kembar sudah banyak stempel merah di sana meski sudah memudar...


Ahh dasar suami mesum, tega sekali menodai tubuhku ini 😅


Happy reading sista❤️


Maaf ya jarang up🙏🙏

__ADS_1


Author lagi fokus Kuliah Online😁


Jangam lupa like and komen nya😉


__ADS_2