Semoga Jodohku Kamu

Semoga Jodohku Kamu
Part 44 Acara Syukuran+Tunangan


__ADS_3

Setelah menunaikan ibadah shalat maghrib, para tamu undangan berangsur hadir di rumah Erick.


*Tidak terlalu banyak teman² Erick, mungkin karena sedang merayakan keberhasilannya juga. Itu semua tidak penting, yang terpenting semua keluarga kumpul di sini, baik itu dari keluarga Erick maupun Yuna.. semuanya berkumpul riang dan gembira.


Di sudut lain terlihat sosok seorang perempuan! Siapa dia??


Ternyata Mira hadir di tengah² acara bahagia ini. Padahal tidak ada yang mengundangnya*!!


Aku mencoba menghampirinya, tentunya aku bersama kekasihku.


"Mira..kamu ngaoain berdiri sendirian di sini?"


"Maaf, sebaiknya aku pulang..maaf aku telah mengganggu acara kamu!"


"Dia siapa kak?"


"Masalalu..!"


"Masih sering ketemu??"


"Sering sih yank, tapi gak sengaja dan gak di sengaja juga kok"


"Owh...Yuna memasang wajah sedih dan kecewa"


"Hey, jangan sedih. Aku udah end sama dia dan aku gak ada hubungan apa² lagi sama dia yank, kamu gak usah baper!"


"Aku takut kamu mengulangi masa lalu"


"Gak akan yank, aku sama kamu aja udah cukup!"


"Janjii..!"


"Iya janji. Udah kamu jangan sedih gitu, bentar lagi acaranya di mulai tuh. Yuk gabung sama mereka"


"Iya deh kak"


Mereka berdua menghampiri mama, di sana sudah berkumpul semua keluarga.


Ada kak Rani dan anak²nya..dan kak Nina ada juga.


Semuanya memberikan ucapan selamat pada adik bungsunya itu, ya sii Erick itu anak bungsu.


Selamet ya CaPar atas prestasinya, tuh dek belajar sama Erick biar kamu pinter dan cepet sarjana hehe. Ucap kak Nina


Haha ngaco deh kak, SMA aja belom tamat udah bahas sarjana, emangnya hidup bisa di sulap apa!!?

__ADS_1


Iya kak Nina makasih yaa, senang bertemu CaKaPar (Calon Kakak Ipar) hehe.


.


.


.


*Sekarang acara segera di mulai dan masing² membaca doa sesuai dengan kepercayaan masing².


Do'a selamat di bacakan oleh Om Herlambang, adiknya papa Hermawansyah.


Om Herlambang sangat bahagia di waktu itu, ia memperlakukan aku seperti anaknya sendiri.


Ia mengatakan bahwa ia bangga memiliki ponakan seperti ku.


Sekarang Erick telah memotong nasi tumpeng yang mama buat, potongan pertama Erick berikan pada mama, selanjutnya pada om Herlambang.. karena baginya om Herlambang itu sudah seperti papa nya sendiri, yang menyayanginya dengan sepenuh hati.


Lanjut potongan ketiga di berikan kepada calon istrinya yaitu Yuna Astari Wijaya*.


"Sayang, buka mulutnya aaa'...."


Semuanya bersorak dan bertepuk tangan...


"Apaan sih kak, malu tau di liatin yang lain"


"Biarin, biar semua tahu kalau kamu calon istriku"


"Kak...Yuna menunduk karena malu!"


Tiba² Erick mengeluarkan kotak berwarna merah, dari dalam saku celananya.


"Yuna...ini untukmu, maukah kamu mendampi giku sampai tua?"


"Cincin?? ini maksudnya apa kak!"


"Aku di sini dan biarkan semua yang ada di sini menjadi saksi bahwa aku tidak pernah main² dengan perasaanku! aku mau kita tunangan"


"Tunangan...Yuna berfikir sejenak, ada baiknya juga sih tunangan dulu. Ntar kalau udah matang baru menikah"


"Gimana Na..kamu bersedia?"


"Yuna masih diam seribu bahasa"


Terima...terima....

__ADS_1


Udahlah dek terima aja, ntar kalau gak mau gue tikung nih heheh kekeh kak Syila.


"Enak aja, makanya kak cari cowok..jangan jomblo mulu lo!"


"Gak usah ngegas kalik...bodo males gue ntar juga dateng sendiri"


"Ampe ubanan juga gak bakal dateng kalik kak, kalo yang deketin lu aja lu tolak semua!"


"iiihb dasar nih anak, diem deh bikin malu aja"


"Haha, biarin. Biar dunia tau kalau kak Syila itu Jombrang!!"


"Ehh paan tuh Jomrang??"


"Jomblo Girang...😄"


"Sialan nih anak..bete gue"


Udah² kok malah ribut sih, gimana sayang kamu bersedia kan.. ucap mama Ratih.


"Kalau kamu bersedia terima cincin ini, ucap Erick dengan wajah penuh harap"


"Hmm gak kak, gak bakal nolak maksudnya hehe"


"Huuft kirain kamu gak mau yank"


*Kini mereka saling bertukar cincin, pertunangan ini sebelumnya tidak ada di skenario mama, karena niat mama hanya ingin mengadakan syukuran.


Tapi malam ini mereka sangat bahagia, semuanya seolah merestui hubungan mereka tanpa ada kendala sedikitpun.


Begitulah takdir Tuhan, tiada yang tahu.


Hanya dari sebuah sosial media, kini mereka telah berhubungan hampir 3 tahun, waktu seakan begitu cepat berlalu.


3 tahun bukan waktu yang singkat, meski mereka berdua sering berantem karena hal kecil, namun keduanya sudah berkomitmen dari awal kalau mereka akan saling bersama Dan tidak akan meninggalkan.


Bagaikan mendapat kebahagiaan ganda, di siwi lain Erick bangga karena telah lulus S2. Di sisi lain Erick bangga dan bahagia telah di pertemukan dengan seorang wanita cantik, yang sekarang resmi jadi tunangannya.


Yuna aku akan selalu menjagamu sama seperti ayahmu, Izinkan aku menjadi cinta terakhirmu setelah ayah*!


Deg... tiba² tunangan aja🙈


Thanks ya kakak yang udah setia mampir di **SJK💝


Semoga sukaa😉🤗**

__ADS_1


__ADS_2