
*Semoga Jodohku Kamu*
Sementara Yuna dan Erick merasa bersalah juga jika harus menyembunyikan tentang kabar kehamilannya, namun entah mengapa Yuna juga bersikeras ingin membuat sebuah kejutan untuk orang-orang kesayangannya...
Mungkinkah ini sebuah keinginan baby yang ada di kandungan nya, alias ngidam??
Huek... huek...
Yuna bolak balik memasuki kamar mandi, sejak pagi ia sudah sangat sempoyongan karena sudah muntah berulang kali. Mual, pusing, lemas, itulah yang dirasakan oleh Yuna.
Erick pun menemani Yuna dengan setia, sedetikpun ia tak pernah lalai menjaga istrinya. Apapun yang di butuhkan oleh Yuna, selalu aja Erick sediakan secepat mungkin tanpa harus membuat Yuna menunggu lama.
"Mas, aku pengen makan rujak Bandung deh" ucap Yuna dengan merengek manja.
"Yaudah, mas cariin. Tapi kamu hati-hati di rumah ya" jawab Erick.
"Aku mau ikut, aku mau makan di tempatnya langsung mas" jawab Yuna memelas.
"Sayang, mas khawatir kamu kecape'an... mas gak mau terjadi apa-apa sama kamu"
"Ayolah mas, ini juga keinginan anak kita mas!" Yuna mengelus perutnya.
"Yaudah yuk siap-siap, mas antar kemanapun kamu mau" jawab Erick tulus.
....
Sesampainya di Bandung, Erick mengendarai mobil nya dengan hati-hati, namun tetap fokus melihat-lihat sekitaran kota Bandung untuk mencari Rujak khas Bandung.
Hampir setengah jam, akhirnya Erick menemukan rujak Bandung yang di inginkan istrinya. Erick langsung memarkirkan mobil pribadinya, lalu mempersilahkan istri kesayangannya turun dari mobil.
Mereka masuk ke rumah makan yang menyediakn rujak Bandung tersebut, dan tersedia makanan khas bandung lainnya.
Yuna menyantap rujak Bandung itu dengan lahap, tanpa menyisakan sedikitpun.
__ADS_1
****
Karena sudah terlalu sore, Erick memutuskan untuk check in ke hotel bintang 5 di Bandung.
Hotel Prama Grand Preanger, Bandung.
Erick dan istrinya menempati kamar 106 di lantai dua.
Di kamar, Yuna sedang menikmati roti bakar yang dibelinya saat akan pergi menuju ke hotel. Sedangkan Erick memilih untuk mandi dan membersihkan diri, karena tubuhnya sudah sangat lengket dan gerah.
.
"Sayang, kenapa menggemaskan sekali?" ucap Erick yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Ternyata perempuan itu memang benar-benar tidak pernah dewasa!" jelas Erick sembari duduk di samping istrinya.
"Maksudnya?" Yuna semakin tak mengerti.
"Ini, seperti anak kecil saja" Erick mengelap bibir bawah Yuna karena makan belepotan.
"Terimakasih suamiku" ucap Yuna menggemaskan.
"Lanjutkan makan mu sayang, mas mau istirahat" jawab Erick, Yang langsung merebahkan tubuhnya di ranjang tanpa memakai pakaian terlebih dahulu.
"Dasar kebo! baru rebahan saja langsung ngorok" bathin Yuna.
Akhirnya Erick pun tertidur pulas di kasur empuk kamar hotel itu, ia hanya mengenakan handuk mandinya yang melingkar di pinggangnya.
.
__ADS_1
Entah mengapa melihat Erick yang tidur tengkurap, membuat Yuna sangat bergairah untuk menjahili suaminya.
Tanpa berfikir panjang, Yuna naik ke atas tubuh suaminya lalu memijiti punggung suaminya itu.
Tentu saja perbuatan istrinya akan mengganggu tidur suaminya, Erick pun perlahan membuka mata dan tersenyum lebar.
Istriku memang pandai menggoda... bathin Erick, dengan masih berpura-pura tidur.
"Kasihan sekali kamu mas, pasti kamu kecape'an karena menuruti keinginanku" ucap Yuna lirih, namun masih terdengar di telinga mas Erick.
Bahkan aku rela sakit, asal kamu sehat sayang... bathin Erick.
Merasa puas memijatkan suaminya, Yuna memeluk erat-erat tubuh Erick.
Erick pun tak kuasa menahan semua kehangatan yang Yuna hadiahkan untuknya.
"Ehhheumm..." Erick berdehem lirih.
"Mas... sudah bangun?" tanya Yuna.
"Kamu yang bangunin mas... " jawab Erick singkat, lalu menelentangkan tubuhnya.
"Kapan aku membangunkan mas?" ucap Yuna penasaran.
"Saat kamu memelukku penuh kehangatan" jawab Erick menggoda dengan kedipan matanya.
"Dasar mesum!" seru Yuna.
"Biarin, kan pahala mesumin istri sendiri" jawab Erick mantap.
"Hmm kau lah segalanya mas" ucap Yuna dengan malas.
Hari semakin sore, Yuna bergegas mandi membersihkan diri nya. Tentu saja suami mesumnya tak akan tinggal diam, dan terus membuntuti istri kecilnya.
__ADS_1