Sexy Partner

Sexy Partner
13. Trapped.


__ADS_3

 


               Alex melihat Danil yang entah sedang mengobrol dengan siapa di dalam mobilnya. Sepertinya Danil terlambat mengikuti rapat hari ini karena ia sedang bersama dengan seseorang. Dan orang itu, wanita yang tak bisa di lihat wajahnya dengan jelas oleh Alex.


               “ Apa Danil punya kekasih … ? “ tanya Alex dengan heran pada Alexa yang juga, sama sama sedang menatap ke arah mobil Danil. Perempuan itu tak nampak wajahnya. Hanya saja, bukan karena itu. Perempuan itu seperti sedang mencoba menyembunyikan wajahnya agar tak terlihat dari luaran sana.


               “ Aku tidak tau, Danil tidak pernah berkencan dengan wanita dengan sungguh sungguh. “ ujar Alexa mencoba menyuarakan pendapatnya. Baik Alex maupun Danil, apalagi Alexa. Mereka bertiga sama sama tak pernah berhubungan serius dengan pasangan. Danil terlalu tidak peduli dan tak pernah serius. Alex? Ia terlalu dingin atau pemilih, entah tipikal apa yang sedang di cari Alex. Sedangkan Alexa? Dia tidak pemilih. Hanya saja Alexa tak pernah terpilih. Jomblo uzur.


               “ Sudahlah! Ayo cepat kita berangkat ke tempat meeting. Jangan sampai membuat klien kita menunggu. “ Alexa mengatakan itu karena Danil yang terlihat sedang mendekatkan diri pada gadis misterius di mobilnya. Saepertinya mereka hendak berciuman. Itu pikiran Alex dan Alexa secara kompak. Padahal saat itu Danil sedang memasangkan sabuk pengaman pada Cassandra.


               Tapi Alex tak beranjak. Ia mengamati Danil lekat lekat. Cukup lama sampai Alexa marah karena kediaman Alex ini.


               “ Cepat Kakaku tercinta. Boskku yang paling cerdas cermat. Sopirnya akan dingin karena kita diamkan “ Alexa mulai kehilangan kesabaran. Sampai menganggap kalau sopir sama halnya dengan bubur.

__ADS_1


               “ Ayo kita pergi. “ sahut Alex tanpa memiliki rasa penasaran lagi pada perempuan yang sedang bersama Danil.


 


               Melihat Alex dan Alexa yang masuk ke mobil, Cassandra bisa bernafas lega. Ia takut Alex sudah menyadari kalau ia minggat dan akan menarik keluar dirinya dengan paksa. Tapi laki laki itu pergi. Tanpa mendekati mobil Danil.


               “ Kenapa kamu memasangkan sabuk pengaman dekat dekat !! “ Cassandra membentak Danil dengan emosi meluap.


               “ Memangnya kenapa ? “ tanya Danil dengan cuek. Ia malah menjalankan mobil dengan santai meninggalkan pelataran parkir berurutan dengan mobil Alex yang sudah melaju duluan. Ia tak sadar kalau Alex barusan, sedang memperhatikannya. Tapi itu hal yang biasa.


               Pagi tadi, Danil baru saja mampir ke rumah temannya. Dan buru buru pergi ke kantor, sebelum wanita yang mengaku gila bernama Alana itu menghantamkan diri ke tengah jalanan.


               “ Kita mau kemana … ? “ tanya Cassandra dengan heran, ia kini sudah memahami jalanan ini. Tapi ini bukan jalan untuk menuju ke rumahnya. Bukan. Memang bukan. Lalu keman Danil akan mengajaknya pergi?

__ADS_1


               “ Mau makan. “ jawab Danil dengan cuek.


               “ Aku tidak meminta makan. “ jawab Cassandra dengan lebih cuek.


               “ Tapi aku memang tidak berniat memberikamu makanan. “ jawab Danil dengan super duper tidak peduli dan kabar baiknya. Skak mat. Cassandra malu sendiri karena rasa percaya dirinya sangat tinggi.


               “ Tidak apa apa, aku tidak lapar. “ dengus Cassandra dengan angkuhnya. Padahal sebelum ajang memanjat pohon dan tembok, ia sudah sarapan. Tapi sepertinya, memanjat tembok setinggi hampir tiga meter itu membuat tenaganya hilang sia sia.


               “ Bagus kalau kamu tidak lapar, aku jadi tidak perlu mengeluarkan uang ekstra. “ jawab Danil dengan lebih angkuh lagi dari Cassandra.


               Hah! Melihat wajahmu dan mendengar omonganmu barusan saja, sudah membuat aku kenyang! Ingin memakanmu bulat bulat sampai tercerna enzim lipase di lambungku! Tunggu saatnya aku menjadi kanibal! Itu semua adalah gerutuan Cassandra. Yang tentu saja, di dalam hati. Mana mau ia mengeluarkan unek uneknya, takut di tendang Danil di gorong gorong, jembatan, atau bahkan tempat pembuangan sampah akhir.


 

__ADS_1


^^^


       


__ADS_2