Sipembunuh Bayaran Menemukan Cinta

Sipembunuh Bayaran Menemukan Cinta
Episode 15


__ADS_3

Sesampainya di rumah Zilvina di kagetkan dengan pesan dari Ayahnya yang memerintahkannya untuk kembali ke kota B. Dengan sangat terburu buru Zilvina menuruni tangga untuk mencari Lilia.


"apakaj kau melihat Lilia? dimana dia?" tanya Zilvina kepada Fania sembari berlari mencari Lilia.


"sepertinya dia sedang berada di ruang baca" jawab Fania.


"Emm baiklah, terima kasih" jawab Zilvina sembari berlari.


"hei jangan berlarian! kau seperti anak kecil saja!" ucap Sheon memarahi Zilvina.


"hey.. apakah kau akan pergi ke kota B hari ini? " tanya Zilvina sembari berlari menuju Lilia.


"hmmmm, apakah kau akan pergi bersamaku hari ini?" jawab Lilia.


"iya, aku mengira kau sudah berangkat jadi aku berlarian dari atas sampai disini" ucap Zilvina menghela nafas.


"haih cepatlah bersiap aku akan segera berangkat beberapa menit lagi" ucap Lilia.


"ba-baiklah, tolong tunggu aku" jawab Zilvina sembari berlari ke kamarnya.


"haih.. sepertinya dia begitu terburu buru" ujar Lilia.


Mereka menuju ke kota B dengan menggunakan mobil, ketika di mobil Lilia sangat heran mengapa Zilvina tiba tiba saja ingin pergi ke kota B.


"ada apa kau tiba tiba sekali akan ke kota B" tanya Lilia.


"entahlah, Ayahku mengirimiku sebuah pesan dan memintaku untuk kembali ke kota B secepatnya" jawab Zilvina.


"Ayahmu memang sulit untuk di tebak, oh ya kau ingin aku antar hingga di kediaman keluarga Evangelion atau bagaimana?" tanya Lilia.


"kau antar saja, sepertinya tidak ada sambutan untuk nona muda ketiga kali ini" jawab Zilvina.


"haih merepotkan sekali" saut Lilia.

__ADS_1


"apa kau tidak ingin di repotkan seorang nona muda keluarga Evangelion yang terhormat ini, itu hal yang sangat langka kau tau" ucap Zilvina membanggakan dirinya.


"apakah kau mengira bahwa aku ini bukan seorang nona muda?" tanya Lilia sambil melihat Zilvina, merasa geram.


"untuk saat ini kau adalah sopirku dan bukan nona muda" jawab Zilvina.


"haih beruntung kau adalah partnerku jika tidak mungkin kau sudah aku bunuh untuk saat ini juga" kata Lilia. Dengan terpaksa Lilia pun mengantarkan Zilvina hingga ke kediaman keluarga Evangelion.


"selamat datang nona muda ketiga" ucap para pengurus rumah dan pengawal berjajar di depan pintu menyambut kedatangan Zilvina.


"hmmm, lain kali jika aku datang kalian tidak perlu menyambut sampai seperti ini! itu membosankan!" ucap Zilvina.


"baik nona"


"dimana ayah?" tanya Zilvina kepada Kepala Pengurus Rumah.


"Tuan belum kembali dari perjalanan bisnis nona" jawab Kepala Pengurus Rumah tersebut.


"hmm.. baiklah aku akan istirahat, jika ayah sudah kembali beritahu aku" perintah Zilvina sembari menuju ke kamarnya.


"dan mungkin aku akan di sini untuk beberapa hari, jadi tolong kau uruskan izin sekolahku" pinta Zilvina.


"baik nona" jawab Kepala Pengurus Rumah tersebut patuh.


"baiklah kalian bisa melanjutkan pekerjaan kalian" ucap Zilvina.


...----------------...


Malam itu kediaman keluarga Evangelion pelayan mengetuk pintu yang menandakan bahwa Ayah Zilvina telah kembali.


"nona, Tuan besar sudah kembali" ucap seorang pelayan.


"hmm, baiklah aku akan segera keluar" jawab Zilvina sembaru berjalan keluar kamar.

__ADS_1


"di mana Ayah?" tanya Zilvina.


"tuan menunggu anda di ruang makan, nona" jawab pelayan tersebut.


Tanpa mengucapkan sepatah katapun Zilvina menuruni tangga dan menuju ruang makan untuk menemui sang ayah.


"ada hal apa Ayah mencariku? apakah ada hal penting yang ingin ayah bicarakan denganku?" tanya Zilvina sembari berjalan mendekat.


"duduklah!" jawab Ayah Zilvina.


"aku masih cukup kenyang, aku tidak ingin makan untuk saat ini" ucap Zilvina.


"Ayahmu memintamu untuk duduk, apa salahnya jika kau duduk sebentar saja, Zilvina!" ucap ibu Zilvina tegas.


"hmmm, baiklah" jawab Zilvina sembari duduk.


"Ayah akan mengadakan pesta makan malam besok, Ayah harap kau dapat menghadirinya" ucap Ayah Zilvina.


"apa? Ayah memintaku untuk kembali ke kota B hanya untuk menghadiri pesta makan malam? apakah Ayah bercanda?" ucap Zilvina terkejut.


"jangan kau menganggap remeh! ini adalah pesta makan malam yang sangat penting, ini menyangkut nama baik keluarga Evangelion" ucap Ayah Zilvina tegas.


"Ayah tidak perlu memarahiku, aku tidak mengatakan bahwa aku tidak mau melakukannya bukan?" ucap Zilvina menenangkan.


"baguslah jika kau setuju" ujar ayah Zilvina lega.


"beristirahatlah sekarang! besok kita memiliki banyak hal yang harus di urus" ucap Ibu Zilvina.


"baiklah Ibu, Ayah.. aku istirahat selamat malam" ucap Zilvina sembari meninggalkan ruang makan dan bergegas ke kamar.


"apa ini tidak terlalu awal untuk memberitahukan soal perjanjian itu kepada Zilvina?" tanya ibu Zilvina merasa khawatir.


"itu demi kebaikan dia juga, Istriku. Kau tidak perlu khawatir Zilvina sudah cukup dewasa" ucap Ayah Zilvina menenangkan Ibu Zilvina.

__ADS_1


"emm baiklah, aku percayakan semua padamu" jawab Ibu Zilvina.


__ADS_2