
Episode 39 - Yin dan Yang (Bagian 3)
Sepulang sekolah, Dafa menyempatkan diri ke cafe yang pernah ia kunjungi waktu bertemu dengan CEO. Dafa ingin bertemu dengan Edric untuk berbicara kepadanya tentang apa yang didapat selama dua hari di sekolah.
"Hatiku berdetak kencang. Waktuku juga tersisa lima hari lagi untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Semoga saja dia tak marah karena aku tak ada perkembangan sedikitpun," gumam Dafa lalu masuk ke dalam cafe.
Dafa berjalan perlahan sembari melihat ke sekelilingnya, ia mencari Edric yang duduk di bangku paling ujung. Dafa segera berjalan dengan cepat kesana dan langsung duduk di bangku yang menghadap ke arah Edric.
"Bagaimana kabarmu?" tanya Edric lalu memberikan segelas es coklat yang sudah di pesannya dari tadi.
"Baik, eee … sebenarnya saya ingin minta maaf karena belum ada perkembangan sedikitpun," jawab Dafa dan ia langsung jujur kepada Edric karena belum ada perkembangan yang dimilikinya untuk menolong anak CEO.
"Tidak masalah, aku datang kesini hanya ingin memberikan tawaran kepadamu. Aku dengar dari beberapa omongan orang, jika kau berkelahi dengan anggota geng Harimau Putih," ucap Edric dengan menatap serius ke Dafa.
Dafa keringat dingin karena mendengarnya. "Dari mana anda tau kalau–" Belum selesai berbicara, Edric memotong Dafa.
"Bakat bertarung mu tidak bisa diragukan. Setelah aku melihat video yang tersebar di sosial media, aku yakin jika kau akan menghadapi masalah yang lebih serius," ungkap Edric.
"Masalah yang lebih serius." Dafa mengerutkan dahinya. "Masalah apa itu?" tanya Dafa yang penasaran.
"Kau dan temanmu telah masuk ke dalam list yang menduduki peringkat ketiga di wilayah ini setelah geng Harimau Merah dan peringkat satunya untuk Harimau Api." Edric meneguk secangkir kopi.
__ADS_1
"Meski aku adalah pengawal CEO, aku juga bertugas untuk mengurus wilayah Selatan," ucap Edric yang membuat Dafa semakin bingung.
"Gimana-gimana? Kamu orang yang mengurus wilayah Selatan? Kamu polisi? Atau preman wilayah?" sahut Dafa yang bertanya-tanya kepada Edric.
"Tak usah dicari lebih dalam, intinya aku ingin menawarkan tawaran bekerjasama denganmu. Jika kamu mau, aku akan memberikan fasilitas seperti rumah, kendaraan, pelayan, uang, dan fasilitas lainnya. Bagaimana, kau setuju atau tidak?" tawar Edric kepada Dafa.
"Hmm … aku masih ada beberapa pertanyaan yang membuatku penasaran," ucap Dafa dengan tatapan seperti menatap orang yang mencurigakan.
"Tanya saja, waktuku masih banyak kok," balas Edric.
"Kamu bilang, aku masuk ke dalam list. Nah, apa yang dimaksud dari list itu?" tanya Dafa.
"Ah … kau belum tau ya. Baiklah, aku jelaskan secara ringkas."
Di website itu juga sudah mencakup semua daftar nama geng beserta anggota dan wilayah geng tersebut berada. Dari geng yang terbesar hingga geng yang terkecil.
Untuk Wilayah Surabaya Pusat, geng pertama yang memimpin daerah tersebut adalah Black Bull. Black Bull adalah geng yang dibuat setelah White Cobra menghilang.
Untuk Wilayah Surabaya Barat, geng pertama yang memimpin daerah tersebut adalah geng Demon. Seperti yang diketahui, bahwa Demon adalah geng paling buruk yang pernah ada.
Di wilayah Surabaya Timur, geng yang menduduki peringkat pertama adalah Geng Psycho. Sama seperti Demon, geng ini juga adalah geng paling buruk dan bekerjasama langsung dengan geng Demon.
Di wilayah Surabaya Utara, geng yang menduduki peringkat pertama adalah Geng Crocodile. Tak jauh berbeda dengan kedua geng yang sangat buruk itu. Geng Crocodile ini juga bekerjasama dengan Geng Demon.
__ADS_1
Terakhir, di Wilayah Surabaya Selatan. Ada sebuah geng yang mampu membuat beberapa cabang dan berhasil meyakinkan para anak muda untuk masuk ke dalam gengnya. Geng itu adalah Geng Harimau Api.
Meski tak begitu buruk seperti yang dilakukan oleh ketiga geng di wilayah Barat, Timur dan Utara. Geng ini adalah geng yang paling disegani di seluruh Surabaya. Bagaimana tidak, pemimpin dari geng ini adalah orang yang sangat licik. Ia juga memiliki orang dalam pemerintahan yang membuat gengnya takkan pernah masuk ke dalam catatan kriminal.
Geng Harimau Api menduduki peringkat Pertama, Harimau Merah peringkat kedua dan Peringkat ketiga adalah Harimau Putih. Namun Harimau Putih telah turun ke peringkat ke empat dan yang menduduki peringkat ketiga saat ini adalah Yin dan Yang.
"Tunggu sebentar, jadi maksudmu aku dan temanku memiliki geng sendiri," potong Dafa.
"Seperti yang kau lihat disana. Jika kau tekan nama gengnya, kau akan melihat nama anggota yang tertera disana," sahut Edric.
{ Dafa Setyawan - Geng Yin & Yang - Ketua }
{ Galang Wijaya Kusuma - Geng Yin & Yang - Wakil Ketua }
{ Anggota - unknown }
Setelah melihat website dan seisi website tersebut. Dafa dibuat tegang karena ia telah memasuki dunia gelap. Dunia yang dimana ia menjadi seorang gangster dan akan terus berkelahi untuk merebut wilayah kekuasaan, itu dipikiran Dafa.
"Bagaimana cara agar aku tak masuk ke dalam list ini?" tanya Dafa.
Edric melipat melipat dan meletak kedua tangannya di atas meja lalu mendekatkan kepalanya ke telinga Dafa. "Apa kau menolak penawaran ini?"
...#### Solo Fighter ####...
__ADS_1