Sistem : Menjadi Yang Terkuat

Sistem : Menjadi Yang Terkuat
Episode 67


__ADS_3

Episode 67 - Jeet Kune Do


Anton menyerang Bulldozer menggunakan tendangan bertubi-tubi ke satu titik. Target serangan Anton adalah ulu hati.


Setelah beberapa kali tendangan, Anton merubah serangannya menjadi pukulan.


Melihat Bulldozer yang kewalahan menghadapi Anton. Petarung lainnya langsung menyerang Anton secara bersamaan.


Dengan naluri yang ia punya, Anton menghindari setiap serangan dari para petarung.


Anton membuat para petarung memukul petarung yang lainnya. Cukup dengan menghindar, ia dapat membuat lawannya tumbang.


Dari sisi kanannya, Boxer mengeluarkan tinju yang sangat kuat. Anton lalu menghindar kemudian menendang kaki kiri Boxer menggunakan low kick.


Kuda-kuda dari Boxer terpatahkan oleh tendangan low kick milik Anton. Boxer pun kehilangan keseimbangan.


Anton lalu mengambil kesempatan itu kemudian memukul dagu Boxer, seketika ia langsung pingsan.


{ Seperti yang kita lihat barusan, ternyata Boxer tumbang dan tereliminasi dari pertandingan. }


{ Tersisa sebelas petarung yang masih sanggup berdiri. Namun nampaknya, Rabbit juga sudah mulai kelelahan. Mungkin karena serangan pertama tadi, ya. }


Penonton mulai berteriak histeris melihat aksi dari Anton. Dafa dan Edric hanya diam sama sembari mengamati pertarungan mereka.


Satu persatu petarung yang dihadapi oleh Anton mulai tumbang.


Badan Anton dipenuhi percikan darah. Begitu juga dengan tangannya.


Tersisa para petarung dari anggota militer yang masih bertahan dari serangan Anton. Mereka adalah White Knight, Ju Yohan, Masaki Mamoru, Jonathan dan Todor.


Meski dapat bertahan selama tujuh menit, tubuh mereka tak luput dari luka memar, tulang retak dan juga patah.


Tersisa tiga menit sebelum pertandingan berakhir. Anton yang sedari awal hanya bertarung melawan mereka semua. Tubuhnya mulai bereaksi dan memanas. Jantungnya mulai berdegup kencang.


"Arrrggghhh!!!!"


Anton berteriak kemudian menghajar mereka yang masih dapat bertahan.


Pertarungan pun lanjut kembali dengan gerakan Anton yang sangat gesit. Tak seperti sebelumnya, gerakan yang diberikan Anton sangatlah acak.


White Knight, ia menyerang Anton menggunakan teknik bela diri Karate. Namun ia malah tak mampu menghindari serangan dari Anton. Ia pun kalah telak dan langsung terpental jauh dari Anton.

__ADS_1


White Knight yang sudah lelah, ia tak memaksakan diri dan tetap terbaring sembari melihat pertarungan.


Ju Yohan, dia adalah orang yang dominan menyerang Anton menggunakan kaki. Maklum saja, karena ia berasal dari Korea Selatan.


Anton menggunakan teknik CQC untuk melumpuhkan Ju Yohan.


Ju Yohan yang menyadarinya, ia pun menggunakan teknik tersebut. Tapi ternyata ia tersadar, teknik yang ia gunakan takkan berguna untuk Anton.


Ia tersentak membatalkan teknik tersebut namun tak sempat. Anton segera menendang Ju Yohan menggunakan Dragon Kick.


"Hmm … Apa itu serangan pamungkas nya?" tanya Dafa ke Edric.


"Bisa dibilang begitu," jawab Edric.


Petarung yang melihat dia dari mereka telah dikalahkan, mereka yang tersisa langsung menyerang Anton dengan bersamaan.


{ Time's Up! }


Mereka langsung menghentikan diri mereka masing-masing dan berdiri tetap di tempatnya.


"Huh! Akhirnya selesai juga," gumam Anton, ia pun berjalan menuju pintu keluar untuk beristirahat.


"Terserah lah," gumam Anton yang tak memedulikan ucapan Jonathan.


Selang beberapa menit, Anton kembali masuk ke dalam arena pertarungan bersama dengan wanita bertopeng kelinci.


Wanita bertopeng kelinci sempat melirik ke Dafa beberapa kali, namun Dafa tak menyadarinya.


Anton pun mengambil mic dari wanita kelinci.


"Hai semuanya, apa kalian ingin melihat pertarungan untuk yang terakhir?!!!!" teriak Anton kepada para penonton.


"Iyaaaaa!!!" Teriakan histeris dari para penonton.


"Baiklah, sesuai dengan tradisi geng kita. Yang dimana jika ketua yang lama ingin memberikan jabatannya kepada ketua yang baru, mereka diharuskan untuk berduel hingga salah satunya kalah." Anton mengambil nafas.


"Menang atau kalah, mereka tetap akan menjadi orang yang memimpin geng ini. Maka dari itu, calon ketua baru harus ditest terlebih dahulu, seberapa kuatnya dia untuk memimpin geng ini." Anton melirik ke Dafa sembari tersenyum miring.


"Ahhh … yang benar aja!" batin Dafa.


"Apa kau siap, Dafa?" ucap Anton, ia mengembalikan mic nya kepada wanita bertopeng kelinci.

__ADS_1


Dafa hanya menatap Anton dengan tatapan kosong. Ia mendengar para penonton yang menyoraki namanya.


"Dafa! Dafa! Dafa! Dafa!"


Dafa pun menggelengkan kepalanya karena termenung. Ia menoleh ke Edric dan bertanya, "Apa kalian sudah merencanakan hal ini?"


Edric hanya tersenyum dan menjawab, "Bukannya kau yang mengajak Anton untuk ke sini. Jika saja kau langsung pulang, mungkin hal seperti ini takkan terjadi."


"Dafa! Dafa! Dafa! Dafa!"


Dafa pun berdiri kemudian berjalan menuju pintu untuk memasuki arena pertarungan.


"Aku penasaran, apa kau sama seperti ayahmu," batin Edric.


Anton dan Dafa saling berhadapan. Wanita bertopeng kelinci pun keluar dari arena pertarungan. Namun lengannya ditarik oleh Dafa lalu membisikkan sesuatu kepadanya.


Wanita bertopeng kelinci melanjutkan langkahnya untuk keluar.


"Apa yang bisikkan tadi?" tanya Anton ke Dafa.


{ Para penonton yang masih setia untuk menunggu acara terakhir. Sebelum acaranya dimulai, seorang petarung bernama Dafa memberi persyaratan pada pertarungan kali ini. Jika Dafa memenangkan pertarungan, ia takkan menjadi ketua geng Harimau Api. Sebaliknya, jika ia kalah dari pertarungan ia akan menjadi ketua geng Harimau Api sesuai dengan arahan bos kita, yaitu Anton. }


{ Apa kalian sudah memasang taruhan? }


{ Baiklah, pertarungan akan dimulai dari sekarang! }


Bugh!!!


Para penonton seketika memasang wajah tak percaya. Tak hanya begitu saja, mereka bahkan membuka topeng mereka karena benar-benar tak percaya.


"Sudah kuduga, ia memiliki insting yang tajam seperti ayahnya." Edric tersenyum kecil.


Ternyata Anton melayangkan tendangan ke Dafa dan ditangkis menggunakan tangan kiri Dafa.


"Sakit juga tendangannya. Baiklah, karena sudah dekat, aku akan memeriksa statnya," batin Dafa, ia menyuruh sistem untuk melihat stat dari Anton.


Seketika Dafa terdiam mematung.


"Gila, apa-apaan stat ini! Apa dia manusia?"


...#### Episode 67 ####...

__ADS_1


__ADS_2