Sistem : Menjadi Yang Terkuat

Sistem : Menjadi Yang Terkuat
Episode 52 - Solo Fighter


__ADS_3

Episode 52 - Menguasai SMP 32 (Bagian 5)


Saat bel istirahat berbunyi, seluruh siswa dan siswi mulai keluar dari kelas untuk beristirahat. Namun juga ada yang tetap berada di dalam kelas. Tiba-tiba, Jordi beserta anggotanya mulai menghampiri satu persatu kelas untuk menyuruh semua murid menuju ke lapangan.


Setelah mengumpulkan seluruh murid di lapangan. Jordi menyuruh mereka untuk berbaris rapi. Lalu dari kejauhan, Dafa dan Dimas berjalan dengan santai sembari makan ciki.


"Kenapa mereka semua pada ngumpul disini?" tanya Dafa ke Dimas.


"Eh, bukannya kau–" Ucapan Dimas terpotong ketika Jordi menghampiri Dafa.


"Semua anak-anak udah ku kumpulin. Sisanya ku serahkan padamu," kata Jordi lalu menepuk pundak Dafa.


Dafa mengerutkan dahinya. "Aku kira kau bercanda soal mengumpulkan anak-anak," ucap Dafa dengan wajah yang serius.


"Maklum lah, mereka juga pengen punya pemimpin yang baru," jawab Jordi lalu berjalan menuju barisan.


"Huft … emang ada yang kayak gitu ya?" gumam Dafa lalu berdiri di hadapan para murid.

__ADS_1


Semua murid yang awalnya berbicara dan bergurau. Mereka langsung terdiam ketika Dafa berdiri di hadapan mereka semua. Dafa memberikan ancang-ancang untuk berbicara lantang. Karena ia juga cukup malu ketika berbicara di hadapan banyaknya orang.


"Perhatian semuanya! Terimakasih karena ingin berkumpul di sini. Sebenarnya aku ingin memberitahu, bahwa kedatangan ku ke sekolah ini adalah untuk menghukum para anak-anak nakal, bukan untuk menguasai sekolah!" ucap Dafa dengan sangat lantang.


"Wahhhh!!! Aku kira dia juga termasuk anak nakal. Beruntung kita tak pernah mengganggu dia dari awal masuk sekolah ini," ucap lirih salah satu murid di barisan belakang.


"Yups, aku kira dia anak cupu dari penampilannya. Tapi ternyata, dia orang yang paling kuat di sekolah ini," ucap salah satu siswa di barisan belakang pojok kanan.


"Satu lagi, aku meminta kerjasama dengan kalian semuanya. Jika ada murid nakal yang masuk sekolah ini atau masih berada di sekolah ini. Cepat beritahu aku, karena aku akan memberikan pelayanan yang cukup menyenangkan," ucap Dafa sembari memukul telapak tangan kirinya.


"Siap! Kami akan berusaha sebaik mungkin!" teriak serentak mereka semua.


Semua murid mulai bubar dan melakukan aktivasi seperti biasanya. Dafa pun meninggalkan lapangan serta meninggalkan Dimas juga. Dafa meninggalkan Dimas karena ia mendapatkan misi dari sistem. Maka dari itu, ia langsung menjauhi keramaian agar tak dicurigai oleh seseorang.


"Menguasai sekolah udah selesai ternyata," batin Dafa sambil melihat hadiah yang diberikan sistem.


"Bela diri Jiu-Jitsu, apa aku membutuhkannya?" gumam Dafa lalu menekan tombol 'Terima' pada sistem.

__ADS_1


"Yang jelas, aku harus menguasai lebih banyak ilmu beladiri," gumam Dafa.


...[ Misi Diperbarui ]...


...[ Mengajari Dimas hingga menjadi layak dan mengantarkan ia untuk membalaskan dendam ]...


...[ Reward ]...


...[ Mendapatkan Exp Booster ]...


Dafa melirik ke kanan dan ke kiri lalu menekan tombol 'Terima' dan Dafa langsung memulai misi selanjutnya, yaitu mengajari Dimas untuk bisa bertarung dan membalaskan dendamnya.


...#### Solo Fighter ####...


Mohon maaf atas ketidaknyamanannya para pembaca karena author jarang update novel dalam beberapa hari terakhir ini. Author lagi sibuk parah di dunia nyata. Author harus menyelesaikan beberapa misi dari sistem, oleh karena itu author minta maaf kepada para readers sekalian.


Author bakalan update cerita ini jika memang sempat, cukup sekian Terimakasih.

__ADS_1


Sama-sama...


__ADS_2