
Episode 41 - Yin dan Yang (Bagian 5)
Dafa dan Galang berjalan menuju ke taman. Awalnya Galang tak ingin mengikuti Dafa, namun Dafa mengancam jika ia tak bersama Dafa. Dafa takkan membantu Galang jika berurusan dengan gangster. Maka dari itu, Galang terpaksa mengikuti Dafa dan juga ikut olahraga bersama Dafa.
"Kenapa wajahmu itu? Dari tadi kelihatan murung," ucap Dafa yang sedang berlari kecil menuju taman.
"Tch … terserah lah," sahut Galang yang berjalan di belakang Dafa dengan wajah murung.
Sesampainya di taman, seperti biasanya Dafa melakukan push up, sit up, dan squat. Tak lupa ia mengulangi teknik Taekwondo yang ia pelajari. Ia melakukan itu untuk mengasah kemampuannya agar lebih mahir. Karena sebelumnya Dafa masih ragu menggunakan bela diri, karena ia belum terlalu terbiasa.
Galang yang melihat Dafa melakukan seni bela diri Taekwondo merasa kagum. Kemudian ia berdiri dan tak sengaja mengikuti gerakan Dafa. Namun disaat gerakan tendangan memutar, Galang malah terjatuh dan dilihat langsung oleh Dafa.
Sekilas Dafa menahan tawanya, namun karena tak tahan, Dafa melepaskan tawanya begitu saja di tempat umum.
"Hahahaha … lagi ngapain?" tanya Dafa yang mendekati Galang.
"Gak liat orang lagi jatuh apa?" ucap Galang yang kesal.
"Hehehe … lagian badan gemuk mau sok-sokan ikut tendangan mutar," sindir Dafa.
"Ck … ajarin dong," pinta Galang.
"Enak aja, mahal kalo mau belajar," ucap Dafa.
"Mau berapa?" tanya Galang.
"Nggak usah pakai uang. Kalo udah aku ajarin, jangan pernah lari jika berurusan dengan gangster," ucap Dafa.
Galang berpikir sejenak. Ia mempunyai masa lalu yang buruk jika berurusan dengan gangster. Namun jika masalah itu selalu ia pendam, ia takkan mampu keluar lagi dan terus memendam masalah itu. Akhirnya Galang pun memutuskan untuk menyetujui ajakan Dafa.
"Baiklah, tapi ajari aku sampai jadi jago. Kalau sama aja mah mending tidur," jawab Galang.
"Gampang kalo itu mah. Yang penting jadi dirimu sendiri, jangan suka ikut gaya orang lain. Contohnya jadi preman, tapi pas dihadapkan sama preman asli udah gemeteran," ucap Dafa.
"Siap sensei Dafa," sahut Galang sembari membungkukkan badan ke Dafa.
"Apa sih," balas Dafa.
Dafa pun mengajari Galang teknik bela diri Taekwondo, namun hanya yang dasar saja. Karena Galang yang memiliki tubuh agak gemuk agak susah untuk diajarkan tendangan langsung. Sehingga Dafa mengajari Galang sesuai yang pernah ia pelajari di Dojang dan sistemnya.
Singkat cerita, Dafa dan Galang duduk di kursi taman sembari meminum masing-masing sebotol air mineral. Mereka memandangi jalanan yang dipenuhi kendaraan lalu lalang.
Mereka juga sekalian mencuci mata dengan melihat wanita-wanita cantik yang sedang berolahraga juga. Meski Dafa adalah anak yang terlihat baik, namun dia juga adalah seorang pria. Namun tetap saja, Sistem selalu mengganggu Dafa ketika ia sedang fokus melihat ke arah seorang wanita yang sedang melakukan jogging.
[Tuan, bukankah anda sudah punya wanita anda sendiri :^ ]
__ADS_1
"Kata siapa? Lagian siapa juga yang punya pacar," bisik Dafa.
[Adiknya tuan kan perempuan. Mending tuan jadikan pacar saja (´・ω・`) ]
"Hei, siapa yang mengajarimu seperti itu?" bisik Dafa.
[Tidak ada. Hanya saja manusia itu sangat unik.]
"Unik darimananya?" tanya Dafa.
[Kenapa setiap tuan melihat wanita itu, tuan malah merasakan sensasi yang aneh.]
Mendengar hal itu, Dafa menjadi malu dan langsung menutup jendela sistemnya. "Mending kamu diam daripada ngajak aku bicara," ucap Dafa.
Galang yang mendengar Dafa berbicara sendiri akhirnya bertanya kepada Dafa. "Kau bicara dengan siapa?" tanya Galang.
"Eh! Kapan aku bicara?" tanya balik Dafa.
"Barusan tadi," jawab Galang.
"Ah anu, tadi aku ngelamun. Makanya bicara sendiri," ucap Dafa.
"Oh gitu ya," sahut Galang.
Dafa memberikan senyuman lalu berdiri dan membuang botol air mineralnya ke tempat sampah. Dafa lalu menoleh ke arah Galang. "Yuk pulang," ajak Dafa.
Galang lalu beranjak dari duduknya dan membuang botol mineralnya juga ke tempat sampah.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Dafa.
Galang menghentikan larinya lalu berkata, "Mulai sekarang kita menjadi incaran Harimau Merah."
Mendengar hal itu, Dafa merasakan hal yang tidak beres di belakangnya. Dengan naluri yang tajam, Dafa mengelakkan badannya dari sebuah pukulan yang diayunkan dari seorang pria memakai jaket kulit berwarna merah dengan logo Harimau.
"Wah! Kenapa tak bilang dari tadi," ucap Dafa ke Galang.
"Aku juga baru sadar," balas Galang.
Dafa dan Galang kini sedang dikepung dengan lima puluh anggota geng Harimau Merah. Mereka semua memakai jaket kulit berwarna merah dengan logo Harimau. Tak sedikit dari mereka juga memegang tongkat baseball.
Dengan kondisi yang sangat tidak menguntungkan, Dafa dan Galang sangat terpojok dan entah apakah bisa mereka berdua mengalahkan anggota Harimau Merah semuanya. Atau sebaliknya, mereka akan kalah dan dipermalukan di depan publik.
Dibalik itu semua, Dafa sedang mempersiapkan dirinya dengan menambahkan setiap stat yang ia dapatkan dari menaikkan level, meskipun tidak terlalu banyak, mungkin itu bisa cukup membantu.
...[ STATUS ]...
...Name : Dafa Setyawan...
__ADS_1
...Level : 25...
...Age : 15...
...Gender : Male...
...Strength : 184...
...Intelligence : 104...
...Speed : 84...
...Endurance : 92...
...Charismatic : 60...
...Potential : 150...
...[ Max : 200 ]...
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...#### Solo Fighter ####...
Okay para readers semuanya yang senantiasa menunggu cerita petualangan dari Dafa. Sebenarnya semua plot cerita dari Solo Fighter ini sudah tersusun, tapi kayaknya ada sedikit kekurangan. Dan pastinya kekurangan itu ada dari kalian masing-masing. Jadi biar gak terasa kosong gitu ceritanya, gimana kalau kalian kasih saran jalan cerita dari Dafa ini. Atau bisa kalian vote dari keempat pilihan di bawah.
Dafa bakalan menjalani kehidupan gangster seperti yang ditawarkan dengan Edric.
Dafa tetap menjadi orang biasa yang tak berurusan dengan gangster, namun Dafa secara diam-diam menjatuhkan semua gangster.
Dafa hanya fokus menjalankan misi dari CEO dan di setiap jalan cerita akan selalu ada konflik.
__ADS_1
Mungkin itu saja, jika ada tambahan lain mungkin bisa kalian tulis di komentar.
Sejauh ini Terima kasih yang udah memberikan dukungan, kalau misal nggak kalian kasih dukungan. Dafa bakal ngehajar kalian satu persatu. Hehe... Oke Terima kasih semuanya.