Sistem Over Power

Sistem Over Power
Kaisar Tunduk Pada Etan ?


__ADS_3

Etan menatap Luxion dengan geram, karena dia akan membunuh pelayan setianya " Kalian sudah aman Crown " ucap Etan datar.


Crown membalikan badannya " Te.. terimakasih Tuan Clark !" jawab Crown sembari berlutut dengan satu kaki, Crown juga menarik Feron untuk melakukan hal yang sama.


Feron tahu maksud Crown " Terimakasih Tuan Clark " ucap Feron tulus.


Etan hanya terdiam, dia masih menatap Luxion dengan tajam.


" Swuuzzzz !"


Etan menghilang dari tempatnya, dia mencengkram leher Luxion dengan Erat.


Luxion membelalakan matanya, dia tidak melihat Etan bergerak sedikitpun, ketika Etan hampir membunuh Luxion.


Tiba - tiba ada yang menegur Etan " Anak muda, jangan terlalu impulsif, kendalikan dirimu, mari kita bicarakan ini baik - baik !"


" Kaisar Edaward !"


" Hormat pada Kaisar !"


" Hormat pada Kaisar !"


Semua orang yang ada ditempat tersebut berlutut, kecuali Etan dan para Istrinya, Kyla juga ikut berlutut untuk menghormati Kaisar Edward.


Etan tidak perduli dengan seruan Kaisar Edaward, dia masih mencengkram leher Luxion dengan sangat kuat.


" Krakkk !"


" Praatttt !!"


Leher Luxion hancur, kepalanya jatuh menggelinding di tanah, seketika tubuhnya juga ikut ambruk.


Kaisar Edward sangat geram, karena baru kali ini ada orang yang tidak mengindahkan perkataannya.


" Lancang !" Kaisar Edward meluapkan Vitalitas ranah Abadinya.


Tapi Etan terlihat sangat santai, dia menghampiri Kaisar Edward dengan tatapan tajam.


Kaisar Edward terheran - heran karena Etan masih bisa bergerak, di tambah ada beberapa irang juga yang tidak tertekan Oleh Vitalitasnya.


Saat Etan sudah berada dalam jarak dua Meter dengan Kaisar Edward, Etan menggunakan seluruh Vitalitasnya untuk menekan Kaisar Edward.


Hasilnya Vitalitas Kaisar Edward yang bum menembus ranah Abadi menghilang.


" Hoekkk !!" Kaisar Edward menyemburkan seteguk darah akibat benturan Vitalitas yang di menangkan oleh Etan.


Etan semakin menekan Kaisar Edward, semakin Etan melangkah maju kaisar Edward.semakin tertekan, hingga akhirnya kaisar Edward bertekuk lutut dihadapan Etan.

__ADS_1


Kaisar Edward mendongakkan kepalanya, dia menatap Etan dengan tidak percaya " Si..Siapa ka..mu sebenarnya !" Kaisar Edward tahu jika pemuda di depannya bukan orang sembarangan.


Etan melepaskan Vitalitasnya hingga Kaisar Edward tidak tertekan lagi, dia langsung berdiri karena sangat Malu di taklukan oleh seorang pemuda.


Tapi semua orang yang ada ditempat tersebut sudah mengetahui hal tersebut, mungkin akan ada desas - desus jika Kaisar Edward tidak berdaya di hadapan seorang pemuda.


Pejuang Tingkat 1, mereka datang satu persatu, karena tugas mereka mengawal Kaisar.


Saat mereka melihat Kaisar mereka sedang berhadapan dengan seorang pemuda yang tidak berlutut dihadapannya, mereka semua sangat geram.


Dabolt marah " Bajingan !, berani sekali kamu berdiri sejajar dengan kaisar !"


" Swuuuuzzzz !" Dabolt langsung menyerang dengan kecepatan penuh.


" Buugggg !!"


" Braakkkk !!" Dabolt menghantam dinding kantor registrasi.


Pejuang tingkat satu lainnya terkejut saat melihat Dabolt terlempar puluhan Meter, mungkin jika tidak ada dinding akan terlempar ratusan meter.


Dabolt berdiri lagi dengan darah merembes keluar dari sudut bibirnya, saat dia melihat siapa yang telah menendangnya Dabolt terkejut, karena dia seorang Wanita.


Kaisar Edward juga ikut terkejut, dia menghela napas dan menatap Etan " Anak muda, beri orang tua ini sedikit muka "


Kaisar Edward orang yang cerdas, dia tahu jika dirinya dan para pejuangnya tidak akan menang jika melawan Etan.


Karena saat Dabolt menyerang, dia melihat sedimit gerakan Vivi, pasalnya mereka sama - sama ranah Abadi, jadi Kaisar Edward menyimpukan jika rombongan Etan benar - benar kuat.


Para pejuang yang mendengar hal tersebut sangat geram karena kaisar mereka di ejek seperti itu, tapi Kaisar Edward mengangkat tangannya, menandakan jika mereka tidak boleh ikut campur.


" Aku akan memenuhi semua permintaanmu, asalkan kamu melepaskan kami " ucap Kaisar Edward sopan.


" Kyla !, kemarilah !" Etan memanggil Kyla.


Kyla langsung maju dan berlutut satu kaki di samping Etan " Hamba memberi salam pada Kaisar dan Tuan Clark !" ucap Kyla Sopan.


Etan menghela napas, dia menarik Kyla agar berdiri " Jangan berlutut dihadapanku. kamu akan menjadi istriku, artinya kamu setara denganku !, dan dia !" ucap Etan Acuh.


" Eh... Tu..Tuan Clark ham..."


" Cup !" Etan mengecup Bibir Kyla.


Kaisar Edawrad tersenyum getir, karena dia merasa dipermainkan Etan, jika saja kekuatan Etan dibawahnya mungkin dia sudah menvincang Etan dan memberikannya pada hewan peliharaannya.


Para pejuang juga merasa geram, pasalnya Kaisar Edward tidak ada harga dirinya sama sekali di hadapan Etan.


Seorang pejuang yang sudah tidak tahan dengan tindakan Etan dia melesat maju " Mati kau !" dia menembakan Ribuan jarum beracun ke arah Etan.

__ADS_1


" Trang


" Trang


" Trang


Tapi jarum - jarum tersebut mengenai dinding Es yang dia buat oleh Anita.


Etan menatap pejuang tersebut dengan dingin setelahdinding Es menghilang.


Dia membuat lubang hitam kecil dan melemparkannya ke perut orang tersebut.


Pejuang tersebut mengira jika Etan hanya menggertaknya, tapi tiba ' tiba Lubang hitam tersebut semakin membesar dan menarik anggota tubuhnya perlahan, hingga akhirnya menghilang entah kemana.


Etan menghilangkan Teknik tersebut, karena dia tahu jika terus dilanjutkan lubang hitam tersebut akan terus membesar dan menghisap segala sesuatu yang ada di dekatnya.


Etan kembali menatap Kaisar yang mulai ketakutan, padahal seumur hidup Kaisar tidak pernah merasa setakut itu.


" Kyla, apakah aku perlu menghancurkan Kekaisaran ?" tanya Etan santai.


Kyla yang sedang tertegun karena ungkapan Etan barusan segera tersadar " Tuan Clark aku ra .."


Kyla belum selesai bicara Etan memotongnya " Jika kamu masih memanggilku Tuan berarti kamu ingin aku menghancurkan kekaisaran !"


" Tu..eh... Suamiku, Kita bisa bicarakan ini baik - baik, benarkan Kaisar Edward !" Kyla sudah tidak memanggil yang Mulia lagi, karena dia takut Etan marah.


Etan tersenyum " Baiklah, mari kita bicarakan ini baik - baik !, Kaisar Edward apakah tidak ada sambutan untuk kami ?"


Kaisar Edward yang dari tadi terdiam seperti orang bodoh langsung menjawab " Tentu saja ada Tuan Clark, mari kita ke istana, aku akan menyambut kamu dengan baik " Ucap Kaisar Edward ramah.


Semua orang terkejut. jika Kaisar Edward menghormati Etan, berarti Etan bukanlah orang sembarangan.


Untuk itu semua orang yang ada ditempat tersebut mengingat wajah Etan dan menanamkan dalam hati mereka, jika mereka harus menghindari permusuhan dengan rombongan Etan.


Kaisar Edward menggunakan telepatinya, menyuruh seorang pejuang untuk menyiapkan jamuan, seorang oejuangpun langsung meninggalkan tempat tersebut.


Rombobgan Etan di bawa ke istana kekaisaran untuk menerima jamuan, Ketiga istri Etan mendekat, mereka merajuk manja pada Etan.


" Sayang kamu curang dengan istri baru kamu !" ucap Vivi.


Anita menimpali " Mentang - mentang Goanya masih paling sempit di beri kasih sayang berbeda "


Wina cemberut " Iyah, padahal kami rusak juga gara - gara kamu "


Kyla yang mendengar hal tersebut seperti mau pingsan saja, padahal Goa dia juga sudah rusak, jika di masuki 3 Pusaka pria biasa mungkin masuk.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2