Sistem Over Power

Sistem Over Power
Sunset Vila 2


__ADS_3

Di perjalanan Ceril sedikit gugup , pasalnya semakin dia mengenal Etan ,ternyata Etan memiliki kekayaan yang luar biasa .


Etan yang melihat Ceril sepanjang perjalanan hanya diam , dia membuka pembicaraan " Ceril , ngomong - ngomong aku tidak melihat ayahmu semenjak dirumah sakit , apa dia bekerja ?"


Ceril menundukan kepalanya " Ayah meninggalkan kami ,semenjak ibu dirawat dirumah sakit " ucap Ceril sambil tersenyum getir.


" ah... maaf Ceril, aku tidak bermaksud .." Etan menghentikan ucapannya.


Ceril tersenyum kearah Etan " tidak apa - apa Tuan Clark , aku juga sudah menganggap dia tidak ada "


Etan tahu jika Ceril menutupi kesedihannya, karena mau bagaimanapun ditinggal seorang Ayah saat keluarganya sedang terpuruk pasti sangat menyakitkan.


Apa lagi Ayah Ceril meninggalkannya saat ibunya jatuh sakit ,hal itu akan mengakibatkan trauma mental pada Ceril.


Etan tidak banyak bertanya tentang keluarga Ceril lagi ,dia takut membuat Ceril bersedih karena mengingat keluarganya yang berantakan.


Tak berselang lama mobil Etan sampai di Sunset Vila ,dia memasuki gerbang Vila karena gerbang terbuka. Etan terkejut karena ternyata Sunset Vila begitu besar.


Walaupun dia sudah melihat foto Sunset Vila ,tapi Etan hanya melihat bangunannya saja ,dia tidak melihat halaman dan sekitar Vila.


Halaman Sunset Vila sangat luas , didekat Vila juga terlihat rumah kecil dua lantai tempat para pelayan beristirahat.


Ada juga taman di halaman dengan bunga - bunga yang menghiasi taman tersebut , di tengah - tengah taman terlihat bangunan kecil seperti saung tapi sangat modern.


Vivi sudah menuggu Etan di depan Vila bersama dengan seorang pria paruh baya yang mengenakan setelan pelayan.


Mobil Etan berhenti di depan Vivi , Etan dan Ceril turun dari mobil dengan disambut oleh keduanya.


" Selamat datang Tuan Clark " ucap Vivi membungkuk hormat.


Pria paruh baya juga membungkuk hormat " Salam kenal Tuan Clark , Saya Weis aldaras kepala pelayan di Vila ini " ucap Weis memperkenalkan diri dengan sopan.


Etan mengangguk ,dia kemudian memberi perintah pada Vivi " Vivi telepon Levi, suruh dia membawa mobil - mobil saya kemari !"


" Baik Tuan Clark " Ucap Vivi lembut.

__ADS_1


Etan dan Ceril di bawa Weis untuk berkeliling untuk melihat - lihat Vila tersebut. Sementara Vivi langsung menelpon Levi.


Di pemukiman Vruis , Levi yang sedang beristirahat makan siang bersama empat bawahan Leon lainnya , Ponselnya berdering.


Melihat nama Vivi di layar ponselnya Vivi langsung mengangkatnya " Halo..Nona Vivi apa ada yang bisa saya bantu ?" ucap Levi sopan.


" Levi kamu kirim mobil Tuan Clark ke Sunset Vila sekarang , Kunci Mobil ada di tenda tuan Clark, sekalian ambil semua berkas - berkas dan barang - barang Tuan Clark !" Tanpa memberikan penjelasan lebih detail Vivi langsung mematikan ponselnya.


Levi tersedak air yang sedang dia minum ' uhuk - uhuk ' Levi menepuk - nepuk dadanya sendiri.


Wili yang penasaran bertanya " kamu kenapa Levi ?"


Levi tersenyum , tangannya yang memegang ponsel masih bergetar karena mendengar Sunset Vila , padalnya Vila tersebut sangatlah megah bagaikan istana.


" Nona Vivi menyuruhku mengantar mobil - mobil Tuan Clark ke Sunset Vila " Ucap Levi dengan suara bergetar.


' furrrrrrrhhhh ' Cristofer menyemburkan Air minumnya.


Semua bawahan Etan terkejut , pasalnya mereka tahu seperti apa Sunset Vila itu , sebelumnya tidak ada yang memiliki Sunset Vila semenjak berdiri satu tahun yang lalu.


Bukan karena apa , tapi karena hargaya yang terlalu mahal , pengusaha di kota Luton tidak ada yang mau membelinya , karena dari pada membeli Vila seharga satu Milyar dolar, mereka lebih memilih menggunakan uangnya untuk berbisnis.


Tentu saja jika Etan membeli Vila tersebut ,semua orang akan terkejut ,pasalnya menurut mereka semua ,hanya orang yang sudah memiliki pendapatan Milyaran Dolar lebih yang mampu membeli Sunset Vila.


Para anak buah Etan seketika begidik ngeri dengan kekayaan Etan , dia baru saja menggelontorkan uang ratusan juta dolar untuk membangun pemukiman Vruiz.


Dia juga membeli puluhan Mobil Mewah yang harganya di luar nalar. Sekarang dia membeli Sunset Vila.


Dari Fakta tersebut saja sudah membuktikan betapa kuatnya keuangan Etan , dia tanpa ragu - ragu membeli segala sesuatu.


Lindri yang biasa memegang uang besar karena dia sering bekerja sebagai Managemen keuangan di berbagai perusahaan besar, dia menghela napas " Tuan Clark ini ?, aku tidak pernah mendengar sebelumnya tentang keluarga Clark ,tapi dia benar - benar mengejutkannku " ucap Lindri lirih.


" Kamu benar Nona Lindri , aku juga tidak pernah mendengar tentang keluarga Tuan Clark , tapi kenapa itu bisa terjadi ?, seharusnya orang seperti dia akan menjadi orang nomor satu di kota Luton " ucap Cristofer menimpali.


Wili teringat sesuatu " Tunggu dulu , jika Tuan Clark selama ini menyembunyikan identitasnya ,jangan - jangan ...?" wili menghentikan ucapannya dan memandang semua orang.

__ADS_1


' glek 'Seketika para bawahan Etan menelan ludah , karena mereka memiliki pemikiran yang sama jika Etan adalah pewaris keluarga tersembunyi.


Sindi yang merupakan bawahan termuda Etan ,tubuhnya bergetar hebat saat memikirkan identitas Etan , jika pemikiran mereka benar ,berarti mereka bekerja dengan Multi Bilioner.


Levi berdiri " Aku harus menyelesaikan tugasku segera , maaf semuanya aku tinggal dulu !" Ucap Levi bersemangat.


Wili, Lindri ,Cristofer dan Sindi setuju dengan Levi , dia harus bergegas menjalankan tugasnya agar Etan puas dengan kinerjanya.


Semuanya juga ikut bertambah semangat setelah pemikirin liar mereka , anak buah Etan bertekad untuk bekerja lebih keras agar di akui Etan.


Jika Etan mengetahui prmikiran liar mereka, dia akan tertawa terpingkal - pingkal , karena pemikiran mereka sungguh sangatlah di luar nalar.


Sementara itu , Etan sedang berkeliling Sunset Vila , dia terlihat sangat puas , karena Fasilitas di Vila tersebut sangatlah lengkap.


Jadi tidak heran jika Vila tersebut sangatlah mahal , pasalnya Sunset Vila di rancang seperti istana kerajaan agar semuanya serba ada.


Apa lagi dihalaman belakang juga ada lapangan Golf yang sangat Luas , di tambah ada sebuah tempat parkiran helikopter di samping lapangan Golf.


Ceril tidak henti - hentinya dia mengagumi Vila tersebut , mata dia berbinar saat melihat semua sudut dari Vila tersebut. Walaupun dia hanya akan jadi pelayan di Vila tersebut , itu sudah cukup membuatnya senang.


Etan yang memperhatikan Ceril ,dia buka suara " Apa kamu menyukai Vila ini ?" tanya Etan pada Ceril.


Ceril tanpa ragu mengangguk " Tentu saja Tuan Clark , saya sangat menyukainya !" jawab Ceril sangat bersemangat.


" Kalau begitu mulai sekarang kamu akan tinggal di sini bersamaku !, dan pilihlah sebuah kamar untukmu !" Ucap Etan santai.


Ceril terkejut " Eh.... eh... Maksud Tuan Clark ?"


Etan tersenyum " Mulai sekarang jangan panggil aku Tuan Clark , kita sekarang keluarga panggil aku Etan , oke !"


Ceril menatap Etan dengan seksama ,dia tidak percaya jika Etan akan memperlakukannya sebagai keluarga , Ceril tertegun saat mendengar hal tersebut, dia diam sambil menatap Etan ....


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2