Sistem Over Power

Sistem Over Power
Menyelesaikan Masalah


__ADS_3

Teman - teman Victoria yang melihat dia tergesa - gesa jadi penasaran, mereka kemudian mengikuti Victoria dari belakang.


Victoria sampai di depan Pintu Resto." Etan !!" Victotia langsung tersenyum, ia mengira jika Etan secara pribadi untuk menemuinya.


Victoria menghampiri Etan hendak merangkul tangannya seolah dia adalah wanitanya, tapi Etan mengibaskan tangannya dan berkata " Kamu tidak pernah berubah Victoria Lois!" ucap Etan sinis.


Victoria terkejut." apa maksud kamu Etan ?"


" kamu tahu, gara - gara sikapmu ada orang yang terluka!" Etan berkata dengan nada kesal.


Victoria kebingungan, tapi saat dia melihat Wanita di samping Etan, dia tahu apa maksud Etan." apa kamu percaya dia begitu saja Etan? Dia mencoba mencuri dariku!"


Wanita pelayan buka suara. " Nona saya tidak mencuri ponsel Nona, saya menemukannya di kamar mandi, tapi saat saya akan mengembalikan ponsel Nona, kalian sedang mencari ponsel Nona yang kebetulan saya pegang. " Ucap Wanita tersebut sendu.


" Halah.. mana ada maling mau ngaku !" Teman Victoria buka suara.


" Bener tuh, jangan percaya dengan dia, orang miskin sepertinya pasti akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang!" Teman Victoria yang lainnya menimpali.


Etan mengepalkan tangannya karena sangat marah, dia paling membenci orang yang duka menindas kalangan bawah.


" Mana ponselmu Victoria!?" Ucap Etan datar.


Victoria tidak tahu Etan akan berbuat apa , tapi dia dengan patuh mengeluarkan ponselnya , Etan langsung mengambil ponsel tersebut dari Victoria.


Etan membolak - balik ponsel tersebut " Berapa harga ponsel ini ?" tanya Etan pada Victoria.


" Itu Iphone 13, jelaslah harganya 1500 dolar, masa seperti itu saja kamu tidak tahu !" Teman Victoria berbicara dengan ketus.


Teman yang lain menimpali " Victoria , apa ini Pria yang kamu maksud itu? Ya elah apa bagusnya dia, harga Iphone 13 saja dia tidak tahu, pasti dia orang miskin!" cibir teman Victoria.


Detik berikutnya Etan langsung membanting Ponsel Victoria dengan kuat, hingga ponsel tersebut hancur berkeping - keping.


Semua orang yang ada di tempat tersebut terkejut dengan tindakan Etan, Victoria menatap Etan tidak percaya " Etan! Apa yang kamu lakukan?" Victoria masih berbicara dengan sabar.


" Bukankah kamu bilang ponsel kamu di curi oleh dia? Sekarang ponsel kamu benar - benar hilang bukan, tapi bukan olehnya melainkan oleh aku! Jadi apa yang ingin kalian lakukan!" Etan berbicara dengan Arogan.

__ADS_1


Rodi sangat berkeringat dingin , pasalnya Etan terlalu berani, padahal yang sedang dia hadapi adalah anak orang terkaya kedua di kota Luton.


Teman - Teman Victoria buka suara " Astaga... Victoria ponselmu !"


" Victoria kamu harus meminta ganti rugi padanya !" Ucap teman Victoria.


Tapi detik berikutnya mereka malah di bikin kaget dengan tindakan Victoria , dia yang biasanya Arogan tapi di depan Etan dia seperti merpati yang menurut dengan majikannya.


Victoria menghela napas " Etan ... jika dengan merusak ponselku kamu akan memaafkan aku, aku tidak keberatan."


" Victoria apa yang kamu lakukan?" tanya temannya.


Teman satunya menimpali " Apa kamu gila Victoria? Dia sudah mempermalukanmu !"


Victoria menggeleng " ini semua memang salahku, seharusnya aku tidak menuduh orang sembarangan."


Victoria menatap pelayan Wanita. " Maaf, aku telah membuatmu seperti ini, aku sangat menyesal. "Victoria berkata dengan Lembut, padahal dalam Hati dia sangat membenci Wanita pelayan.


Teman - teman Victoria dan Rodi tercengang , karena mereka belum pernah melihat Victoria minta maaf, apa lagi dengan orang kalangan Bawah.


Karena Etan sudah berada di tahapan setengah Dewa, ia bisa melihat kebohongan yang di buat oleh Victoria, dari raut wajahnya yang menunjukan senyum palsu.


" Berikan rekeningmu Victoria !" ucap Etan ketus.


Victoria menggeleng " Tidak perlu Etan, aku sadar jika aku yang salah, sekarang maukah kamu makan bersamaku? Sebagai tanda pemintaan maaf ?"


" Aku sibuk! " Etan langsung menarik tangan pelayan Wanita pergi dari tempat tersebut.


Teman - teman Victoria langsung menarik tangan Victoria. " Kamu tidak sakit kan Vic?" Teman Victoria menempelkan punggung tangannya di kening Victoria.


Victoria mengibaskan tangan Temannya " Apaan sih Jul, Aku tidak kenapa - napa!"


" tapi kenapa kamu tadi..." Juli menghentikan ucapannya meminta penjelasan dari Victoria.


Victoria tersenyum " Kadang mendapatkan cinta memang butuh pengorbanan? Asal kamu tahu Etan Clark jika aku meminta ganti rugi 100 juta dolar juga aku yakin dia akan memberinya, tapi aku tidak mau itu, yang kuinginkan dia menjadi kekasihku!" ucap Victoria yakin.

__ADS_1


" Tidak, tidak, itu tidak mungkin, kamu pasti bercanda, mana ada pria yang rela menghabiskan 100 juta dolar demi wanita pelayan seperti itu?"Juli menggeleng tidak percaya.


Teman yang lainnya mengangguk - anggukan setuju dengan ucapan Juli, pasalnya itu memang hal yang mustahil bagi mereka.


" Coba kalian cek Showroom High Class, kalian pasti akan terkejut saat melihatnya!" ucap Victoria santai.


Mereka saling menatap, tapi mereka langsung menuruti ucapan Victoria, mengecek situs Web Showroom High Class.


Betapa terkejutnya mereka saat Foto Etan tertera di sana, ada tulisan 'Terimakasih pelanggan VIP baru kami, Tuan Etan Clark yang telah membeli semua mobil sport dan 5 buah mobil Audi'


Tangan Juli dan yang lainnya bergetar, dia menatap Victoria yang menyeringai melihat mereka " Vic.. ini serius?" tanya Juli tidak percaya.


Victoria mengangguk " Ya... itu asli, aku menyuruh anak buah ayah untuk mengikuti keseharian Etan !"


Victoria diam sebentar kemudian melanjutkan " coba kalian pikir, Ayahku saja akan berpikir ulang untuk menghamburkan uang Sebanyak itu hanya buat membeli mobil - mobil tersebut, tapi Etan membelinya tanpa ragu, sampai sini apa kalian paham, seberapa berkuasanya Etan, bukan?" Victoria menaik turunkan Alisnya.


Juli menghela napas. "Aku malah keceplosan bilang dia miskin, apa aku akan baik - baik saja nantinya?" nada suara Juli bergetar, dia terlihat sangat ketakutan.


Victoria merangkulnya "Jika aku bisa mendapatkan dia, maka kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. "


Teman - teman Victoria mengangguk mengerti, Juli yang tadi gelisah, sekarang dia juga bersemangat lagi, karena ucapan Victoria membuatnya memiliki sebuah harapan untuk memperbaikan hubungannya dengan Etan.


Rodi yang mendengar celoteh wanita - wanita tersebut, dia menghela napas karena Etan tidak bertindak lebih padanya.


...***...


Pelayan Wanita yang di bawa Etan, dia naik Mobil bersama Etan, tapi pelayan wanita tersebut terlihat cemas.


Etan kemudian bertanya "Siapa namamu?"


Pelayan Wanita tersentak kaget dengan pertanyaan mendadak Etan , dia menjawab dengan gugup " eh... Ce-ril Tuan "


" Tidak perlu gugup seperti itu, sekarang kamu mau kemana? biar aku antar " Etan berkata dengan lembut.


"Antar saya kerumah sakit saja Tuan." Wajah Ceril berubah Sendu.

__ADS_1


Etan mengangguk, dia tidak bertanya lebih lanjut, karena Ceril terlihat sangat tertekan, jadi Etan fikir jika Ceril tidak nyaman berbicara dengannya.


__ADS_2