Sistem Over Power

Sistem Over Power
Tamu Tidak Di Undang


__ADS_3

Sementara itu pasukan pengintai yang di kumpulkan Dabolt sudah di krim untuk mencari keberadaan Etan, sesuai dengan titik lokasi yang dirasakan Edward.


Pasukan pengintai hanya mengirim sepuluh orang saja, tapi kekuatan mereka tidak bisa diremehkan, jika merrka bentrok dengan Lucion jelas pasukan pengintai kekaisaran akan jauh lebih unggul, pasalnya di antara mereka ada dua ranah Absolut God Akhir dan sisanya Ranah Absolut Akhir.


" Tuan Pluim, sepertinya kita akan menuju peradaban rendah jika mengikuti intruksi Kaisar !" Ucap seorang pengendali pesawat tempur.


Pluim menghela napas " Dolin, apakah kaisar yakin jika merasakan ranah Abadi di peradaban rendah seperti ini ?" ucap Pluim pada Ranah absolut God lainnya.


" Sudahlah, kamu jangan terlalu bamyak berpikir, perintah kaisar adalah Mutlak !, lebih baik kita menurut saja !" Ucap Dolin meyakinkan.


Pluim seorang pejuang yang baru menerobos Ranah Absolut God Akhir, 10 tahun yang lalu, dia baru - baru ini di angkat menjadi salah satu pemimpin pasukan kekaisaran.


Sedangkan Dolin, dia sebenarnya naik keranah Absolud God Akhir berbarengan denga Dabolt, tapi karena dia tidak memiki teknik kusus seperti Dabolt, jadi dia hanya di anugrahi menjadi Pejuang tingkat dua, yang notabenya untuk membembing para pejuang pemula dan menengah.


Untuk itu Dolin di tunjuk menjadi pemimpin kelompok pengintai, karena dengan pengalamannya dia di harapkan bisa membimbing pasukan pengintai untuk bertindak hati - hati.


Ribuan kilometer sudah mereka tempuh, mereka semakin mendekati Planet Bumi.


Sementara itu di Bumi setelah 27 hari semenjak Etan mengupgrade System, dia sedang mempersiapkan keberangkatannya, Karena pesawat yang di naiki Orion sudah berhasil diperbaiki, para peneliti juga sudah berhasil menemukan bahan pembuatan badan pesawat tersebut, Jadi Etan berencana akan pergi dari Bumi.


Awalnya Etan akan membawa Vivi dan Anita saja, tapi Wina bersikeras ingin ikut, jadi Etan terpaksa akan membawanya juga.


" Apakah kamu sudah mencari orang yang akan menggantikanmu sebagai CEO di Clark Industrie Wina ?" tanya Etan santai.


Wina memgangguk " Semuanya sudah aku Atur, apakah kita akan berangkat sekarang ?" tanya Wina bersemangat.


" Ya, kita menunggu Vivi dan Anita yang sedang mengatur bawahanku agar tetap Waspada setelah kita pergi nanti " Jawab Etan lembut.


Hampir satu bulan ini Etan tinggal di desa Don, pasalnya tempat pesawat milik Orion jatuh didekat desa Don, jadi Etan berinisiatif menjaganya.


Sementara Itu Etan tiba - tiba merasakan ada ratusan kekuatan yang mendekati Bumi.


karena kepekaan Ranah Abadi sangat tinggi, dia bisa merasakan hal tersebut dengan jarak yang begitu Jauh.


Etan mendongak ke atas dengan memicingkan matanya " Hoh, akhirnya kalian datang juga " gumam Etan sambil tersenyum.


Wina yang berada di dekat Etan dia mengernyitkan dahinya " Kamu melihat apa Etan ? " tanya Wina penasaran.


Etan menatap Wina kemudian tersenyum " Ada tamu yang akan datang, aku pergi dulu untuk menyambutnya "

__ADS_1


" Swuuuuzzzhhh !"


Wina baru mau bertanya tapi Etan sudah menghilang dengan sekejap mata, dia menghela napas " mau kemana lagi dia sebenarnya !"


Walaupun Etan sudah memiliki Warp kemana saja, dia belum bisa menggunakannya, karena Etan belum melihat langsung ruang angkasa, jadi dia hanya bisa terbang ke ruuang angkasa.


Etan membungkus dirinya dengan dengan Vitalitasnya agar bajunya tidak robek saat pergi ke ruang angkasa, karena akan sangat konyol jika dia telanjang saat sampai di depan mushnya.


Sementara itu di pesawat Lucion Rex yang menjadi pemimpin pasukan buka suara " Cepat panggil Tuan Lucion !, kita sudah hampir tiba !"


Pelayan Klan Scorpion king yang selalu melayani Lucion langsung bergegas ke kamar Lucion.


Terdengar suara teriakan - teriakan di kamar tersebut.


" Aahhhhh Tuan sudah cukup Tuan !"


" Ahhhh


" Ahhhh


Pelayan bingung mau mengetuk pintu atau tidak, pasalnya dia tahu jika Lucion akan sangat marah jika kesenangannya di ganggu.


Akhirnya pelayan mengetuk pintu, karena informasi yang akan dia berikan cukup penting.


" Tuan Lucion, kita hampir sampai !" ucap pelayan tersebut sedikit meninggikan suaranya.


Lucion menghentikan Aktivitasnya, terlihat Budak yang di tindihnya sedang kejang - kejang, Gonya juga terlihat sedikit Biru karena benturan terus menerus.


Di samping budak tersebut juga ada lima Budak lainnya yang sudah jatuh pingsan dengan kondisi yang sama, mereka semua tergeletak tanpa sehelai benangpun.


Lucion mencabut Pusaknya dari goa budak yang masih sedikit tersadar, dia langsung mengenakan pakainnya dan membuka pintu.


" Apakah kamu yakin ?" tanya Lucion menyelidik.


" Benar Tuan Lucion !" jawab pelayan Sopan.


Lucion tersenyum, dia langsung ke ruang kendali untuk memastikan hal tersebut.


Lucion duduk di kursi yang kusus untuknya " Apa benar kita hampir sampai Rex ?" tanya Lucion tegas.

__ADS_1


" Benar Tuan, Harusnya planet itu yang menjadi tujuan kita " jawab Rex sopan.


Lucion menatap Planet Biru di depannya " Planet kecil seperti itu, kenapa Orion bisa terbunuh ?, mana mungkin ada orang kuat di planet kecil seperti itu !"


Karena keberangkatan Pesawat Lucion berangkat dua hari sebelum Etan mengupgrade System, jadi pesawat Lucion sudah sangat dekat dengan Bumi.


Kenapa dia bilang Bumi planet kecil, pasalnya Planet di Kekaisaran besarnya tiga kali lipat planet Bumi, jadi wajar jika Lucion bilang seperti itu.


Lucion menyipitkan matanya saat melihat sebuah cahaya Emas mendekati Pesawat mereka " Rex Apa itu ?!" Lucion menunjuk Cahaya Emas yang masih meluncur dengan cepat ke arah pesawat mereka.


Rex langsung membesarkan sesuatu yang di lihat Lucion, semakin besar cahaya emas tersebut semakin terlihat apa yang sedang meluncur ke arah pesawat mereka.


Lucion terkecut " Manusia !?, kenapa dia bisa terbang dengan sangat cepat seperti itu ? "


Lucion menebak - nebak siapa manusia tersebut kenapa bisa menggunakan kemuatan seperti itu.


" Rex Siapkan pasukan !, aku rasa dia datang buka untuk bermain - main, mari kita lihat seberapa kuat manusia bodoh itu !" Ucap Lucion percaya diri.


" Dimengerti Tuan !" Rex Langsung mengeluarkan beberapa Oz kroco dari pesawat.


Sementara Etan yang sedang meluncur ke arah pesawat, dia terkejut juga karena pesawat milik Lucion lebih besar dari milik Orion, tapi bentuknya masih sama jadi Etan berpikir jika Pesawat tersebut memang milik keluarga Scorpion King.


" Ternyata informasi dsri Dark Information sangat tepat, mereka benar - benar datang !" Gumam Etan masih sambil meluncur cepat.


Etan berhenti saat di depan para Oz kroco yang sudah menunggunya.


Etan menghela napas " Apakah hanya pasukan seperti ini yang mereka punya ?" Etan terlihat kecewa karena tidak bisa mencoba kekuatan barunya.


Tapi Karena dia berada di luar angkasa, Etan punya pemikiran untuk mencoba beberapa Teknik yang tidak pernah dia gunakan di Bumi.


" Benar juga, aku harus mencoba beberapa Teknik yang belum pernah aku Coba !" Etan menyeringai penuh Arti.


" Swuuuzzzzz ! " tubuh Etan berubah menjadi kabur, dan dia tiba - tiba sudah kembali lagi ditempatnya dengan tersenyum.


Tiba - tiba sebuah pusaran hitam muncul dibelakang sepuluh Oz kroco, Pusaran hitam terus membesar hingga seukuran Manusia.....


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2