Sistem Over Power

Sistem Over Power
Fisik Baru


__ADS_3

Etan melihat Poin kekuatannya masih Satu juta , dia ingin meningkatkan kekuatannya , tapi karena dia masih kepikiraan rasa sakit barusan , dia mengurungkan niatnya , dia menunggu besok lagi untuk meningkatkan kekuatannya ,saat tubuhnya sudah tidak terasa sakit lagi.


Mungkin karena belum beradaptasi , tubuh Etan terasa sakit , tapi anehnya tubuh dia terasa ringan.


Saat Etan bangkit ,tanpa sengaja dia meleyang di udara , Etan tertegun " ini... astaga ... aku bisa terbang sekarang !" Saking senangnya Etan lupa jika dia belum terbiasa dengan tubuh tersebut.


" Bruaaaakkkk !!!" Etan terjatuh saat menabrak langit - langit kamar.


" Adu..du..duh !" Etan meringis memegangi punggungnya.


" Aku harus belajar di luar nanti agar cepat terbiasa !" gumam Etan lirih.


Etan melihat kaca , dia merasa wajah dan tubuhnya sangat bersih , di wajahnya tidak ada bekas jerawat atau Noda sedikitpun , sangat mulus seperti paha Bintang Blue film jav.


Etan langsung melepas bajunya , dia juga terkejut , karena bekas luka cambukan yang dulu dia terima diperadaban tingkat atas juga telah hilang.


Bukan rahasia umum jika di peradaban tingkat atas Manusia Bumi yang notabenya di bilang Manusia terendah oleh mereka , di jadikan budak dan mereka sering sekali mendapat cambukan di tubuh mereka.


Wina yang pernah tidur bareng dengan Etan tidak melihatnya karena waktu itu dia mabuk , saat bangunpun dia tergesa - gesa ,jadi dia tidak melihat bekas luka milik Etan.


Etan merasa sangat senang , karena dengan menghilangnya luka tersebut , dia tidak perlu mengingat kejadian suram yang telah dia lalui.


Etan bergegas membersihkan diri , dia kemudian keluar dari kamarnya .


Saat dia turun dari kamarnya dia melihat Ceril yang sedang duduk dengan ibunya diruang tamu .


Saat melihat Etan ,Ceril langsung berdiri " Etan ... kamu sudah bangun " Tanya Ceril bersemangat.


Etan mengangguk , dia mau bilang tidak tidur dari tadi tidak enak , jadi dia mengiyakan saja uvapan Ceril " Kenapa Ceril ? "tanya Etan sambil duduk.


" Begini Etan , kamikan sudah tidak punya rumah , apakah ibu boleh tinggal disini ?, jangan khawatir Ibu akan satu kamar denganku " Ucap Ceril terlihat memelas.


Etan Melihat Seli ,ibu Ceril " Jadi anda seudah sembuh ?, baguslah..."


" Tuan ... terimakasih banyak karena mau membantu kami dan maaf telah merepotkan Tuan " Ucap Ibu Ceril sopan.

__ADS_1


Etan tersenyum " Tidak lerlu terlalu Formal , aku sudah menganggap Ceril seperti adikku sendiri , Ibu boleh tinggal disini , lagi pula kamar di rumah ini sangat banyak , pilihlah sesuka Ibu "


Seli menggeleng " tidak perlu Tuan , saya akan satu kamar bersama Ceril saja " ucap Seli lembut.


" Ya sudah .. terserah anda sama Ceril saja , dan jangan terlalu memaksakan diri , anda baru sembuh jadi lebih baik jaga kesehatan anda terlebih dahulu !" ucap Etan tegas.


Seli mengangguk " Terimakasih atas perhatiannya "


" Ceril , aku mau keluar sebentar ,Kalau butuh sesuatu bilang pada Weis saja " Etan beranjak dari tempat duduknya.


Ceril mengangguk mengerti , dia tidak bertanya Etan mau pergi kemana , Karena menurut dia orang kaya memang banyak yang perlu di urus.


Setelah Etan pergi , Ceril membawa ibunya ke kamar dia " Ceril , kamu beruntung sekali nak bertemu orang baik seperti Tuan Etan " Ucap Ibu Ceril sambil duduk di ranjang.


Ceril tersenyum " Cril juga berpikir begitu Bu , andai saja Ceril bisa mendapatkan pria seperti Etan "


Seli menghampiri Ceril dan memeluknya " Kamu pasti akan mendapatkannya , kamu adalah wanita baik , apalagi sekarang kamu bisa tinggal ditempat seperti ini , asalkan kamu bekerja keras untuk Tuan Etan ,siapa tahu kamu akan di lirik olehnya "


Wajah Ceril langsung memerah , dia memang memiliki perasaan dengan Etan , tapi sayangnya dia tidak selevel dengannya , jadi Ceril tidak berani menyatakan perasaannya.


Ceril hanya bisa mengangguk lirih dipelukan ibunya , bagi dia sekarang ibunya sudah sembuh saja dia sudah sangat bersyukur.


" Tuan Clark !" Keduanya membungkuk hormat saat melihat Etan.


Etan lupa saudara kembar tersebut sudah menjadi bawahannya , Etan buka suara " Apa kamu mau tinggal disini Atau ..?"


Gord menjawab " kalau ada tempat kami mau tinggal disini ,agar kami bisa menjaga Nona Ceril 24 jam seperti yang Tuan Clark mau " ucap Gord tegas.


Etan mengangguk mengerti " Baiklah , kalian nanti tinggal di asrama pelayan , untuk masalah gaji jangan khawatir aku juga akan memberikannya untuk kalian ! , Aku mau pergi dulu !"


" Silahkan Tuan Clark !" Ucap keduanya sopan.


Etan meninggalkan Vilanya dengan Pagani Zonda , pasalnya Lamborghini Vanenonya sudah dia berikan untuk Wina.


Etan mengemudikan mobilnya menuju pemukiman Vruiz , pasalnya dia sudah beberapa hari tidak kesana .

__ADS_1


Saat Etan sampai dipemukiman Vruiz , Etan terkejut karena sudah ada beberapa bangunan yang hampir jadi , Etan memarkirkan mobilnya di dekat Tenda pengungsian.


Levi yang melihat mobil Etan ,dia langsung menghampiri " Tuan Clark !" Levi membungkuk hormat saat Etan sudah keluar dari Mobilnya.


Etan mengangguk , dia kemudian berjalan menuju Kursi tempat para Warga Vruiz berkumpul , dia duduk dikursi tersebut.


Levi dengan patuh berdiri dibelakangnya , dia memanggil seseorang untuk menyiapkan minuman untuk Etan.


Etan buka suara " Levi ,apa semuanya lancar ?"


Levi mengangguk " Semuanya lancar Tuan Clark , apalagi Nona Vivi menambah pekerja untuk membantu kita , jadi pekerjaan kita bisa di kebut lagi !"


Etan mengangguk mengerti , Awalnya dia ingin bertanya kenapa pembangunanya begitu cepat, ternyata ada andil Vivi disana.


Etan sangat kagum dengan pekerjaan Vivi , dia begitu efisien , tidak perlu diperintah ini itu tapi dia sudah melakukannya dengan baik.


Etan punya pikiran ingin memberikan dia hadiah karena telah bekerja keras semenjak dia di aktifkan , tapi Etan bingung ingin memberikan apa , Karena Vivi sebuah robot.


" Levi , kapan kantor Clark Industries selesai dibangun ?" tanya Etan tidak sabar.


" Perkiraan satu bulan lagi Tuan Clark , kami juga Fokus untuk mendirikan kantor tersebut terlebih dahulu , dengan jumlah pekerja yang sekarang ,saya yakin dalam satu bulan semuanya sudah selesai !" jawab Levi yakin.


Etan mengangguk " Baguslah..., tapi ingat jangan memaksa pekerja yang sudah kelelahan , lakukan Sift yang benar biar mereka tidak jatuh sakit atau kelelehan , mereka boleh ambil jam lembur tapi ingatkan kondisi tubuh mereka !"


" Di mengerti Tuan Clark !" jawab Levi.


Etan meminum kopi kaleng dingin yang ada didepannya ,dia kemudian beranjak dari tempat tersebut dan pergi lagi ,karena Etan ketempat tersebut cuma mau meninjau.


Melihat semuanya sedang sibuk , Wlili, Crstofer dan Lindri yang sedang mengajari Warga Vruiz ,Levi yang sedang mengawasi para pekerja bangunan, Etan tidak ingin mengganggu mereka .


Levi mengantar Etan sampai Mobil , setelah Etan pergi ,Levi kembali melanjutkan pekerjaannya.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2