Sistem Over Power

Sistem Over Power
Planet Hijau


__ADS_3

Vivi yang tidak ikut berkultivasi karena ranah Kultivasinya akan naik sendiri jika Etan menaikan ranahnya, dia menghampiri Etan dan berbaring disamping Etan.


Walaupun sekarang Kultivasi Vivi sedikit terlambat setelah dia mendapatkan Tubuh manusia, tapi Vivi tetaplah yang terkuat di antara istri Etan.


Etan tersenyum dan mengusap puncak kepala Vivi " Kamu kenapa sayang ?" tanya Etan lembut.


Vivi menggelengkan kepalanya " aku tidak apa - apa, aku hanya khawatir saja dengan Anak - anak "


Etan tahu jika Vivi ingin mempunyai seorang anak " Apakah kamu ingin mempunyai anak dariku ?"


Vivi menghela napas " dari awal aku hanya robot, apakah aku bisa memiliki seorang anak darimu ?"


Etan berbicara dengan System di benaknya " System Non Aktifkan Vivi sekarang !"


[ Yes Master, Menon Aktifkan Asisten Robot Selesai ]


Vivi seketika diam di pelukan Etan, Etan tersenyum ketika layar Virtual muncul di atas kepala Vivi.


Etan tanpa ragu memberikan Vivi rahim sesuai yang dia janjikan dulu, Karena walau bagaimanapun Vivi adalah wanita pertama yang menemaninya dari Nol.


" System cek status !"


[ Yes Master ]


[ status ]


sistem Versi : 9


Level System : 1 / 0/ 1.000.000.000


Nama : Etan Clark


kekuatan : Lord Emeperor / - ( -)


Vitalitas : Lord Emperor / - ( - )


poin Kekuatan : 1.770.500.000


Koin : Tidak terbatas [ Reset ]


Uang : 0.


Teknik : Manipulasi Gravitasi/ Hujan Meteor/ Langkah Cepat / Dimensi penyimpanan/Lubang hitam /Pukulan satu Hit / Badai Angin / Pukulan Seribu tangan /Warp, Pintu penembus dimensi /Pukulan Naga Api /Belzebub


senjata : Asisten Robot ( Versi 9 ) / Durandal /100 Pasukan Robot ( Versi 9 )/ Pedang Exorcisme / Bom Nuklir ( 3 )


Tubuh : Absolut /Dewa

__ADS_1


Tubuh Elemen:


Elemen Angin.


Elemen Api.


Elemen Air.


Elemen Tanah


Toko Sistem :


/ Sumon Golem ( 1 Milyar Poin )/ Petir penghakiman ( 10 Milyar Poin ) / Teknik Segel ( 10 Milyar Poin ) / Robot Dewa ( 10 Milyar Poin )


Pil penyembuhan( per butir 1 Juta Poin Poin )


Pil Kultivasi ( Per Butir 10 juta Poin )


Pil penatralisir Racun ( Perbutir 10 juta Poin )


inventory :


Pil penyembuhan ( 20 )


Pil Kultivasi ( 0 )


" Spertinya aku hanya tinggal fokus membeli Toko System yang tersisa saja nanti !" gumam Etan lirih.


" System Aktifkan Vivi !"


[ Yes Master , Mulai mengaktifkan Asisten Robot selesai ]


Vivi membuka matanya, dia merasakan ada sesuatu yang bertambah pada tubuhnya, tapi dia tidak tahu apa itu.


Vivi menatap Etan yang tersenyum menatapnya, dia terheran - heran apa yang sebenarnya telah terjadi padanya.


" Warp !" Etan membawa Vivi pindah kamar, karena dia tidak mau mengganggu Kultivasi istrinya yang lain ketika membuat anak dengan Vivi.


" Sayang katanya kamu capek ?" tanya Vivi lembut.


Etan tersenyum " Kita main pelan - pelan saja, aku hanya akan diam di bawah kamu " goda Etan.


Vivi menggelengkan kepalanya sembil tersenyum, tapi dia menuruti kemauan Etan, Vivi yang mengendalikan permainan.


Etan sengaja menahan Vitalitasnya, dia melakukan itu karena agar cepat mencapai puncak, karena tujuannya ingin membuat keturunan dengan Vivi.


Sebenarnya alasan selama ini kenapa semua istri Etan tidak hamil, karena Etan selalumengelurkan olinya pada Vivi yang Notabenya belum memiliki rahim, jika itu seperti sekarang, kemungkinan mereka semua hamil akan cepat terealisasi.

__ADS_1


Vivi terkejut ketika Oli Etan sudah keluar hanya dalam satu jam saja, padahal biasanya perlu berhari - hari untuk mengeluarkannya.


Vivi membatin " Apakah suamiku benar - benar kecapean ?, tidak biasanya dia seperti ini ?"


Vivi langsung melepaskan pusaka Etan dari Goanya, dia mengelapnya dan berbaring lagi di samping Etan dan memeluknya penuh kasih, karena Vivi mengira jika Etan kecapean padahal dia sengaja melakukan hal tersebut.


Ke esokan Harinya, Vivi dan Etan terbangun dari tidurnya, mereka berdua membersihkan diri bersama dan melihat kelima istri Etan yang sedang berkultivasi, mereka semua masih terhanyut dalam kultivasinya.


Etan tidak mengganggu Kultivasi mereka, dia menuju ruang kendali agar turun di sebuah Planet terdekat, sementara Vivi pergi menemui anak - anak yang mereka selamatkan di Planet Muras.


Etan duduk di kursi yang biasa dia tempati " Crown, kita akan mendarat di planet terdekat !" Etan memberikan perintah.


" Baik Tuan !" Crown langsung memberikan perintah para pengemdali pesawat.


Terlihat sebuah Planet hijau yang dekat dengan mereka, Pesawat langsung menuju ke planet tersebut dan mendarat dengan lancar.


Etan sangat takjub dengan Planet tersebut, karena Planet tersebut terasa sangat menyejukkan, karena sepnjang arah mereka memandang hanya ada hutan lebat saja disana.


Etan menyuruh Crown mencari tempat kosong untuk mendaratkan pesawat, karena Etan tidak mau merusak hutan tersebut.


Crown melihat tanah lapang yang tandus, mereka medaratkan pesawatnya di tempat tersebut.


Tujuan Etan membawa Pesawat ke Planet tersebut sebenarnya karena Anita Yuan yang akan menerobos ke ranah God Emperor.


Jika Bukan menerobos ke ranah God Emperor, Etan tidak melakukan hal tersebut, karena malapetaka yang didapatkan dari ranah sebelum God emperor, hanyalah malapetaka kecil saja.


Etan langsung ke kamar, dia kemudian membawa Anita dengan Warp ke bukit yang dekat pesawat.


Etan kemudian membuat beberapa lapisan Perisai, seperti saat dia mengamankan Chen Long, tentu saja dia melakukan hal tersebut karena tidak ingin Anita terluka setelah melakukan terobosan.


Etan tidak khawatir dengan pesawat, ketika dia melihat berbagai Binatang Spirit kelas bawah mendekati pesawat, karena Etan tahu jika Artefak pelindung yang di berikan Tian Long akan sulit di tembus oleh mereka.


Benar saja ketika Jarak Binatang spirit sudah 10 meter didepan Pesawat, Artefak Pelindung langsung Aktif, membuat para Binatang spiritual hanya bisa berdiri disana saja.


Etan yang menyaksikan hal tersebut hanya tersenyum saja, dia sudah tahu jika di Planet ini tempatnya Binatang Spiritual berkembang biak, tapi yang membuat Etan Aneh, tidak ada Binatang Spiritual Menengah apalagi Atas.


Mereka semua hanya Binatang Spiritual kelas bawah saja, yang ada di Planet tersebut.


Tiba - tiba langit menjadi gelap, semua Binatang yang merasakan Energi Spiritual yang sangat besar Berfluktasi, mereka semua langsung berhamburan pergi dan kembali memasuki Hutan.


Etan bersiap untuk melemahkan Malapetaka yang akan didapatkan Anita, walaupun dia sudah membuat Perisai, tapi dia tetap didekat Anita sambil menyalurkan Vitalitasnya agar Anita tidak meraskan sakit.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2