
Etan menggarap ke empat istrinya hingga Pagi hari.
Benar saja Anita pingsan terlebih dahulu Efek Pompaan Etan yang terlalu Brutal.
Anita masih mending bertahan 4 jam, Wina hanya bertahan 1 jam saja, Kyla bertahan 4 Jam Juga, hanya Vivi yang masih sedikit mengimbangi Etan, walau dia juga terlihat sudah lemah lunglai.
Quila dan Guila yang dari semalam di sajikan adegan berbahaya tersebut, mereka tidak bisa tidur, mau kabur takut Etan marah, jadi mereka berdua menjadi penonton yang baik di kamar tersebut.
Ketika Fajar hampir menjelang akhirnya Vivi tidak bergerak, dia jatuh pingsan ketika Pusaka Etan masih tertancap di Goanya.
Etan menghela napas, padahal dia belum puas, tapi dia tidak tega jika harus menggarpa istrinya yang sudah pingsan, dia membenarkan posisi tidur para istrinyan dan menyelimutinya.
Etan menatap Quila dan Guila sambil menyeringai layaknya Iblis.
Ketika Etan menghampiri Mereka berdua, Quila dan Guila langsung menelan pil pemberian Kyla, yang merupakan Pil perangsang.
Quila dan Guila sudah tahu pil apa yang di berikan Kyla padanya, karena mereka sedikit tahu tentang obat - obatan, makanya merkea tidak langsung menelannya.
Tapi ketika mereka melihat Etan yang sudah selesai dengan para istrinya, mereka berdua tahu tidak ada jalan lain, akhirnya lebih memilih untuk menelan Pil tersebut.
Etan belum sampai ke arah mereka berdua, tapi Quila dan Guila Melepas pakaian mereka hingga tidak ada sehelai benangpun yang melekat di tubuh mereka.
Etan tersenyum ketika melihat rumput Liar yang tumbuh Rapi di atas Goa mereka.
Gunung kembar yang berlawan, sanga kakak yang memiliki gunung kembar mini, dan sang adik yang memiliki gunung kembar Jumbo.
Pil yang di minum Quila dan Guila mulai bekerja, tubuh mereka mulai terasa panas.
Mereka berdua yang tadinya ketakutan melihat Etan, tatapannya berangsur - angsur menjadi tatapan Wanita penghibur.
Etan langsung menjamah mereka, Quila dan Guila terlihat melayani Etan dengan baik.
Mereka berdua menikmati setiap momen ketika Etan menjamah mereka berdua.
Setelah beberapa menit, Quila dan Guila sudah terlihat terengah - engah akibat efek pil tersebut.
Etan menggagahi Quila terlebih dahulu, pusaka Etan sangat sulit masuk karena Goa Quila sangat sempit.
" breettt
Terdengar Robekan dalam Goa Quila, ketika Etan menyentakkan pusakanya dengan sangat keras.
__ADS_1
Membuat Quila mmebelalakan Matanya sambil menitihkan air mata.
" Arggghh, Sakit Tuan Clark !" Quila terlihat menangis.
Walaupun dia sudah meminum Pil yang diberikan Kyla, tetap saja pusaka Etan yang besar membuatnya merasa sesak napas.
Etan memompa Quila, bukannya menikmatinya, Quila menangis tersedu - sedu, tapi tangisan tersebut perlahan menghilang berubah menjadi ******* Manja.
Guila yang sudah sangat kepanasan, dia tidak sabar dan mendorong Etan, hingga pusakanya terlepas dari Goa Quila.
" Tuan Clark, sekarang giliranku " ucap Guila sembari mencengkarm kedua gunung kembarnya sendiri sambil menggigit bibir bawahnya.
Tentu saja Etan sangat senang, dia langsung membalik Guila, dia mencari Goa sempit Guila.
" Bles
" Brrtt
" Arggggg !, sakittttttt !
Etan mendorong sangat keras pusakanya, hingga Guila menjerit sangat keras.
Guila ingin melepas Pusaka Etan, dia seperti mau lari saja, tapi Etan memegang pinggul Guila dengan Erat sehungga Guila tidak bisa melepaskannya.
Guila menangis seprti Quila, tapi akhirnya dia mulai menikmatinya.
Kakak, beradik tersebut melayani Etan beberapa jam saja, hingga akhirnya mereka jatuh pingsan dengan Goa yang terlihat bengkak.
Etan menghela napas " Padahal aku belum puas " gerutu Etan sambil melihat ke enam Wanita yang sudah tidak berdaya.
Etan menyelimuti Quila dan Guila, dia kemudian keluar dari kamarnya.
Etan ke tempat para anak - anak di rawat, diasna terlihat Gama Long dan pelayan Etan sedang merawat anak - anak yang sudah siuman tapi masih terbaring di ranjang karena fisik mereka sangat lemah.
Etan menghampiri Gama Long " Bagaimana keadaan mereka ?" tanya Etan.
" Mereka baik - baik saja, hanya butuh perawatan nanti juga akan pulih " Jawab Gama Long.
Gama Long kemudian mengajak Etan duduk di sebuah Kursi yang sudah disiapkan, Gama Long kemudian bicara " Etan, kurasa tugasku sudah selesai sekarang, kamu dan Chen Long sudah bersatu, aku akan kembali ke masa depan agar tidak mengganggu keseimbangan waktu di sini "
" Apakah anda tidak bisa tinggal bersama kami Tuan Gama ?" tanya Etan sopan.
__ADS_1
Gama Long menggeleng " tempatku bukan disini, Tolong selamatkan Klan Long kita, agar perjalananku tidak sia - sia " ucap Gama Long serius.
Etan mengangguk " Saya berjanji akan menyelamatkan Klan Long kita Tuan Gama, anda tidak perlu khawatir, Besok saya akan langsung ke peradaban tingkat tiga !"
" Baguslah, aku titipkan mereka padamu, jika kamu sampai diperadaban tingkat satu, bilang padaku yang disana untuk jangan ragu menggunakan Forum yang telah aku buat untuk mereka !" ucap Gama Long.
" Saya pasti akan memberitahukannya, jadi kapan anda akan berangkat Tuan Gama ?" Etan bertanya dengan serius.
Gama Long tersenyum " Sebenarnya, kemarin aku juga sudah mau langsung berangkat, tapi kamu langsung pergi, jadi aku menunggu kmau dulu "
Etan tersenyum kecut, pasalnya karena sifatnya yang dulu membuat dia seperti itu, untungnya dia memiliki pemikiran Etan, jadi sfat bejatnya bisa di tahan, kalau dia hanya murni memiliki pemikirannya sendiri, dia akan menggarap enam Wanita yang sedang pingsan sampai dia puas.
" Ya sudah Etan, Saya akan pergi sekarang !" Gama Long beranjak dari duduknya dan menghampiri pesawatnya.
Etan mengantar Gama Long sampai depan pesawatnya.
Gama Long tersenyum, dia kemudian menggunkan alat waktunya yang didalam pesawat agar mengirimnya ke perdaban tingkat satu di masa dia pergi.
" Wuzzz
Sebuah prtal Dimensi Muncul.
" Slaap
Pesawat Gama Long menghilang dari hadapan Etan.
Etan menghela napas " Baiklah, sekarang waktunya untuk memberi pelajaran pada Anak Kaisar Dong Yu !"
Peradaban tingkat 3 di pimpin Kaisar Dong Yu, anak Kaisar Dong Yu yang di maksud Etan adalah Ruan Yu, dia yang ingin mendapatkan Anita Yuan.
Ruan Yu selalu mengejar Anita, tapi Anita menolaknya terus menerus, karena Anita sangat mencintai Chen Long.
Karena hal tersebutlah Chen Long di buru Oleh para pejuang Kekaisaran Peradaban tingkat 3.
Sampai - sampai Klan Longnya juga ikut di buru dan di Musnahkan oleh Kaisar Dong Yu, demi Menuruti permintaan Anaknya.
.
.
.
__ADS_1