
Melihat empat Elemen Etan yang ada di atas kepala mereka masing - masing, mereka semua berusaha kabur.
Tapi sayangnya Elemen tersebut mengikuti mereka.
Para pemimpin pejuang panik, sayangnya mereka tidak bisa lari lagi.
Empat Elemen tersebut bersatu menjadi sebuah tembakan Laser yang bergelembang.
" Sraaaaatt
" Sraaatttt
" Sraaattt
" Arghhhh
" Argghhh
" Argggg
Tubuh para pemimpin pejuang kakaisaran langsung menghilang akibat serangan tersebut.
" Duarr
" Duaar
" Duaarr
Ketika ke empat Elemen tersebut menghantam tanah, suara benturannya memekakan telinga are sekitarnya.
Etan menghilangkan ke empat Elemen yang tadi menyerang pemimpin Pejuang, terlihat lubang - lubang dalam tanah dengan kedalaman yang sudah mencapai 10 meter, hingga terlihat seperti sumur timba masa lampau.
Etan menghela napas, dia melihat kedua tangannya " Apakah ini kekuatanku sekarang ?, Lord Emperor akhir saja tidak ada apa - apanya bagiku " gumam Etan takjub dengan kekuatannya sendiri.
Sementara itu diseluruh sudut kekaisaran, pasukan Robot dan para Binatang Spiritual yang sudah berawakening milik Yin sudah hampir membasmi seluruh pejuang kekaisaran.
Hanya tinggal para pejuang yang berada diranah Lord Emperor akhir yang masih bertahan dari serangan Binatang Spiritual yang sudah berawakening, walaupun mereka semua hanya bertahan saja.
Untuk pejuang Robot, mereka yang berada di medan perang hanya tersisa 150 saja, karena mereka di bantai oleh pejuang kekaisaran ranah Lord Emperor akhir sebelum para Binatang Spiritual yang berawakening membantu mereka.
Kondisi Pejuang Robot yang selamat juga terlihat memprihatinkan, ada yang tangannya patah semua, kakinya patah satu, kepalanya hilang separuh, jika mereka orang mungkin sudah mati di tempat.
...***...
Di pesawat Etan yang berada di luar angkasa selama beberapa hari peperangan.
Ke enam istri Etan melihat kondisi Kekaisaran peradaban Atas melalui layar yang di tangkap satelit dengan khawatir, walaupun mereka semua tahu jika Etan sangat kuat, tapi tetap saja mereka sangat khawatir pada Etan.
__ADS_1
Wina " Kapan Perang ini akan berakhir ?"
Kyla menimpali " Apakah suami kita akan baik - baik saja jika seperti ini terus ?"
Anita " sudah sepuluh hari, tapi layar video tidak bisa menangkap dimana keberadaan suami kita !"
Quila " Apa kita tidak perlu membantu suami kita ?"
Guila " Kakak benar, kenapa kita tidak membantu suami kita saja ?"
Vivi menegur mereka " Kalian tenanglah sedikit, suami kita baik - baik saja, jangan punya pikiran untuk kesana, karena kita hanya akan jadi beban saja !"
Ketika mendengar omongan Vivi, mereka semua menghela napas panjang, karena mereka semua seoalah tidak berguna ketika suami mereka membutuhkan bantuan.
...***...
Kembali ke tempat Etan, Kaisar Yun Ceng dan seorang penjaga pengadilan surgawi yang sudah berada di Lord Univers awal dengan bangganya menghadang pergerakan Etan yang berhasil mengalahkan pejuang kekaisaran.
" Lancang sekali kamu berani menyerang wilayahku !" Ucap Kaisar Yun Ceng tanpa rasa takut.
Etan menghela napas " kenapa sih kalau mau bertarung banyak bacat dulu !, hadeh ..." ucap Etan kesal.
Etan tahu jika kaisar Yun Ceng hanya berada diranah Lord Emperor akhir, jadi baginya dia hanya semut saja.
Kaisar Yun Ceng meraung " Keparat !, Pukulan Naga Surgawi !" Api yang berkobar dengan siluet Naga langsung menerjang Etan.
Etan mengangkat tangannya kedepan " Belzebub !"
Pukulan Naga Api tersebut langsung dilahap oleh Belzebub tanpa tersisa sedikitpun.
Penjaga pengadilan Surgawi yang melihat hal tersebut menyipitkan matanya " Kaisar mundurlah !" perintah penjaga pengandilan Surgawi.
Kaisar yang sedang tercengan tersadar, baik Tuan Yoh !" Kaisar berdiri di belakang Yoh.
Yoh mengeluarkan cambuk emas dari penyimpanan Dimensinya, Cambuk tersebut sangatlah kuat karena Cambuk tersebut salah satu Artefak tingkat surgawi yang dimiliki pengadilan Surgawi.
Etan menyipitkan matanya ketika melihat artefak tersebut.
Dia kemudian mengeluarkan pedang penghakiman dari penyimpanan Dimensinya.
Yoh berkata dengan angkuh " Kamu ingin melawan cambuk ini dengan pedang usang itu ?, jangan bercanda !"
Yoh langsung menyambuk Etan tanpa basa - basi lagi.
Etan yang melihat itu dia juga mengayunkan pedangnya.
" Wuuzzz
__ADS_1
" Krakk
" Traangg
Cambuk Emas miliki Yoh langsung di buat patah oleh pedang penghakiman.
Tidak sampai disitu, tebasan pedang Etan meluncur ke arah Yoh.
Yoh yang menyadari hal tersebut langsung menghindar, tapi sungguh malang nasib kaisar Yun Ceng yang berada di belakang Yoh.
" Praatt ! " Tubuh Kaisar Yun Ceng langsung terbelah menjadi Dua akibat tebasan tersebut.
Tidak sampai di situ saja, jarak satu kilometer tebasan Etan semua benda yang dihadapannya terbelah menjadi dua, sampai gunungpun ikut terbelah dua.
Membuat Etan tercengang dengan kemampuan pedang tersebut. padahal dia hanya mengayunkan pelan pedangnya.
Yoh juga tercengang, karena bagaimana mungkin pedang usang seperti itu memiliki kekuatan yang sangat dahsyat.
" Gila banget nih pedang ?, pantas saja namanya pedang penghakiman " gumam Etan lirih.
Yoh di buat bingung karena lawannya sangat menakutkan, padahal beberapa menit yang lalu dia sangat percaya diri.
Etan menyeringai seperti iblis " Matilah dengan tenang !"
Etan membuat berap gerakan dan menyayat - nyayat kekosongan, tebasan pedang tersebut langsung meluncur ke arah Yoh.
Yoh Panik dia terbang ke atas, tapi Etan juga menebas ke atas, begitu juga seterusnya hingga Yoh tidak memiliki ruang untuk kabur lagi.
" Wuzzzz
Etan menebas ke arah Yoh lagi, Yoh berusaha menahannya dengan Energi Spiritual tersisanya.
" Duaarrrrr
" Praaaattt
" Arggggghh
Yoh berteriak Histeris karena tangannya terpotong satu.
Seorang Pria sepuh muncul, jika dia tidak membelokkan tebasan pedang Etan, mungkin Yoh akan langsung mati terbelah dua.
Etan menatap Pria sepuh tersebut " Akhirnya kamu muncul juga !"
.
.
__ADS_1
.