
Etan yang sudah menguasai Provinsi Longtown.dengan mengakusisi semua Aset milik keluarga Long , dia menyuruh Vivi untuk memastikan jika tidak akan ada karyawan yang berhianat , jika dia melihatnya ,Etan Menyuruh Vivi untuk langsung memecatnya.
Dengan mengganti nama Long grup menjadi Clark Industries , tentu saja sekarang nama Etan Clark sedang di cari - cari di gugel.
Mereka ingin melihat sosok yang memiliki nama tersebut , pasalnya walau nama Etan Clarka sudah menyebar luas di Provinsi Longtown , tapi tidak ada satu Foto Etan pun yang terlihat di jejaring Sosial.
Hal itu sontak saja membuat penasaran para Netizen , semua orang penasaran seperti apa orang yang telah menaklukan Keluarga Long dengan mudah , mereka juga ingin tahu apakah nama Clark adalah marga keluarganya.
Nyatanya tidak ada yang tahu siapa Etan Clark , mereka hanya tahu namanya saja tanpa melihat bagaimana rupa Etan.
Etan yang masih berada di resort miliknya , dia berjalan - jalan untuk melihat bagaimana para karyawan bekerja , pasalnya dia tidak ingin ada orang yang di tindas dalam perusahaanya.
Saat Etan berjalan ke ruang meeting bersama Vivi , dia mendengar seorang Wanita menangis didalam ruangan tersebut.
Etan penasaran dengan apa yang terjadi , dia langsung membuka pintu , betapa terkejutnya Etan saat melihat seorang Wanita sedang di kelilingi lima orang pria , pakaian Wanita tersebut juga terlihat sedang di lucuti.
" Hentikan !!, tolong jangan lakukan ini padaku Tuan Simon , Hiks..Hiks..." Wanita tersebut meronta ,Meraung sambil menangis.
Para pria tertawa " Hahahaha.... "
Orang yang bernama Simon maju dan memegang Dagu Wanita yang sudah setengah telanjang tersebut " Harusnya kamu bersyukur , dengan kamu melayani kami , kamu nanti akan naik jabatan "
" Benar Amanda .... nikmatilah pusaka kami ini , aku yakin kamu akan puas !"
" Hahaha....!"
" Hahaha...!"
Saat mereka akan melepaskan Rok Amanda , Etan langsung menerjang mereka berlima sekaligus.
" Bang !
" Bang !
" Bang !
" Bang !
__ADS_1
" Bang !
" Brakkkkk !!" Kelimanya terbang menghantam
dinding.
Mereka berlima dengan tertatih mencoba bangkit kembali .
Etan dengan Santai melepas Jasnya untuk menutupi tubuh amanda yang sudah setengah polos , karena kemeja yang dikenakan amanda sudah dirobek oleh kelima pria tersebut.
" Kamu tidak apa - apa ?" tanya Etan lembut.
Amanda yang tadi memejamkan matanya ,dia membuka matanya , dia menatap Jas yang diberikan Etan untuk menutupi tubuhnya ,dia hanya menggelengkan kepalanya.
Etan tersenyum " Vivi , bawa dia keruang Manajer dan panggil Manajer !, Aku ingin membereskan bajingan - bajingan ini dulu !" ucap Etan sambil melangkahkan kakinya ke arah lima orang tadi.
" Dimengerti Tuan !" Vivi memapah Amanda yang masih bingung, dia membawanya ke ruangan Manajer.
Sementara Etan dengan mudahnya meringkus para penjahat kelamin tersebut , karena mereka hanya manusia biasa jadi Etan sangat mudah menangani mereka semua.
Etan melucuti pakaian mereka hingga Polos dan mengikatnya di ruangan tersebut , dia ingin memaskuan mereka kedalam penjara .
Etan masuk dalam ruangan tersebut , Etan langsung duduk di kursi si Manajer tanpa ragu sedikitpun , dia kemudian bertanya " Jadi kamu manajer disini ?" tanya Etan dingin.
" Be...be..nar Tuan .." ucap Manajer gugup.
Sebenarnya Manajer belum pernah melihat Etan , dia hanya tahu Vivi yang Notabenya memang sudah terkenal keseluruh Provinsi Longtown , tapi saat melihat betapa Arogannya Etan ,dia yakin jika pria yang duduk di tempatnya adalah Bos barunya.
Etan beralih menatap Amanda " Nama kamu Siapa ?" tanya Etan lembut.
" Eh..saya Amanda Sluis Tu..an " Amanda sedikit gugup.
" Apa kamu tahu kenapa kamu diperlakukan seperti itu ?" tanya Etan lagi.
Amanda menggeleng " Saya tidak tahu Tuan , saat saya mengantarkan minuman ke ruang Meeting , mereka tiba - tiba menyerang saya " Ucap Amanda Sendu.
Etan menghela napas , sebenarnya dia sangat marah ,karena dia paling tidak suka jika melihat seorang pria melecehkan Wanita " Kamu !, jelaskan semuanya padaku , jika ada yang kamu sembunyikan satu katapun dariku ,aku pastikan kamu akan menyesal seumur hidup !" Ucap Etan dingin oada Manajer.
__ADS_1
' glek ' Manajer menelan ludah , pasalnya dia tidak menyangka jika Etan akan bertanya padanya , karena dia mengira jika rencananya sudah sangat baik.
Manajer memiliki dendam pribadi dengan Amanda , karena dia menolak manajer jadi kekasihnya , Manajer tidak terima jadi dia menyuruh bawahannya untuk memperkosa Amanda , berharap agar Amanda prustasi dan mengundurkan diri , pasalnya setelah Aset keluarga Long menjadi milik Etan , Etan memberikan kebijakan baru agar tidak memecat karyawan dengan sepihak , harus ada alasan yang kuat jika ingin memecat seorang karyawan. untuk itulah Manajer ingin membuat Amanda mengundurkan diri.
Manajer menvoba untuk tetap tenang , dia pura - pura tidak tahu " Saya tidak tahu masalah ini Tuan " jawab Manajer dengan penuh percaya diri.
Etan menghela napas " Vivi perlihatkan !"
Sebelumnya Etan sudah menyuruh Vivi untuk mencari tahu apa yang terjadi. tentu saja dengan kepintaran Vivi ,dia dengan sangat mudah menumukan bukti rekaman Video saat Manajer menyuruh kelima orang tersebut.
Vivi membuka Ponselnya , dia memeprlihatkan rekaman tersebut , Manajer langsung berkeringat dingin, Wajahnya langsung berubah menjadi pucat pasi.
" Masih mau mengelak ?!" tanya Etan tegas.
Manajer langsung ambruk di lantai " Tuan ..tolong beri saya kesempatan , saya tidak akan melakukan hal seperti itu lagi !"
Sayangnya Etan bukan orang yang naif , dia tanpa banyak bivara langsung memecat dan menuntut sang Manajer agar meringkuk dalam jeruji besi.
Amanda terheran - heran , dia ingin tahu siapa pria tampan yang ada dihadapannya tersebut " Tuan..anda..."
Bukan Etan yang menjawab melainkan Vivi " Beliau Etan Clark pemilik resort ini , Nona Amanda sekarang anda sudah aman !"
Amnda langsung berdiri dan membungkuk hormat " Maaf Tuan Clark saya tidak mengenali anda " Amanda terlihat sangat gugup.
Etan tersenyum kecut " Sudahlah ...jangan terlalu formal , aku kesini hanya untuk bersantai "
Etan diam sebentar kemudian melanjutkan " Amanda Sluis !, Kamu sekarang aku nobatkan menjadi Manajer Clark Resort !, Aku harap kamu tidak menyia - nyiakan kepercayaanku !"
Amanda menutup mulutnya tidak percaya , dia sangat terkejut dengan perubahan peristiwa yang mendadak seperti itu.
Dia yang awalnya berada di titik terndah akan di perkosa lima orang pria , dia sekarang malah menjadi Manajer Resort , sungguh takdir yang sangat membingungkannya.
Tapi Amanda berusaha mencoba tenang , dia langsung membungkuk hormat sekali lagi pada Etan " Terimakasih Tuan Clark !, saya akan bekerja sebaik mungkin !"ucap Amanda tulus.
Etan hanya mengangguk dan mengulas sebuah senyum menanggapi sikap Amanda , pasalnya dia tidak mau memperlakukan karyawannya terlalu berlebihan ,takutnya nanti malah besar kepala, adapun dia mengangkat Amanda karena rekomendasi dari Vivi , pasalnya Vivi sudah menyelidiki Resume Amanda dan ternyata dia lulusan Manajemen , untuk itulah Etan tanpa ragu menunjuk Amanda.
.
__ADS_1
.
.