Sistem Over Power

Sistem Over Power
Etan Yang Sadis


__ADS_3

Mendengar ucapan Kyla, semua orang yang datang terkejut, mereka tidak menyangka jika Kyla berani menentang Klan Dol.


Orang Tua Bonda menyipitkan matanya, karena dia tidak ingin anaknya di permalukan, dia memberikan Kode pada pembunuh bayaran yang berkamuflase menjadi pejuang Klan Dol.


Pembunuh bayaran yang mengerti kode tersebut dia mau menyerang Etan.


Tapi dia baru mau bergerak, Etan sudah dihadapannya dengan seringai Iblis.


Pembunuh bayaran terkejut, dia merasakan Niat membunuh yang begitu besar dari Etan.


Pembunuh bayaran langsung berkeringat dingin, tapi sayangnya dia sudah tidak bisa lepas dari Etan.


" Sraatt !!" Etan menebas kepala pembunuh bayaran yang berada diranah Absolut God Akhir dengan begitu mudahnya.


Kepala Pembunuh bayaran menggelinding tubuhnya ambruk ke lantai.


Orang tua Bonda terkejut, begitu juga dengan Bonda dan semua orang yang ada ditempat tersebut, pasalnya mereka tidak melihat gerakan Etan sama sekali.


Etan memungut kepala lembunuh bayaran dan melemparkannya ke arang Orang tua Bonda, Orang tua Bonda menendang kepala tersebut hingga menggelinding jatuh.


Etan berjalan mendekati Orang tuan Bonda " Apakah kamu ingin melawanku Tua Bangka ?!" ucap Etan sinis.


' glek ' orang tua Bonda menelan ludah, karena pengawal bayarannya sudah mati dengan mudah di tangan Etan.


Orang Tua Bonda menggelengkan kepalanya " Ti..dak Tuan " ucap orang tua Bonda gugup.


Bonda berteriak " Ayah !, apa yang kamu lakukan?!"


" Diamlah kau bodoh !" Ayah Bonda membentak anaknya.


Etan tersenyum " Kalian pergilah !, jangan mengganggu keluarga Kyla lagi, jika tidak aku akan membunuh kalian semua !" ucap Etan tegas.


Orang tua Bonda mengangguk mengerti, dia langsung beranjak dari tempat duduknya dan akan pergi menuruti perintah Etan.


Tapi Bonda menolak " Aku tidak akan pergi !, Klan Dol adalah Klan Nomor dua di bawah kekaisaran langsung !, mana mungkin aku akan mengikuti perintah bajingan itu !!" ucap Bonda penuh tekad.

__ADS_1


Etan yang mendengar jika Klan Dol di bawah kekaisaran, dia tersenyum senang, karena berarti Stan bisa melenyapkan Klan Dol tanpa perlu takut dengan apapun.


Faktanya kekaisaran memang sudah berada di genggamannya, jadi dia tidak akan ragu menghancurkan orang - orang yang menghalangi jalannya.


Tapi Kaln Dol yang belum mendengar jika Kaisar Edwar sudah tunduk dengan Etan, tentu saja mereka masih besar kepala, pasalny selama ini mereka selalu di jaga kekaisaran.


Etan menghela napas " Baiklah jika itu mau kamu !"


Etan mengeluarkan menembakan sebuah Angin yang seperti jarum di ujung jarinya.


" Wuuuzzz !"


" Claappp !"


" Duaarr !"


Tembakan tersebut menembus kepala Bonda dan membentur dinding hingga meledak.


" Bruuggg !"


Bonda langsung tewas di tempat dan tersungkur di atas meja dengan darah yang mengalir dari kepalanya.


Etan kemudian buka suara " Jika kalian tidak ingin aku lenyapkan pergilah !, sebelum aku berubah pikiran !" ucap Etan dangan lantang, membuat semua Klan Dol ketakutan.


Orang tua Bonda membawa mayat anaknya dan lergi dari tempat tersebut, tapi Ayah Bonda sebelum pergi melirik ke belakang dan menoleh " aku akan membalas dendam kematian anakku, tunggu saja Etan clark !" gumam Ayah Bonda dalam hati.


Anita menatap Etan " Chen, kamu perlahan sudah kembali ke sifat aslimu ?, apakah kamu sebenarnya sudah mengetahui jati diri kamu ?" Anita bertanya - tanya dalam hati.


Anita sangat tahu sifat Asli Etan yang dulu, dia memang orang yang sangat kejam jika dia sudah menginginkan segala sesuatu.


Tapi Etan yang dulu sama dengan yang sekarang, dia baik dan manis dalam bicara ketika dihadapan orang yang di cintainya.


Sifat yang belum dilihat Anita dalam diri Etan yang sekarang adalah sifat usilnya, dia biasanya sering mengerjai Anita sampai Anita seringkali melontarkan kata - kata kotor padanya, tapi biasanya Anita akan kembali Normal ketika Etan membuatnya terbaring lemas di ranjang.


Anita dari dulu memang sangat puas menjalin hibungan dwngan Etan, walaupun kadang dia menjengkelkan, Anita lebih suka Etan yang sekarang dibandingkan yang dulu.

__ADS_1


Setelah kepergian keluarga Dol, Etan menghampiri Ayah Kyla dan menangkupkan tinju sembari berlutut dengan satu kaki.


" Maafkan Menantumu ini Ayah karena membuat keributan, tapi aku melakukan hal tersebut karena ingin menjaga Kyla !" ucap Etan tegas.


Bukannya senang, Ayah Kyla malah takut, dia menatap Kyla dengan tidak berdaya, pasalnya dia berpikir jika Kyla telah membawa seorang Monster dihadapannya.


Kyla mendekat ke orang tuanya " Ayah, Ibu, Kyla sekarsng sudah memiliki Suami, Kyla akan mengikuti suami Kyla sekarang " ucap Kyla Sopan.


Juana, Ibu Kyla tersenyum " syukurlah jika kamu sudah memilih priamu sendiri Kyla, Ibu hanya bisa mendoakan kalian agar hidup bahagia "


" Terimakasih Ibu " ucap Kyla sopan.


Ketiga wanita Etan menghampiri mereka " Tuan dan Nyonya, ini seserahan dari kami untuk Kyla, terimalah "


Anita menyerahkan kotak perhiasan yang isinya begitu banyak perhiasan mahal, membuat kedua orang Tua Kyla terkejut.


Mereka menatap Kyla dengan penuh tanda tanya, mereka berdua ingin tahu Kyla mendapatkan Pria kaya seperti Etan darimana ?.


Karena orang tua Kyla tahu jika perhiasan yang diberikan untuk seserahan harganya sangat mahal, yang termurah saja bisa diperkirakan 10 juta Koin emas.


Melihat hal tersebut saja sudah membuktikan Jika Etan adalah orang kaya, karena tidak mungkin orang biasa bisa membeli perhiasan sampai Milyaran Koin Emas.


Jika itu Klan Dol saja mereka tidak akan membelikan perhiasan dengan jumlah yang sangat banyak seperti itu, paling banyak mereka pasti akan membelikan hanya puluhan juta Koin emas saja.


Kyla yang tahu jika orang tuanya ingi tahi siapa Etan, dia menghela napas dan memperkenalkan Etan " Ayah, Ibu, Etan berasal dari peradaban tingkat 3, dia kemari hanya mampir saja, anakmu yang beruntung ini diselamatkan olehnya saat aku dihadang oleh perompak ketika sedang menjalankan misi !"


Orang tua Kyla langsung menatap Etan " Terimakasih banyak karena telah menyelamatkan anakku " ucap Ayah Kyla lembut.


Etan tersenyum " Itu bukan apa - apa Ayah, aku juga bersyukur karena bisa bertemu dengan Kyla, dan sekalian aku juga meminta ijin kalian untuk membawa Kyla bersamaku " ucap Etan sopan.


Tentu saja orang tua Kyla mengijinkan, mereka berdua malah bersyukur karena Kyla bertemu dengan Etan.


Setelah ngobrol sebentar, Etan dan ke empat wanitanya menuju kamar Kyla, karena malam ini mereka akan menginap di kediaman Kyla, karena akan ada penyambutan sekalian pengenalan Etan sebagai keluarga baru mereka.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2