Sistem Over Power

Sistem Over Power
Penyerang Rendahan


__ADS_3

Rex yang bisa sedikit melihat pergerakan Etan di dalam pesawat terkejut " Teknik dimensi !?"


Lucion yang mendengar ucapan Rex menyipitkan matanya " Apa maksudmu Rex ?"


" Tuan Lucion, dia bisa menggunakan teknik Dimensi yang sangat langka di peradaban Atas !, pantas saja Tuan Orion tidak bisa melawannya, ini juga aneh, Ranah kemuatannya tidak bisa terdeteksi olehku !" Ucap Rex terkejut.


" Apaaaaa !!, Cepat kirim Oz lainnya !" Lucion yang mendengar hal tersebut khawatir.


" Baik Tuan !" jawab Rex tegas yang langsung mengeluarkan ratusan Oz.


Sepuluh Oz kroco terhisap masuk kedalam Lubang hitam tanpa perlawanan yang berarti.


Etan langsung menghilangkan Lubang hitam setelah Oz kroco sudah tertelan Oleh Lubang hitam.


Tiba - tiba Ratusan Oz menyerang Etan, bukannya takut, Etan malah menyeringai " Lumayan buat pemanasan !"


Etan bergerak dengan sangat cepat, dia mengeluarkan pedang exorcisme dari penyimpanan Dimensi.


" Swuuuzzzz "


" Srat !


" Srat !


" Srat !


" Srat !


Etan kembali ke tempatnya sambil mengibaskan pedangnya, yang berlumuran darah Oz.


Tiba - Tiba Ratusan Oz meledak sebelum sampai ke Etan.


" Duar !


" Duar !


" Duar !


" Duar !


Tentu saja hal tersebut membuat Lucion dan yang lainnya terkejut " Apa yang sebenarnya terjadi !" ucap Lucion kaget.


Rex menggertakan giginya " Tuan !, biar kami yang menanganinya !"


" Pergilah !" jawab Lucion tegas.


Etan sengaja menunggu siapa selanjutnya yang akan menjadi lawannya, Etan berharap musuhnya sedikit lebih kuat dari yang tadi.


Muncul lima Oz yang ranah kekuatannya sudah berada di Absolut God awal.


Etan tersenyum " ini lebih baik dari yang tadi !"


Etan menatap kelima orang tersebut, mereka semua terlihat seperti bukan manusia biasa, Etan yakin jika mereka adalah orang - orang yang sudah di tanami Sel Penghuni Animal Planet.


Rex menerjang dengan Seseorang yang memiliki Cula, mereka berdua menyerang Etan secara bersamaan.


Etan mencoba menghindar, tapi dia merasa jika tubuhnya terikat sesuatu.


Etan terkejut saat melihat sebuah lidah transparan yang melilitnya.


Etan menatap salah satu orang tersebut, Matanya seperti bunglon " pantas saja aku tidak merasakannya tadi, jadi dia di tanami Sel bunglon !" gumam Etan Lirih.


" Mati kau !!!" Ucap Rex dan seorang yang bercula mengayunkan pukulan secara bersamaan.


" Swuuzzzz


" Duaar !!


" Duaar !!


Lidah manusia bunglon langsung di tarik, pukulan tersebut mengenai telak Etan.

__ADS_1


Rex dan manusia bercula melompat mundur sembari tersenyum.


Asap yang mengepul perlahan menghilang, Etan masih berdiri dengan kokoh di tempatnya tanpa bergeser sesentipun.


Cahaya Emas menyelimuti Etan yang Notabenya Vitalitas Etan.


Etan tersenyum " Apa cuma seperti itu saja serangan kalian ?!" Ejek Etan.


Rex dan manusia buatan lainnya terkejut, mereka tidak menyangka jika Etan sangat kuat.


" Serang secara bersamaan !!" Teriak Rex.


Mereka.berlima menyerang secara bersamaan ke arah Etan.


Manusia landak menyerang dengan duri - duri yang di tembakan dari rambutnya.


Manusia Ayam jago, mengibaskan sayapnya dan membuat pedang Angin.


Rex dan manusia bercula memukul ruang dan meluncurkan ratusan pukulan yang seperti tinju angin.


Sementara manusi Bunglon bingun mau ngapain, karena jika dia menjulurkan lidahnya takut terkena serangan temannya.


" Swoosshh


" Swoosshh


" Swoosshh


" Swoossshh


" Duar !


" Duar !


" Duar !


Tepat sebelum serangan tersebut mengenai Etan, dia sudah menggunakan Warp, dia tiba - tiba berdiri di belakang manusia Bunglon.


" Duarr !!"


Tubuh Manusia bunglon hancur berkeping - keping.


Sontak saja Rex dan yang lainnya langsung menoleh kearah tempat manusia Bunglon berada.


Mereka semua terkejut karena Etan sudah membunuh Manusia bunglon.


" Apa yang sebenarnya terjadi ?" ucap Rex bingung.


Etan menyeringai " Baikalah, karrena kalian sudah menyerangku dua kali, kali ini giliranku !"


Etan mengeluarkan kekuatan Empat Elemennya, Bola api, gumpalan Angin, batu - batu meteor yang mulai berkumpul, Air yang tiba - tiba muncul, perlahan terbentuk di atas Etan.


Rex terkejut " I..ini.. apakah dia benar - benar manusia peradaban rendah ?"


Rex dan yang lainnya ketakutan " Serang bersamaan lagi !" Rex tidak mau kalah begitu saja.


Mereka menyerang Etan seperti tadi.


Etan juga menyerang mereka dengan teknik empat Elemennya.


" Swooosshh


" Swooosshh


" Duarr !


" Duaar !


terjadi benturan ke empat elemen dan kekuatan para Oz spesial, tapi karena kekuatan Etan jauh lebih tinggi, kekuatan mereka tidak bisa menahan serang Etan.


" Swooossshhh !

__ADS_1


" Duaarrrr !!


Serangan Etan mengenai telak mereka, dan hancur seketika ditempatnya.


Etan kemudian menatap ke arah pesawat " Keluarlah !!" teriak Etan.


Tentu saja Lucion yang sudah melihat kekuatan Etan panik, dia tidak menyangka jika ada orang yang begitu kuat diperadaban rendah.


Lucion tidak tahu harus berbuat apa, pasalnya kemuatan Etan sangat mengerikan, dia yakin jika Etan tidak bisa dikalahkannya.


" Cepat keluar !!, atau kuhancurkan pesawatmu !!" teriak Etan.


Lucion akhirnya mau keluar, dia sekarang terbang berhadapan dengan Etan.


" Saudaraku, aku menyerah, tolong maafkan aku yang tidak bisa mengenali orang hebat sepertimu " Ucap Lucion mencoba untuk bernegosiasi.


Etan menyipitkan matanya " Bukankah kamu bermaksud untuk menginvasi planetku !!" ucap Etan dingin.


" Tidak, tidak, tidak Aku kesini karena perintah dari Ayahku, aku tidak bermaksud menginvasi planet kamu " Ucap Lucion dengan nada Sopan.


Pada dasarnya semua mahluk hidup sama saja, jika mereka di ambang kematian mereka akan melakukan apapun untuk menyelamatkan nyawanya.


Begitu juga Lucion, dia yang tahu jika melawan Etan hanya akan membunuhnya, dia berusaha untuk menghindari kematiannya.


Etan menghela napas " benarkah seperti itu ?"


Lucion tersenyum, dia bergegas untuk kearah Etan karena dia pikir Etan terbujuk oleh rayuannya " Benar Taunku !" Lucion berlutut di depan Etan sambil menyeringai.


Etan mengerutkan keningnya, dia menatap Lucion dengan seksama, Etan sebenarnya tahu jika Lucion memiliki niat membunuh yang belum padam untuknya jadi dia tetap waspada pada Lucion.


" Swuuzzzz !!"


" Srat !


Tiba - tiba Luvion menyerang Etan dengan Rambut khas Klan Sckrpion yang di penuhi dengan racun.


Pipi Etan tergores oleh rambut Lucion yang tiba - tiba menyerangnya.


Tapi Etan langsung mencengjram leher Lucion " Berani - beraninya kau !"


Lucion tersenyum " Sekuat apapun ka..mu, goresan itu sa..ja akan mem..bu..nuh..mu !"


Lucion pikir jika goresan tersebut akan membunuh Etan, pasalnya racun Klan Scorpion King bisa membunuh apa saja walau hanya tergores saja.


Lucion tidak tahu jika Etan sudah berada di ranah Abadi, apalagi dia memiliki tubuh Dewa dan Absolut.


" Benarkah begitu ?" Etan malah menyeringai.


Tiba - tiba Goresan tersebut bukannya membusukkan tubuh Etan, malah perlahan - lahan menutup.


Lucion terkejut " Ba...gai..mana... mu..ngkin..itu terja..di " Ucap Lucion tergagap karena cengkraman Etan tambah kuat di lehernya.


" Biar ku beritahu kamu ! "


" Swoooossshhhh !"


Etan melepaskan Aura ranah Abadinya, Lucion langsung merinding ketakutan, dia tidak menyangka jika orang di depannya memiliki Ranah Abadi.


" Matilah dengan tenang karena kamu sudah tahu rahasiaku !!" Etan mengeratkan cengkramannya di leher Lucion.


" Ar..gghh...hhhh !" Luvion mengerang kesakitan sebelum lehernya hncur dan kepalanya lepas tubuhnya, hingga melayang di luar angkasa bersama tubuhnya.


Di ruangan Kristal kehidupan kediaman Klan Scorpion King.


" Praangggh !!" Kristal milik Lucion hancur berkeping - keping, membuat penjaga ruangan tersebut terkejut.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2